Resume Kajian

The stranger : sesat dan Menyesatkan

📕 *Sesat dan Menyesatkan*
( _dari kitab kun salafiyyan ‘ala jaaddah_ )
Ust Sufyan Chalid Ruray
Masjid Jenderal Sudirman
22 Rajab 1439H

📒 Materi

Rahmat dan ampunan Allah itu tidak dapat diperoleh dengan mudah. Tapi harus mengikuti jalan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam (Ittiba’)

📖Q.S Al Imran 31

قُلْ إِن كُنتُمْ تُحِبُّونَ ٱللَّهَ فَٱتَّبِعُونِى يُحْبِبْكُمُ ٱللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ وَٱللَّهُ غَفُورٌۭ رَّحِيمٌۭ
Katakanlah: “Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu”. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

📓Ibn mas’ud : sedikit tapi sesuai sunnah itu lebih baik daripada banyak tapi bid’ah

📖Q.S Al Anbiya 107
وَمَآ أَرْسَلْنَـٰكَ إِلَّا رَحْمَةًۭ لِّلْعَـٰلَمِينَ
Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.

👉Rahmah disini mencakup dua golongan :

▪Untuk orang beriman yang ittiba’ kepada beliau
▪Untuk orang kafir
-> azabnya ditunda di Akhirat
Karena kalo umat zaman dahulu langsung di adzab di dunia oleh Allah

📖HR : setiap umatku akan masuk syurga kecuali Mereka yang enggan. Barangsiapa yang menaatiku maka ia akan masuk syurga barangsiapa yang memaksiatiku mereka adalah orang yang enggan

🌿 Bagaimana merealisasikan ittiba kepada Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam?
⏩Harus Memegang 3 Prinsip
▪1. Berpegang teguh kepada kitabullah dan sunnah Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam
▪2. Tidak berpecah belah serta tidak berselisih dalam Al Qur’an dN sunnah tersebut
📌Jangan sok menafsirkan sendiri apa yang disebutkan Al Qur’an dan sunnah tanpa ilmu. Jangan pernah berkata *menurut saya*
⚠Jangan bicara tanpa ilmu
▪3. Hendaklah ittiba kepada Al Qur’an dan sunnah yang terikat dengan shalafussalih ( Yaitu jalan Rasulullah sahabatnya, dan tabi’in, dan tabiut tabi’in)

🌿Ciri golongan yang sesat dan menyesatkan

📓Umar bin khattab : ikatan islam akan terurai satu persatu apabila tumbuh di dalam islam orang yang tidak mengenal Jahiliyah sehingga ia tersesat
📓Khudzaifah ibn yaman : dahulu manusia bertanya kepada Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam tentang kebaikan. Sedangkan aku tentang keburukan agar aku tidak terjerumuas di dalam kejelekan tersebut

📖HR : Sesungguhnya Allah tidak mencabut ilmu dengan langsung tapi dengan Cara mewafatkan ulama. Sehingga manusia menjadikan teladan mereka orang orang yg jahil yang tidak berilmu sesuai dengan Al Qur’an dan sunnah. Mereka berfatwa tanpa ilmu. Mereka sesat dan menyesatkan.

📖HR : Sesungguhnya diantara tanda tanda kiamat itu diambil dari As shogir

📓Ibn mubarak : as shoghir disini adalah ahlul bid’ah

⏩Syaikh menyebutkan 9 ciri :
▪1 Mereka suka berpecah belah
📖Q.S Al An’am 159

إِنَّ الَّذِينَ فَرَّقُوا دِينَهُمْ وَكَانُوا شِيَعًا لَسْتَ مِنْهُمْ فِي شَيْءٍ ۚ إِنَّمَا أَمْرُهُمْ إِلَى اللَّهِ ثُمَّ يُنَبِّئُهُمْ بِمَا كَانُوا يَفْعَلُونَ

Sesungguhnya orang-orang yang memecah belah agamanya dan mereka menjadi (terpecah) dalam golongan-golongan, sedikit pun bukan tanggung jawabmu (Muhammad) atas mereka. Sesungguhnya urusan mereka (terserah) kepada Allah. Kemudian Dia akan memberitahukan kepada mereka apa yang telah mereka perbuat.

📖Q.S Al An’am 153
وَأَنَّ هَٰذَا صِرَاطِي مُسْتَقِيمًا فَاتَّبِعُوهُ ۖ وَلَا تَتَّبِعُوا السُّبُلَ فَتَفَرَّقَ بِكُمْ عَنْ سَبِيلِهِ ۚ ذَٰلِكُمْ وَصَّاكُمْ بِهِ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Dan sungguh, inilah jalan-Ku yang lurus. Maka ikutilah! Jangan kamu ikuti jalan-jalan (yang lain) yang akan mencerai-beraikan kamu dari jalan-Nya. Demikianlah Dia memerintahkan kepadamu agar kamu bertakwa.

📓Salah seorang ulama menjelaskan : Maksud السُّبُلَ adalah Bid’ah bid’ah dan syubhat syubhat

▪2 mengikuti ayat ayat atau ucapan ucapan ulama yang masih belum jelas maknanya ( mutasyabihat)

📖Q.S Al Imran 7
هُوَ ٱلَّذِىٓ أَنزَلَ عَلَيْكَ ٱلْكِتَـٰبَ مِنْهُ ءَايَـٰتٌۭ مُّحْكَمَـٰتٌ هُنَّ أُمُّ ٱلْكِتَـٰبِ وَأُخَرُ مُتَشَـٰبِهَـٰتٌۭ ۖ فَأَمَّا ٱلَّذِينَ فِى قُلُوبِهِمْ زَيْغٌۭ فَيَتَّبِعُونَ مَا تَشَـٰبَهَ مِنْهُ ٱبْتِغَآءَ ٱلْفِتْنَةِ وَٱبْتِغَآءَ تَأْوِيلِهِۦ ۗ وَمَا يَعْلَمُ تَأْوِيلَهُۥٓ إِلَّا ٱللَّهُ ۗ وَٱلرَّٰسِخُونَ فِى ٱلْعِلْمِ يَقُولُونَ ءَامَنَّا بِهِۦ كُلٌّۭ مِّنْ عِندِ رَبِّنَا ۗ وَمَا يَذَّكَّرُ إِلَّآ أُو۟لُوا۟ ٱلْأَلْبَـٰبِ

Dialah yang menurunkan Al Kitab (Al Quran) kepada kamu. Di antara (isi)nya ada ayat-ayat yang muhkamaat, itulah pokok-pokok isi Al qur’an dan yang lain (ayat-ayat) mutasyaabihaat. Adapun orang-orang yang dalam hatinya condong kepada kesesatan, maka mereka mengikuti sebahagian ayat-ayat yang mutasyaabihaat daripadanya untuk menimbulkan fitnah untuk mencari-cari ta’wilnya, padahal tidak ada yang mengetahui ta’wilnya melainkan Allah. Dan orang-orang yang mendalam ilmunya berkata: “Kami beriman kepada ayat-ayat yang mutasyaabihaat, semuanya itu dari sisi Tuhan kami”. Dan tidak dapat mengambil pelajaran (daripadanya) melainkan orang-orang yang berakal.

📓Aisyah menjelaskan : ayat tersebut adalah larangan untuk mengambil ilmu dari orang orang yang mutasyabihat

➡Ahlussunnah memiliki prinsip : kembalikan ayat yang belum jelas kepada yang sudah jelas. Dan kembalikan kepada ulama karena bagi ulama itu sudah jelas.

📝Contoh :

📖 Q.S Al hijr 9

إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا ٱلذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُۥ لَحَـٰفِظُونَ

Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.

👉 Disini نَحْنُ oleh orang liberal dan sufi dijadikan dalil banyak nya Tuhan

⏩Maka ahlussunnah :

📌Mengembalikan ke ayat yang sudah jelas

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ

Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.

-Sura Al-Ikhlas, Ayah 1

📌Makna dalam bahasa Arab
Bahwa نَحْنُ tidak selalu banyak tapi penghormatan.

👉 Cabang dari ini : prinsip mereka adalah yang penting ada dalilnya, tidak peduli pemahamannya benar apa tidak

▪3 Mengikuti hawa nafsu

📌Ahlu bid’ah juga disebut ahlul ahwa yaitu pengikut hawa nafsu
👉 Mereka itu *beramal dulu baru cari cari dalil untuk mencari pembenaran*
👉Adapun ahlussunnah : ilmu dulu baru beramal
📓Imam Bukhari, ibn thaimiyah : ilmu sebelum beramal

📖Q.S Al Jathiya 23
أَفَرَأَيْتَ مَنِ اتَّخَذَ إِلَٰهَهُ هَوَاهُ وَأَضَلَّهُ اللَّهُ عَلَىٰ عِلْمٍ وَخَتَمَ عَلَىٰ سَمْعِهِ وَقَلْبِهِ وَجَعَلَ عَلَىٰ بَصَرِهِ غِشَاوَةً فَمَنْ يَهْدِيهِ مِنْ بَعْدِ اللَّهِ ۚ أَفَلَا تَذَكَّرُونَ

(Bahasa Indonesia)
Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya dan Allah membiarkannya sesat dengan sepengetahuan-Nya, dan Allah telah mengunci pendengaran dan hatinya serta meletakkan tutup atas penglihatannya? Maka siapa yang mampu memberinya petunjuk setelah Allah (membiarkannya sesat?) Mengapa kamu tidak mengambil pelajaran?

▪4. Mempertentangkan sunnah dan Al Qur’an
📌Tidak mungkin al Qur’an bertentangan dengan as sunnah

📖Q.S An Najm 3 dan 4

وَمَا يَنْطِقُ عَنِ الْهَوَىٰ

dan tidaklah yang diucapkannya itu (Al-Qur’an) menurut keinginannya.

-Sura An-Najm, Ayah 3

إِنْ هُوَ إِلَّا وَحْيٌ يُوحَىٰ

Tidak lain (Al-Qur’an itu) adalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya),

-Sura An-Najm, Ayah 4

👉Termasuk prinsip ahlussunnah : dalam berdalil kedudukan Al Qur’an dan sunnah itu sama.

▪5 Membenci ahlussunnah wal Jama’ah

📓imam as tsobuni :tanda tanda ahlul bid’ah jelas dan nampak. Dan tanda golongan sesat yang paling jelas dan nampak adalah kerasnya permusuhan mereka kepada ahlussunnah

📓IMAM ahmad bin sinan al khoton : tidak ada salah seorang ahlul bid’ah kecuali membenci ahlussunnah.

⚠Ahlussunnah tidak pernah mendiamkan kesesatan

📖 HR : yang memikul ilmu ini adalah orang-orang terbaik di zamannya tugas nya memerangi kesesatan dan menyampaikan sunnah.

⚠Mereka marah kepada ahlussunnah untuk mempertahankan kebid’ahan

⚠Dalam masalah aqidah mayoritas ulama ahlussunnah itu sepakat.

▪6. Membuat julukan julukan buruk kepada Ahlussunnah

📓Imam as tsobuni : mereka suka merendahkan ahlussunnah dan menyebut mereka asyawiyah ( mengurus hal hal yang kecil)
dan mereka menyebut al jahl dan juga dhohiriyah dan musyabiha (menyamakan Allah dengan makhluk)

📓Imam abu hathim Muhammad bin idria al hamdholi : ciri ciri ahlu bida’ah merendahkan dan mencaci ahlussunnah. Ciri ciri orang zindiq menyebut ahlussunnah asyawiyah yang tujuan mereka untuk menolak atsar dalil Al Qur’an dan sunnah.
Tanda ahlu bid’ah dari qodariyah mereka menamakan ahlussunah itu jabriyah.

📌QODARIYAH : mengingkari takdir

📓Imam as tsobuni : tanda dari jahmiyah adalah menyebutkan ahlussunnah musyabihah(menyerupakan Allah dengan makhluk) bahkan skrg mujasimah ( menyamakan sifat dzat Allah dengan Makhluk). Ciri orang syiah mengatakan ahlussunah membenci keluarga nabi

➡Tuduhan ini dusta karena ahlussunnah tidak pernah menyamakan Allah dengan makhluk dan juga sangat mencintai keluarga nabi

▪7. Tidak mau menisbatkan diri kepada mazhab salaf (tidak mau menyebut dirinya salafy)

Salafy : pengikut salaf

▪8. Mengkafirkan orang orang yang menyelisihi mereka tanpa dalil
📌Ahlussunnah tidak mudah mengkafirkan

📓Syaikh Utsaimin : ada 4 syarat pengkafirkan :
1. Perbuatan nya adalah kekafiran sesuai dengan dalil dari Al Qur’an dan sunnah
2. Dia mukallaf ( dibebani syariat)
3. Sampai padanya hujjah
4. Hilangnya penghalang
Apa saja? Kebodohan, salah takwil, tidak sengaja / al khotok, dan orang yang dipaksa( 📖Q.S An nahl 106)

▪9. [part 1] Menyebutkan secara global pada saat saat yang membutuhkan perincian dan keterangan, [part 2]dan ber qiyas yang tidak boleh di qiyaskan padanya.

📝 [1] Contoh tidak merinci :

1. Misal perincian ketika menyebutkan bagaimana pengkafiran atau menyesatkan.
➡Tidak mengkafirkan orang orang kafir atau meragukan kekafirannya masuknya kafir juga

2. Ghibah itu tidak diperbolehkan…. Cukup sampai disini padahal ada rinciannya ada hal hal yang boleh dighibahi

📝[2]
Qiyas : menyamakan yang cabang kepada asal karena ada sebab yang sama antara keduanya

📌Contoh : khmar haram karena memabukkan maka apa saja yang memabukkan adalah haram

⚠Yang paling berbahaya adalah Qiyas dalam masalah aqidah.

📌Contoh : menyamakan turunnya Allah ke langit bumi dengan makhluk. Sehingga mereka berfikir tidak mungkin karena waktu di bumi beda beda.

⚠ *Padahal Allah tidak sama dengan makhluk, mudah bagi Allah maha mampu melakukannya*

⚠Kita katakan sesuai dengan al Qur’an dan sunnah dan tidak boleh menyamakan dengan sunnah.

📒Tanya Jawab
➡Kesamaan syiah dan sufi :
1.Sama sama mengagungkan imam imam mereka tahu perkara ghaib.
2 Mereka berdoa kepada wali
📌Doa adalah ibadah sehingga hanya kepada Allah saja

_Disclaimer : Catatan diatas hanyalah catatan pribadi, sangat diharapkan dan dianjurkan untuk kroscek dengan mengikuti kajian langsung di video kajian aslinya, dan jika ada revisi atau kesalahan dimohon untuk mengirimkan pesan pribadi di blog penulis_

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s