Resume Kajian

Kelembutan Ahlussunnah

📕 *Kelembutan Ahlussunnah*
( _dari kitab kun salafiyyan ‘ala jaaddah_ )
Ust Sufyan Chalid Ruray
Masjid Jenderal Sudirman
22 Syawwal 1439H

📒 Materi

Landasan interaksi umat muslim ahlussunnah wal Jama’ah adalah *sifat kasih sayang dan kelembutan*

📖Q.S Al Imran 104

وَلْتَكُن مِّنكُمْ أُمَّةٌۭ يَدْعُونَ إِلَى ٱلْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِٱلْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ ٱلْمُنكَرِ ۚ وَأُو۟لَـٰٓئِكَ هُمُ ٱلْمُفْلِحُونَ

Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung.

◾Amal ma’ruf ➡ mengajak manusia untuk menaati Allah dan yang utama tauhid dan ittiba

◾Nahi mungkar ➡mengingkari dan mencegah kemungkaran. Kecuali dia yang iman yang paling lemah

📖HR : Barangsiapa yang melihat kemungkaran hendaklah dia rubah dengan tangganya, kalau tidak sanggup maka dengan lisannya, kalau tidak sanggup maka ingkar dengan hati dan itulah se lemah lemah nya iman.

📄Maksud dari mengingkari dari hati harus ada niat untuk kelak mengingkari dengan lisan dan tangan

➡Kemungkaran yang paling besar adalah kesyirikan dan menyelisihi sunnah Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam

📌Sifat umat islam adalah merubah kemungkaran karena cinta dan kasih sayang. Justru kalo kita biarkan kita tidak sayang kepadanya

📌Dasar amar ma’ruf Nahi mungkar adalah *kelembutan dan kasih sayang*

⬇⬇ Dan ini diperintahkan Allah Subhanahu wa Ta’ala kepada Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam

📖Q.S Al Imran 159

فَبِمَا رَحْمَةٍۢ مِّنَ ٱللَّهِ لِنتَ لَهُمْ ۖ وَلَوْ كُنتَ فَظًّا غَلِيظَ ٱلْقَلْبِ لَٱنفَضُّوا۟ مِنْ حَوْلِكَ ۖ….

Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu….

📄Padahal kita tahu bahwa : 🔹Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam adalah orang yang berilmu

📖Q.S Fathir 28

وَمِنَ ٱلنَّاسِ وَٱلدَّوَآبِّ وَٱلْأَنْعَـٰمِ مُخْتَلِفٌ أَلْوَٰنُهُۥ كَذَٰلِكَ ۗ إِنَّمَا يَخْشَى ٱللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ ٱلْعُلَمَـٰٓؤُا۟ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ عَزِيزٌ غَفُورٌ
Dan demikian (pula) di antara manusia, binatang-binatang melata dan binatang-binatang ternak ada yang bermacam-macam warnanya (dan jenisnya). Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.

🔹Beliau juga Allah berikan mukjizat dan jawaibul Kaliim ( kalimat yang ringkas tapi memiliki makna yang mendalam, beliau juga seorang yang jujur dan amanah.

⚠Tapi Allah tetap memperingatkan jika tidak memiliki *kelembutan* maka pasti para sahabat beliau akan meninggalkan beliau.

📖HR dari Aisyah Radiyallahuanha : Sesungguhnya kelembutan itu tidak terdapat pada sesuatu kecuali akan memperindahnya dan ia dicabut dari sesuatu kecuali akan merusak nya.

📖HR Abu dawud ( _yang dikenal dengan Hadits yang bersambung dengan periwayatan yang pertama_ ) : orang-orang yang penyayang di sayangi oleh Allah Yang Maha Penyayang. Sayangilah yang ada di bumi maka yang di langit akan menyayangimu

📝 Mengapa ini menjadi Hadits pertama yang diriwayatkan ahli Hadits : karena ilmu ini dasarnya adalah kasih sayang.

📓Ulama mengatakan : ahlussunnah itu sifatnya yang paling tahu terhadap kebenaran dan Paling penyayang kepada makhluk.

➡Mengapa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam adalah makhluk yang harus kita cintai daripada yang lain ❓❓ Karena Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam makhluk yang paling cinta kepada kita. Beliau wariskan kepada kita ilmu, beliau berikan jalan kebenaran.

📖HR : tidak beriman salah seorang diantara kalian sampai aku lebih ia cintai dari pada ayahnya anaknya dan seluruh manusia.

⚠Yang paling penting bagi kita adalah menyampaikan dengan cara terbaik adapun sikap mereka kepada kita jangan terlalu difikir kan dan dilayani.

❓Mengapa Dalam cara cara nabi merubah kemungkaran kadang beliau bersikap keras. ❓
◾Karena sifatnya kasuistik yang menuntut untuk hal tersebut.
◾Beliau sudah memperhitungkan manfaat dan Mudharat nya kedepannya

⚠Zaman ini adalah zaman kelembutan

📓Ibn thaimiyah dalam majmuk fatawa : zaman ini adalah zaman kelembutan dan bukan zamannya sifat keras karena manusia kebanyakan berada dalam kejahilan

📌Berhati hati dari penyimpangan dan kesesatan, meluruskan pemahaman yang menyimpang adalah manhaj seluruh ahlussunnah

_lanjt kitab_

📝 Sikap salaf Terhadap Golongan Ahli Bid’ah

Dahulu para ulama dari generasi salaf, mereka berhati hati dan mereka mengingatkan umat dari golongan pengikut hawa nafsu, pengikut kebid’ahan dan golongan yang menyelisihi sunnah.

📖HR Bukhari dari Aisyah Radiyallahuanha : Barangsiapa yang mengada adakan dalam agama yang tidak berasal darinya maka ia tertolak.

📖HR Abu dawud : Barangsiapa yang mencintai karena Allah, membenci karwna Allah, memberi karena Allah dan menahan karena Allah maka telah sempurnalah imannya.

⬇ Mengapa? Karena ahlussunnah harus proporsional. Ketika ia mencintai Allah dan Rasul-Nya maka kita mencintainya. Bila cintanya kepada Allâh dan Rasul-Nya berkurang maka berkurang juga cinta kita kepada nya, tapi jika ia masih muslim tidak sampai habis. [ inilah cinta dan benci kepada Allâh]

📌Yang tidak boleh kita cintai sama sekali adalah orang kafir

➡Manusia dibagi menjadi 3 golongan dengan ini :

◾Yang kita cintai : yang mengikuti Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam
◾Yang kita benci : orang kafir
◾Yang cinta sebagian dan benci sebagian : tergantung cinta nya kepada Allâh dan Rasul-Nya

⚠Bukan cinta golongan / hizbiyah

🌿1

📖HR Muslim dari Yahya bin ya’mur dan humain bin abdurrahman : terjadi penyimpangan di daerah Mereka. Maka mereka berdua pergi ke mekkah untuk bertemu Sahabat nabi dan bertemu Abdullah bin Umar Radiyallahuanhu.
Yahya :َ sesungguhnya telah muncul ditengah2 kami orang yang rajin membaca Al Qur’an dan sibuk dengan ilmu ( dia menyebutkan semua kebaikan orang tersebut dari sisi ibadahnya). Akan tetapi mereka juga punya pemahaman tidak mempercayai takdir Allah. Dan mereka juga mengatakan sesuatu itu terjadi Allah belum tahu sebelumnya.
Ibn Umar : kalau kamu nanti berjumpa dengan mereka sekembalimu. Kabarkan kepada mereka “aku berlepas diri dari mereka dan mereka berlepas diri dariku. Demi Allâh yang DenganNya Ibn umar bersumpah, seandainya salah seorang dari mereka memiliki emas sebesar gunung uhud kemudian mereka Infakkan dijalan Allah, sampai mereka beriman kepada takdir Allâh.

⚠Penyimpangannya memang hanya 1 tapi FATAL karena menyalahi prinsip agama. Prinsip ahlussunnah wal Jama’ah.

➡Apa manfaat sikap Ibn umar❓
◾Untuk memberi nasehat kepada golongan tersebut
◾Untuk memperingatkan kaum muslimin hal itu sangat berbahaya.

⚠Ini adalah contoh pengingkaran Ibn umar terhadap kaum qodariyah

🌿2
📓Umar Radiyallahuanhu : Hati hatilah kalian dari para pengikut hawa nafsu. Karena mereka musuh ahlussunnah karena mereka meninggalkan Hadits dan berpendapat dengan akal dan nafsu mereka [ahlul kalam]

🌿3
Termasuk manhaj salaf adalah membantah orang yang menyelisihi kebenaran. Sesungguhnya termasuk ajaran yang di kenal dimaklumi dan di amalkan oleh para salaf adalah membantah atau Meluruskan orang yang menyelisihi kebenaran. Apakah orang-orang tersebut dari golongan ahlussunnah wal Jama’ah, Apakah dia menyelisihi dalam masalah fiqih, atau Aqidah. Atau yang menyelisihi tersebut dari ahli bid’ah

⚠Jadi tetap harus dibantah karena meluruskan dia.

➡Tapi berbeda jika yang dibantah Ahlussunnah atau ahlul bid’ah. Jika ahlul bid’ah maka disertai melarang umat untuk mengambil ilmu darinya.

📌Perbedaan diantara ahlussunnah biasanya bukan masalah masalah yang prinsip.

⚠Kemuliaan agama lebih tinggi dari kemuliaan pribadi. Walaupun membantah orang yang sesat bukan menjatuhkan pribadi nya.

📓Dari kitab Syaikh bakr bin Abdillah abu zayid ” ar Ra’du ‘alal mukholif min usulil islam” ( _membantah orang yang menyelisihi kebenaran termasuk prinsip islam_ ) : dan orang-orang yang menjulurkan lidahnya untuk orang yang mengkritik kebatilan. Itulah adalah sebuah kelemahan dan kurangnya kemauan dalam membela agama, dan di satu sisi juga menunjukkan mereka lemah thp pengenalan kebenaran itu sendiri. Bahkan pada hakikat nya, orang orang tersebut adalah orang orang yang lari dari jihad fisabilillah untuk jihad di jalan Allah. Ketika agama perlu dibela, ketika kesalahan perlu diluruskan tapi dia diam saja. Maka ia sama dengan orang yang menyampaikan kesalahan.

📓Abu Ali : orang yang diam tidak mau meluruskan kebenaran adalah syaithon bisu. Yang berbicara dan menyampaikan kebatilan maka ia syaithon yang berbicara.

_Disclaimer : Catatan diatas hanyalah catatan pribadi, sangat diharapkan dan dianjurkan untuk kroscek dengan mengikuti kajian langsung di video kajian aslinya, dan jika ada revisi atau kesalahan dimohon untuk mengirimkan pesan pribadi di blog penulis_

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s