Resume Kajian

Berlindung Dari Hutang

📒 *Tabliqh Akbar : Berlindung Dari Hutang *
Ustadz Dr Syafiq Bin Riza Basalamah Hafidzahullahu Ta’ala.
Masjid Jenderal Sudirman
Ahad, 24 Syawwal 1439H

🌿 MATERI

📖Q.S Fathir 15

۞ يَـٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ أَنتُمُ ٱلْفُقَرَآءُ إِلَى ٱللَّهِ ۖ وَٱللَّهُ هُوَ ٱلْغَنِىُّ ٱلْحَمِيدُ
Hai manusia, kamulah yang berkehendak kepada Allah; dan Allah Dialah Yang Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) lagi Maha Terpuji..

Pemimpin itu tergantung rakyat nya.

Islam itu datang dengan rahmatan Lil alamiin. Semua permasalahan yang dibutuhlan manusia sudah dijelaskan, tinggal dibaca.

*Islam itu sangat memerangi hutang*

📖HR Ahmad : kalian jangan jadikan diri kalian menjadi ketakutan setelah merasa aman.
( dia adalah hutang)

➡Nikmat aman adalah nikmat yang lebih baik dari uang

📖HR : Barangsiapa yang merasa aman di tempat tinggal nya, sehat dan bisa makan maka seolah olah dunia dan isinya ada di sisinya.

⚠Jangan sia siakan nikmat aman kita dengan hutang

📄Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam berdoa Berlindung Dari Hutang

📖HR : Dari ‘Urwah, dari ‘Aisyah bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

كَانَ يَدْعُو فِى الصَّلاَةِ وَيَقُولُ « اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْمَأْثَمِ وَالْمَغْرَمِ » . فَقَالَ لَهُ قَائِلٌ مَا أَكْثَرَ مَا تَسْتَعِيذُ يَا رَسُولَ اللَّهِ مِنَ الْمَغْرَمِ قَالَ « إِنَّ الرَّجُلَ إِذَا غَرِمَ حَدَّثَ فَكَذَبَ وَوَعَدَ فَأَخْلَفَ

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berdo’a di dalam shalat: Allahumma inni a’udzu bika minal ma’tsami wal maghrom (Ya Allah, aku berlindung kepadamu dari berbuat dosa dan banyak hutang).” Lalu ada yang berkata kepada beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Kenapa engkau sering meminta perlindungan dari hutang?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas bersabda, “Jika orang yang berhutang berkata, dia akan sering berdusta. Jika dia berjanji, dia akan mengingkari.” (HR. Bukhari no. 2397 dan Muslim no. 589).

📖HR : Sesungguhnya seorang yang berhutang dia akan berbicara dan berdusta

⚠Jangan berhutang

📄Orang yang syahid di jalan Allah semua dosanya diampuni kecuali jika ia Berhutang

📖HR : jika engkau berperang engkau terbunuh dan tidak lari dari musuhmu maka Allah akan ampuni semua dosamu _kecuali_ hutang

📓Ulama menjelaskan : sejatinya yang tidak diampuni adalah semua yang berhubungan dengan manusia. Tapi hutang itu memang sangat berat.

⚠Jangan membeli barang yang kita tidak mampu beli

📖HR (dhoif tapi Secara makna berisi anjuran) dari Ibnu abbas : suatu hari seorang kafilah datang ke madinah dan beliau beli dan ada untung kemudian di bagikan ke janda janda Abdul mutholib.
Aku tidak akan membeli apa yang tidak mampu aku beli.

📖Q.S Al Kahfi 28

وَٱصْبِرْ نَفْسَكَ مَعَ ٱلَّذِينَ يَدْعُونَ رَبَّهُم بِٱلْغَدَوٰةِ وَٱلْعَشِىِّ يُرِيدُونَ وَجْهَهُۥ ۖ وَلَا تَعْدُ عَيْنَاكَ عَنْهُمْ تُرِيدُ زِينَةَ ٱلْحَيَوٰةِ ٱلدُّنْيَا ۖ وَلَا تُطِعْ مَنْ أَغْفَلْنَا قَلْبَهُۥ عَن ذِكْرِنَا وَٱتَّبَعَ هَوَىٰهُ وَكَانَ أَمْرُهُۥ فُرُطًۭا

Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan dunia ini; dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingati Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas.

⚠Menjaga diri kita dari berhutang jangan melihat keatas.

📖HR : Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam tidak mau mensholati orang yang masih berhutang

📖 HR : Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam sholat subuh di masjid, dan menanyakan apakah ada kabilah fulan? Teman kalian ditahan tidak bisa masuk syurga karena belum dibayar hutang

📖HR Ahmad dari Muhammad bin Abdullah bin jahs : suatu hari kita duduk di tempat masjid, yg biasa dipakai untuk jenazah, lalu nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam memandang ke langit dan meletakkan di kening nya dan beliau bersabda : Subhanllah, amankan sanksi yang diturunkan begitu berat. Keesokan harinya ahmad bin jahs nanya apakah yang telah turun yang begitu berat? Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda : dalam masalah hutang. Jika seseorang mati syahid trus hidup lagi dan syahid lagi,dia tidak akan masuk syurga sampai hutangnya dilunasi.

📄Pada hari kiamat kita akan dituntut. Semua dosa yang tidak berhubungan dgn manusia bisa Allah hapuskan kecuali yang berhubungan dengan manusia.

📖HR : Barangsiapa yang meninggal meninggalkan hutang. Nanti tidak akan membayar dengan dinar dan dirham. Tapi dengan amal kebaikan yng dia punya padahal kita sangat butuh dengan hal itu.

📄Urusan hutang adalah dengan urusan hak manusia. Aduh DENGAN Allah Allah itu Al ghofur.

⚠Kalo hutang DICATAT

📝 Syarat hutang :

1. Orang yang berhutang itu fakir miskin
2. Niat dibayar ketika berhutang
3. Untuk biaya yang di syariatkan

⚠Akad yang syar’i bukan hanya bagi hasil tapi bagi untung rugi.

📓Ibn abdil barr : hutang yang menyebabkan orang yang tertahan masuk syurga. Dia memiliki harta tapi tidak mewasiatkan untuk membayar. Atau mampu untuk membayar tapi dia tidak membayar. Dia berhutang untuk hal yang tidak benar. Atau dia berhutang untuk foya foya atau gaya hidup. Jika dia berhutang untuk tujuan yang benar, untuk hal yang dibutuhkan kemudian dia tidak mampu bayar. Untuk orang seperti ini in syaallah tidak tertahan masuk surga

⚠ Jangan memakai *kartu kredit*

📝 Doa doa melunasi hutang

Doa ini adalah di antara doa yang bisa diamalkan untuk melunasi utang dan dibaca sebelum tidur.

📖HR : Telah diceritakan dari Zuhair bin Harb, telah diceritakan dari Jarir, dari Suhail, ia berkata, “Abu Shalih telah memerintahkan kepada kami bila salah seorang di antara kami hendak tidur, hendaklah berbaring di sisi kanan kemudian mengucapkan,

اَللَّهُمَّ رَبَّ السَّمَاوَاتِ السَّبْعِ وَرَبَّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ، رَبَّنَا وَرَبَّ كُلِّ شَيْءٍ، فَالِقَ الْحَبِّ وَالنَّوَى، وَمُنْزِلَ التَّوْرَاةِ وَاْلإِنْجِيْلِ وَالْفُرْقَانِ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ كُلِّ شَيْءٍ أَنْتَ آخِذٌ بِنَاصِيَتِهِ. اَللَّهُمَّ أَنْتَ اْلأَوَّلُ فَلَيْسَ قَبْلَكَ شَيْءٌ، وَأَنْتَ اْلآخِرُ فَلَيْسَ بَعْدَكَ شَيْءٌ، وَأَنْتَ الظَّاهِرُ فَلَيْسَ فَوْقَكَ شَيْءٌ، وَأَنْتَ الْبَاطِنُ فَلَيْسَ دُوْنَكَ شَيْءٌ، اِقْضِ عَنَّا الدَّيْنَ وَأَغْنِنَا مِنَ الْفَقْرِ

Allahumma robbas-samaawaatis sab’i wa robbal ‘arsyil ‘azhiim, robbanaa wa robba kulli syai-in, faaliqol habbi wan-nawaa wa munzilat-tawrooti wal injiil wal furqoon. A’udzu bika min syarri kulli syai-in anta aakhidzum binaa-shiyatih. Allahumma antal awwalu falaysa qoblaka syai-un wa antal aakhiru falaysa ba’daka syai-un, wa antazh zhoohiru fa laysa fawqoka syai-un, wa antal baathinu falaysa duunaka syai-un, iqdhi ‘annad-dainaa wa aghninaa minal faqri.

“Ya Allah, Rabb yang menguasai langit yang tujuh, Rabb yang menguasai ‘Arsy yang agung, Rabb kami dan Rabb segala sesuatu. Rabb yang membelah butir tumbuh-tumbuhan dan biji buah, Rabb yang menurunkan kitab Taurat, Injil dan Furqan (Al-Qur’an). Aku berlindung kepadaMu dari kejahatan segala sesuatu yang Engkau memegang ubun-ubunnya (semua makhluk atas kuasa Allah). Ya Allah, Engkau-lah yang awal, sebelum-Mu tidak ada sesuatu. Engkaulah yang terakhir, setelahMu tidak ada sesuatu. Engkau-lah yang lahir, tidak ada sesuatu di atasMu. Engkau-lah yang Batin, tidak ada sesuatu yang luput dari-Mu. Lunasilah utang kami dan berilah kami kekayaan (kecukupan) hingga terlepas dari kefakiran.” (HR. Muslim no. 2713)

📓Ali bin abi thalib : Jika engkau memiliki hutang seperti gunung. Jika engkau yakin pasti Allah bayarkan.

⚠Jangan remehkan doa dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam Karena beliau di karuniai jawalibul Kaliim ( ucapan yang pendek tapi artinya dalam)

📖HR : Do’a dari hadits ‘Ali, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengajarkan doa berikut,

اللَّهُمَّ اكْفِنِى بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنِى بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

Allahumak-finii bi halaalika ‘an haroomik, wa agh-niniy bi fadhlika ‘amman siwaak.

Artinya:

“Ya Allah cukupkanlah aku dengan yang halal dan jauhkanlah aku dari yang haram, dan cukupkanlah aku dengan karunia-Mu dari bergantung pada selain-Mu.” (HR. Tirmidzi no. 3563. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan)

📒 Tanya Jawab

❓Dulu pernah berhutang tapi entah ga tau orangnya
◾Dicari kesiapa saja jika memang tidak tahu maka di sedekahkan atas nama orang tersebut.

❓Orang tua sudah meninggal dan meninggalkan hutang. Tapi ada yang tidak tahu berapa dan dengan siapa.
◾Kita umumkan siapa yang memiliki tanggungan hutang dengan dia.
◾Jika tidak ada bukti. Kita lihat orang nya jujur atau enggak.

❓Kepada siapa kita memberi hutang?
◾ 📖HR : orang yang berhutang itu seperti sedekah setengah hartanya. Jika jatuh tempo belum bayar maka dia telah bersedekah seluruhnya setiap bulan
◾ Orangnya jujur dan tepat janji, punya sesuatu untuk mengembalikan dan untuk kebutuhan sehari hari.

_Disclaimer : Catatan diatas hanyalah catatan pribadi, sangat diharapkan dan dianjurkan untuk kroscek dengan mengikuti kajian langsung di video kajian aslinya, dan jika ada revisi atau kesalahan dimohon untuk mengirimkan pesan pribadi di blog penulis_

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s