Syarh Al Barbahari

Warna warna kesalahan

📓 #4 Kajian kitab Syarh Al barbahari
*Warna warna Kesalahan*
Ust Badrusalam
Masjid Jenderal Sudirman

📚Materi
📝Isi kitab : ketahuilah bahwa orang yang jatuh pada kesalahan itu ada dua macam :
▪1. Orang yang tergelincir pada kesalahan dan niatnya adalah mencari kebenaran maka kita tidak boleh mengikuti kesalahannya.
⏩Pelakunya belum di sebut sesat
▪2 Orang yang sengaja menentang kebenaran dan menyelisihi orang orang terdahulu,karena mengikuti hawa nafsu.Maka pelaku seperti ini sesat dan menyesatkan.Bagaikan syaithon yang durhaka maka berhak ia untuk di tahdzir dan diberitahukan kepada manusia tentang kesalahannya supaya tidak ada orang yang mengikuti nya.

♣Kesalahan itu adalah : jika salahnya terjatuh dan bertentangan dengan Al Qur’an Hadits ijma’ kaum muslimin dan Qiyas yang jelas
⏩Orang yang memahami Al Qur’an bisa benar dan salah.
📌Sedangkan ulama itu juga kadang memang berbeda pendapat dalam memahami Al Qur’an dan Hadits semuanya sesuai Dalil maka seperti ini tidak mengapa. Maka kita di persilahkan menguatkan salah satu nya tanpa menyalahkan yang lainnya.
📌Masalah yang di perselisihkan ulama yang tidak ada dalil yang shorih maka ini tidak boleh menyesatkan.
📓Ibn qayyim : perkataan yang mengatakan bahwa bahwa setiap khilafiyah itu harus diterima yang boleh adalah yang ijtihadiyah.
▪Khilafiyah : masalah yang di perselisihkan oleh para ulama atau juwala
▪Ijtihadiyah : masalah yang tidak ada padanya dalil yang shorih /Nash yang gamblang dan diperbolehkan oleh ulama untuk ber ijtihad
📌Tidak semua khilafiyah itu ijtihadiyah. Tapi semua ijtihadiyah itu ada dari khilafiyah.
📌Tidak setiap khilafiyah itu harus kita ingkari. Sebagai contoh : abu hanifah berpendapat bahwa khamr itu hanya dr anggur. Sementara Dalilnya jelas bahwa yang memabukkan itu khamr. Maka ini dalil nya jelas sehingga pendapat abu hanifah tidak boleh diterima.
❓ *Maka kapan seseorang disebut salah*
▪1. “`Bertabrakan dengan ijma para ulama yang Qath’i“`
📌Maka ketika seseorang berpendapat harus dilihat bahwa apakah ada ijma ulama dahulu yang mengatakan nya dan apakah ada khilafiyah
📓hai abu hasan jangan kamu berbicara dengan sesuatu masalah yang tidak ada imam nya.
📓Imam Syafi’i mengatakan : Menyelisihi ijma itu FATAL karena teramcam masuk neraka sebagaimana firman Allâh :
📖Q.S Annisa 115
وَمَن يُشَاقِقِ ٱلرَّسُولَ مِنۢ بَعْدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُ ٱلْهُدَىٰ وَيَتَّبِعْ غَيْرَ سَبِيلِ ٱلْمُؤْمِنِينَ نُوَلِّهِۦ مَا تَوَلَّىٰ وَنُصْلِهِۦ جَهَنَّمَ ۖ وَسَآءَتْ مَصِيرًا
Dan barangsiapa yang menentang Rasul sesudah jelas kebenaran baginya, dan mengikuti jalan yang bukan jalan orang-orang mukmin, Kami biarkan ia leluasa terhadap kesesatan yang telah dikuasainya itu dan Kami masukkan ia ke dalam Jahannam, dan Jahannam itu seburuk-buruk tempat kembali.

▪#2 “`Bertabrakan dengan dalil yang shorih(gamblang), shohih, tidak mansukh ( tidak dihapus hukumnya), tidak bertabrakan dengan dalil yang lain yang lebih shahih“`
📌Contoh dalil yang mansukh, shorih dan shahih adalah
🔸Dalil yang mengatakan bahwa harus berwudhu setelah makan dengan makanan yang dibakar. Dalil ini sudah di hapus oleh Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam.
🔸Dalil yang mengatakan bahwa ada 4 bejana untuk menyimpan sari buah. Kemudian ada dalil lain yang menghapuskannya.
📌Contoh dalil yang Shahih, shorih, tidak mansukh, tidak bertabrakan dengan dalil yang lebih shahih
🔸Khamr adalah semua yang memabukkan
🔸Kaki dalam berwudhu itu tidak perlu di cuci tapi diusap.
Dalilnya itu Al Maidah ayat 6.
Tapi bertabrakan dengan Hadits Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam yang harus mencuci kaki.

▪#3 “`Hanya berpendapat dengan ro’yu dan hawa nafsu / tidak ada pijakannya hanya sebatas ro’yu maka pendapat ini bathil“`
📌Contoh
🔸pendapat yang mengatakan bahwa amal tidak termasuk iman. Ini adalah pendapat yang bathil.
🔸Khawarij yang mengatakan bahwa pelaku dosa besar kekal di neraka
🔸Mu’tazilah akal lebih tinggi dr dalil
🔸Orang yang mengatakan bahwa sifat Allah hanya 20
🔸Pendapat yang mengatakan bahwa Allah tidak bersemayam di atas arsy dengan akal akalan mereka menyamakan dengan makhluk.
📓Imam Ibn rohuya : ulama sepakat seluruhnya bahwa Allah bersemayam diatas arsy caranya hanya Allah yang tau. Dan kita harus meyakini Allah itu berbeda dengan makhluk.

▪#4 “`tidak punya dasar kecuali Hadits palsu“`
📌Contoh : acara rebo wekasan dll..
⚠Apalagi maslahat akidah, masalah akidah itu harus dengan dalil yang Shahih.

📝Isi kitab : orang jatuh kesalahan itu bisa jadi karena jatuh kepada salah ijtihad tapi tidak mengikuti hawa nafsu.
📌kenapa bisa terjadi? Karena ia tidak punya alat alat untuk ijtihad.
📌Jika dia berijtihad dan memiliki alat alat ijtihad dan tidak mengikuti hawa nafsu maka seperti ini dimaafkan.
⚠ karena setiap ulama itu pasti ada pendapat nya syadh karna ulama bukan orang yang maksum.
📌Apabila ada orang yang jatuh kepada kesalahan apakah mengikuti hawa nafsu apa tidak?
❕Ketika zaman Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam para sahabat pun melakukan kesalahan tapi tidak karena hawa nafsu
🔸 kisah hathim yang mengirim surat ke saudaranya ke mekkah karena ketidak tauannya.
🔸kisah muadz bin jabal yang sujud kepada Rasulullah shallallahu alaihi wa se kembali nya dari Syam.
⏩Tapi Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam memaafkan karena mereka tidak mengikuti hawa nafsu.

📝Imam Al barbahari mengatakan jika kesalahan jatuh karena mengikuti bawa nafsu maka boleh di tahdzir.
⏩Orang dalam menyikapi tahdzir ada 3 macam :
🔸Ghuluw : berlebihan dalam mentahdzir.
🔸Terlalu meremehkan, tidak boleh mentahdzir.
🔸Tengah tengah, mereka mentahdzir orang yang berhak di tahdzir, dan juga melihat dhobit dhobit dan maslahatnya.
⚠Kehormatan seorang muslim itu tinggi di hadapan Allah maka harus diliat lagi.

📚Tanya Jawab
📝Bolehlah kita tidak ber mazhab tapi hanya ikut saja Shalafussalih.
🔸Seluruh ulama mazhab tidak lepas dari Shalafussalih
🔸Kalau kita mengikuti Shalafussalih otomatis kita ikut imam mazhab hanya saja kadang kita tidak tau mazhab apa.
🔸Yang jadi masalah itu adalah mengaku ikut mazhab Shalafussalih tapi tidak ada.

📝Contoh dalil shohih tapi tidak shorih
🔸Contoh
📖HR Hadits :tidak ada sholat jika tidak ada al fatiha
📖Q.S : jika dibacakan Al Qur’an hendaknya diam.
📓Imam ahmad : Hadits ini umum dan dikhususkan ayat.
📓Imam Syafi’i : ayat itu umum di khususkan ayat.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s