Syarh Al Barbahari

Tidak ada Qiyas Dalam Ibadah

📓 #5 Kajian kitab Syarh Al barbahari
*Tidak ada Qiyas dalam Ibadah”
Ust Abu Yahya Badrusalam, Lc
Masjid Jenderal Sudirman
Ahad, 28 Rabii’ul Akhir 1439H

📚Materi

♣ *Point 8*

📝Isi kitab : “`berkata penulis “ketahuilah oleh kamu bahwa sesungguhnya tidak sempurna islam seorang hamba sampai memiliki 3 sifat : “`
🔹*1.mudtabi’* (ittiba’ mengikuti Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam)
📌Cirinya :Dia pastikan dalil nya dulu baru dia amalkan
📌Kebaikannya : Mudtadi’ yaitu orang yang mengikuti hawa nafsu tidak mengikuti dalil. Yaitu Cirinya beramal tanpa melihat dalil, Tapi sesuai pendapat dan hawa nafsu baru mencari dalil untuk membenarkan. Dia mengamalkan apa yang dia anggap baik dulu kemudian mencari dalil yang bisa membenarkan pendapat nya setelah itu tidak peduli dengan orang orang yang meluruskan kesalahannya.
🔹 *2.Mushadiqon (membenarkan)
📌Jika ia sudah menemukan dalil dia membenarkan nya.
📌Berbeda dengan pengikut hawa nafsu yang menolak jika tidak sesuai nabi
🔹 *3.Musalimman* (tumbuh Sami’na wa’athokna)
📌Senantiasa mendengar dan taat meski tidak sesuai dengan hawa nafsu karena menaati Allah dan Rasul-Nya itu pasti baik dan lebih utama.
🔁Atsar sahabat Rafi’ bin khodij : Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam dari meng qiroth tanah (Membagi tanah yang tidak sama keuntungan nya dan terjadi gharar) padahal itu manfaat buat kami. Tapi menaati Allah dan Rasul-Nya lebih menguntungkan buat kami.
📖Q.S Annisa 65
فَلَا وَرَبِّكَ لَا يُؤْمِنُونَ حَتَّىٰ يُحَكِّمُوكَ فِيمَا شَجَرَ بَيْنَهُمْ ثُمَّ لَا يَجِدُوا فِي أَنْفُسِهِمْ حَرَجًا مِمَّا قَضَيْتَ وَيُسَلِّمُوا تَسْلِيمًا
Maka demi Tuhanmu, mereka tidak beriman sebelum mereka menjadikan engkau (Muhammad) sebagai hakim dalam perkara yang mereka perselisihkan, (sehingga) kemudian tidak ada rasa keberatan dalam hati mereka terhadap putusan yang engkau berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya.
⏩⏩ Kandungan :
▪Kita harus siap berhakim kepada Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam dalam perkara yang kita perselisihkan.
▪Hujjah kita Al Qur’an Hadits dan Ijma’
▪Kita harus beriman dan menerima semua keputusan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam dengan keikhlasan (Tasliim)
⚠⚠ *Jika sudah terpenuhi ketiga nya ini maka sudah sempurna imannnya*
📝 Isi kitab : “`siapa yang meng claim bahwa masih tersisa dari urusan islam ini yang belum dicukupi para sahabat maka berarti ia telah mendustakan para sahabat“`
📌Karena para sahabat itu adil dan telah menyampaikan keseluruhan nya.
📖Q.S At Taubah 100
وَالسَّابِقُونَ الْأَوَّلُونَ مِنَ الْمُهَاجِرِينَ وَالْأَنْصَارِ وَالَّذِينَ اتَّبَعُوهُمْ بِإِحْسَانٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ وَأَعَدَّ لَهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي تَحْتَهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًا ۚ ذَٰلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ
Dan orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) di antara orang-orang Muhajirin dan Ansar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan mereka pun ridha kepada Allah. Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang agung.
⚠Suatu kaum yang Allah ridhoi maka tidak mungkin kaum itu berdusta
📝 Isi kitab : “`dan cukuplah hal ini menimbulkan perpecahan dan sebagai tikaman kepada sahabat Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Orang yang seperti ini adalah sesat dan menyesatkan. Dia tidak berasal dari islam“`
📌Jadi timbul perpecahan itu ketika tidak mengikuti para sahabat.
🔁Sebagai contoh muncul nya Khawarij karena tidak mengikuti para sahabat
Ibn abbas : aku datang kepada kalian dari sisi sahabat Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam dan kepada para sahabat Al Qur’an turun dan paling paham tentang Al Qur’an dan aku tidak melihat di antara kalian ada para sahabat Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam.
Orang khawarij itu memang membawa Al Qur’an dan Hadits tapi tidak melihat pemahaman para sahabat tapi dengan pemahaman mereka sendiri.

♣ *Point 9*
📝 Isi kitab : “` Tidak ada Qiyas dalam sunnah. Ketahuilah bahwa tidak ada Qiyas dalam Aqidah dan tidak boleh ada analogi analogi akal di dalamnya dan tidak boleh mengikuti hawa nafsu. Tapi kewajiban kita adalah mengikuti Atsar Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam tanpa menanyakan bagaimana caranya“`
📌Sunnah disini adalah maksudnya adalah Aqidah
⏩ *Qiyas adalah menyamakan hukum cabang dengan hukum pokok karena adanya persamaan illath*
📌Dalam masalah hukum Qiyas berlaku
Dan itu ditetapkan dalam Al Qur’an dan Hadits Nabi shallallahu alaihi wa sallam.
🔁Contoh : ada sahabat yang bertanya : Ya Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam saya dan istri saya kulit nya putih tapi anaknya hitam. Kemudian Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam menng qiyaskan dengan unta yang dua berkulit putih kemudian anaknya hitam.
⚠Maka disini Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam meng Qiyas kan dengan unta
⏩ Sehingga, *Qiyas ada 4 rukun*
▪Cabang yang akan di qiyaskan
▪Pokok yang menjadi dasar Qiyas
▪Hukum ( entah wajib sunnah makhruh atau haraam)
▪Adanya Illath ( persamaan Illath)
📌Illath adalah sifat yang tampak dan tetap dan tidak ditolak oleh Syariat.
🔄 Contoh : arak Illath nya di haramkan karena “memabukkan”
✔memabukkan – > tampak, tetap dan tidak ditolak syari’at
⚠Maka semua hal yang masuk ke Illath memabukkan hukumnya sama yaitu haraam. Contoh : Narkoba
_jadi disini_
▪Pokok : arak -> Haraam
▪Illath : memabukkan
▪Cabang : narkoba
_Sehingga_ hukumnya narkoba Haraam

📓Imam Syafi’i : Qiyas itu seperti bangkai. Selama ada makanan halal maka tidak boleh makan bangkai. Jadi jika selama ada Nash Al Qur’an dan Hadits maka tetap memakai nya tapi jika tidak maka boleh dipakai Qiyas.

🔄Contoh lagi : money changer antara perbedaan kurs.
Dalil : Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam emas dengan emas, perak dengan perak, kalau jenis nya berbeda boleh dengan perbedaan. Asal kan tunai dan saat itu juga.
▪Pokok : emas, perak – > boleh tunai dan waktu itu juga
▪Illath : alat tukar
▪Cabang : money changer
📌Boleh dilakukan jika dibayar waktu itu juga

🔄 Contoh Qiyas yang bathil
📌Imam abu hanifah membolehkan pernikahan wanita tanpa wali dan saksi karena di qiyaskan dengan akad jual beli.
📌Jumhur : Qiyas ini bertolak belakang dengan dalil
📖HR : wanita yang menikah dengan tanpa wali nya maka bathil bathil bathil
⚠Setiap Qiyas yang bertabrakan dengan dalil Bathil

⏩ *Apakah masalah Aqidah berlaku Qiyas? *
📌Masalah Aqidah itu tentang masalah yang ghaib.
📌Sesuatu yang ghaib tidak bisa di qiyaskan.
🔄Sebagai contoh : dalam dalil kita mengetahui bahwa malaikat memiliki sayap. Maka kita tidak bisa Mengqiyaskan dengan sayap apapun.
⚠Masalah beriman kepada malaikat itu adalah masalah AQIDAH bukan fiqih maka TIDAK BISA DIQIYASKAN

🔄Contoh lagi : disebutkan di dalam Al Qur’an itu bahwa ada buah buahan di syurga yang sama. (anggur, pisang dst)
📓Ibn abbas mengatakan tentang dalil ini: sama namanya tapi berbeda hakikat nya.

🔄Sebagaimana dalil : Allah bersemayam diatas Arsy. Ini tidak bisa di Qiyaskan. Karena ini Aqidah. Kita tidak boleh mengqiyaskan dengan makhluk.
📖Q.S As syura 11
فَاطِرُ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۚ جَعَلَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَٰجًۭا وَمِنَ ٱلْأَنْعَـٰمِ أَزْوَٰجًۭا ۖ يَذْرَؤُكُمْ فِيهِ ۚ لَيْسَ كَمِثْلِهِۦ شَىْءٌۭ ۖ وَهُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلْبَصِيرُ
(Dia) Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan dan dari jenis binatang ternak pasangan-pasangan (pula), dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu. Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dialah yang Maha Mendengar dan Melihat.
⚠Allah bersemayam diatas Arsy itu tidak boleh disamakan dengan makhluk.
📓Imam malik : ditanya tentang isti wa. Beliau mengatakan : istiwa itu maklum, tentang caranya tidak diketahui, mengimani itu wajib dan mempertanyakan nya itu bid’ah
🔄Disebutkan dalam Hadits bahwa Allah tertawa terhadap dua orang yang saling membunuh tapi masuk syurga karena si pembunuh bertaubat kemudian syahid.
Bagaimana cara tertawa Allah?? Tidak diketahui. Yang terpenting bagi kita *Imani saja*
📌Begitu juga dengan jari, tangan,wajah Allah tidak diketahui hakikat nya.
⚠Muncul nya Qiyas dalam Aqidah itu ketiak muncul murji’ah dan mu’tazilah
📝 Isi kitab : “`ketahuilah kepada kamu semoga Allah merahmati kamu bahwa dalam Aqidah itu tidak bisa di Qiyaskan, tidak bisa di analogikan dan tidak boleh menetapkannya dengan hawa nafsu. Akan tetapi ditetapkan dengan dalil dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam“`

⚠⚠ *Masalah Aqidah itu butuh Keimanan*
🔁Sebagaimana Roh yang ada di diri kita saja kita tidak bisa mencerna dengan akal kita.
📖Q.S Al Isra 85
وَيَسْـَٔلُونَكَ عَنِ ٱلرُّوحِ ۖ قُلِ ٱلرُّوحُ مِنْ أَمْرِ رَبِّى وَمَآ أُوتِيتُم مِّنَ ٱلْعِلْمِ إِلَّا قَلِيلًۭا
Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh. Katakanlah: “Roh itu termasuk urusan Tuhan-ku, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit”

📚Tanya Jawab
📝 Saya pernah diajak berdebat tentang bumi datar dan bulat tapi saya menghindar.
📌Para sahabat dan shalafussalih tidak memperdebatkan masalah hal ini. Karena tidak perlu di perdebatkan karena tidak bermanfaat bagi kita. Serahkan saja kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Jika memiliki keyakinan pun tidak perlu di Sibukkan dengan perdebatan itu.

📝 Duduk di majelis yang sunnah tapi juga duduk di majelis yang bukan sunnah
📌
📖Q.S Annisa 140
وَقَدْ نَزَّلَ عَلَيْكُمْ فِى ٱلْكِتَـٰبِ أَنْ إِذَا سَمِعْتُمْ ءَايَـٰتِ ٱللَّهِ يُكْفَرُ بِهَا وَيُسْتَهْزَأُ بِهَا فَلَا تَقْعُدُوا۟ مَعَهُمْ حَتَّىٰ يَخُوضُوا۟ فِى حَدِيثٍ غَيْرِهِۦٓ ۚ إِنَّكُمْ إِذًۭا مِّثْلُهُمْ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ جَامِعُ ٱلْمُنَـٰفِقِينَ وَٱلْكَـٰفِرِينَ فِى جَهَنَّمَ جَمِيعًا
Dan sungguh Allah telah menurunkan kekuatan kepada kamu di dalam Al Quran bahwa apabila kamu mendengar ayat-ayat Allah diingkari dan diperolok-olokkan (oleh orang-orang kafir), maka janganlah kamu duduk beserta mereka, sehingga mereka memasuki pembicaraan yang lain. Karena sesungguhnya (kalau kamu berbuat demikian), tentulah kamu serupa dengan mereka. Sesungguhnya Allah akan mengumpulkan semua orang-orang munafik dan orang-orang kafir di dalam Jahannam,
📓Ulama mengatakan : ayat diatas adalah dalil bahwa larangan untuk duduk di majelis yang tidak benar. Yang sesat, bid’ah dst…
📓Imam ahmad : ketika melewati majelis mumtazilah beliau menutup telinga dan berkata kepada anak ny : hai anakku Hati kita lemah sementara syubhat itu menyambar nyambar
📓Muhammad Ibn Sirin : Sesungguhnya ilmu itu adalah agama. Lihatlah darimana kau mengambilnya
📖HR : salah satu tanda hari kiamat ilmu diambil dr as shoghir.
📓Ibn Mubarak : as shoghir adalah ahlul bid’ah

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s