Resume Kajian

Memahami sunnah

🌹Bagaimana memahami sunnah

Ust Abu  Yahya Badrusalam 

Sabtu, 2 Sya’ban 1438H

Masjid Nurul Iman Blok M Square 
🌼Materi 

📌Hadits adalah sumber islam yang kedua setelah al Qur’an. 

Untuk memahami nya maka dibutuhkan ilmu buka dengan mengambil Hadits dan di pahami sendiri. Karena firqoh sesat pun menggunakan Hadits karena mereka tidak memahami seperti kaum salaf

👉Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam mengabarkan kaum Khawarij 

📖HR Muslim : mereka membaca Al Qur’an tapi tidak sampai ke kerongkongan mereka. Mereka membawakan ucapan sebaik baik manusia. Mereka melesat dari agama sebagaimana panah melesat dari buruannya

📌Ini dikarenakan mereka memahami Al Qur’an dan Hadits sesuai pemahaman mereka sendiri 

📓umar bin khattab pernah bertanya Ibn abbas : aku merasa heran mengapa umat islam bisa berpecah padahal al Qur’an satu dan nabi nya satu tapi mengapa mereka berselisih. 

Ibn abbas : ya amir mukminin, jangan engkau heran sesungguhnya al Qur’an turun kepada kita dan memahami Al Qur’an dari Rasulullah dan penafsiran Rasulullah dan nanti akan ada datang kaum yang menafsirkan al Qur’an dan Hadits dengan penafsiran mereka. Jika mereka memahami Al Qur’an dan Hadits dengan pemahaman sendiri mereka pasti berselisih. 

📌Disini Ibn abbas memberikan informasi bahwa jika tidak merujuk shalafus salib menafsirkan al Qur’an maka pasti berselisih. 
📓ketika Ibn abbas mendatangi Khawarij ia berkata : aku datang dari sisi para sahabat Rasulullah dan kpd sahabat al Qur’an turun dan para sahabat yang paling berilmu tentang al Qur’an. 
📓Di jaman Rasulullah ketika terjadi perselisihan maka para sahabat mendatangi Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Itulah kenapa perselisihan di jaman sahabat sedikit. Ketika Rasulullah meninggal maka ketika ada perselisihan seluruh ulama sahabat berkumpul dengan amirul mukminin abu bakr dan umar. Dan karena keimanan tulus mereka maka Allah jaga mereka dan sangat sedikit salahnya. 

📌Tidak ada generasi yang dipuji langsung 

📖Q.S At taubah 100

وَالسَّابِقُونَ الْأَوَّلُونَ مِنَ الْمُهَاجِرِينَ وَالْأَنْصَارِ وَالَّذِينَ اتَّبَعُوهُمْ بِإِحْسَانٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ وَأَعَدَّ لَهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي تَحْتَهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًا ۚ ذَٰلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ

Dan orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) di antara orang-orang Muhajirin dan Ansar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan mereka pun ridha kepada Allah. Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang agung.
📌Kemudian generasi berlanjut 

📖HR : sebaik baik generasi adalah generasi ku kemudian setelah nya kemudian setelah nya

👉Maksudnya sahabat tabi’in dan tabi’ut tabi’in  inilah yang disebut generasi salaf

📌Dan ulama yang mengikuti keilmuan mereka maka akan dalam keilmuan mereka 

📓Ibn qayyim ketika menceritakan mazhab imam ahmad : 

🔹beliau mendahulukan dalil al Qur’an dan Hadits

🔹hanya berhujah dengan Hadits Shahih

🔹mendahulukan Hadits dhoif dari pada pendapat. 📝Tapi dhoif bukan yang tak bisa di amalkan, yang dimaksud oleh imam ahmad adalah dhoif munjabir yang naik derajat nya hasan li ghairihi. 

Yang pada dasar nya dhoif, karena ada jalan lain yang sama sama dhoif tapi ringan dan saling menguatkan satu dengan dengan yang lainnya. Dan Hadits hasan itu pada zaman imam ahmad baru ada di zaman imam At Tirmidzi. 

Mengagungkan pemahaman sahabat rasul. 

🔹 Dan ini adalah pokok yang di sepakati ulama mahzab
🍁Bagaimana metode ulama memahami Hadits? 

🌼#1 dengan Jam’u turk : mengumpulkan semua Hadits tentang semua permasalahan 

📓Imam Su’bah yg mendapat gelar amirul mukminin Lil Hadits : suatu Hadits kalau tidak dikumpulkan semua jalannya maka belum jelas Hadits tersebut 

👉Faedahnya :

🍏bayanul mujmal – >Menjelaskan Hadits yang global dengan Hadits yang terperinci

📝Contoh : tentang masalah jenggot 

#1 📖HR : panjangkan jenggot potong kumis selisihi orang majusi

📌Ada orang memahami bahwa memanjang kan jenggot dan memotong kumis dalam rangka menyelisihi orang majusi. Karena di jaman Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam orang yahudi dan musyrikin berjenggot. 

#2 📖HR :10 perkara yang termasuk fitrah salah satunya adalah memanjang kan jenggot 

📌Berarti menjelaskan menyelisihi orang majusi adalah menyelisihi fitrah. Jadi penyelisihan majusi itu bukan illat sesuatu hukum tapi yang benar adalah karena mereka menyelisihi fitrah. 
🍏Taqidul mutlaq – > mengikat suatu dalil yang tidak terikat 

📌Kalau ada dalil yang mutlak tidak boleh ada ikatan tanpa dalil

📝Contoh :

#1 📖HR : siapa yang meninggal dunia dalam keadaan tidak baiat maka ia mati dalam keadaan jahiliyah 

#2 📖HR Bukhari : barang siapa yang membangkang dari penguasa sejengkal saja maka bangkai nya bangkai jahiliyah 

📓Imam ahmad ketika ditanya tentang Hadits ini berkata : kamu tahu tidak siapa imam itu? Setiap muslim mengakui itu imam. 

📌bukan dikhususkan pada imam kelompok tertentu. 

📌Ini juga pendapat Ibn thaimiyah 

📖HR : abu dzar mencela bilal bin rabah : hai kamu anak perempuan hitam. Rasulullah marah dan berkata : hai abu dzar ada dalam dirimu perilaku jahiliyah 

📌Hal ini menunjukkan wafat dalam jahiliyah tidak wafat dalam kafir. 
🍏Takhsisul am – > mengkhususkan yang sifatnya umum

📝Contoh :

#1 📖HR : Tidak ada sholat setelah ashar

📌banyak orang memahami bahwa tidak ada sholat sebelum ashar 

#2 📖HR : jangan kamu sholat setelah ashar kecuali kalau matahari masih tinggi

📌Disini nabi memberikan pengkhususan. Berarti larangan sholat setelah ashar itu di kecuali kan jika matahari sudah meninggi

📖HR dari Aisyah : nabi tidak pernah meninggalkan dua sholat setelah ashar 

📝Contoh :

#1📖HR :Rasulullah melarang sholat diwaktu matahari terbit dan terbenam

#2 📖HR :hai bani abdi manaf jangan kau halangi jamaah haji untuk Thawaf dan sholat dua rakaat setelah nya kapanpun 

#3 📖HR : Apabila salah seorang kalian masuk masjid janganlah dia duduk sampai sholat dua rakaat

📓Ulama menjelaskan termasuk imam Syafi’i : nabi melarang orang ketika matahari terbit untuk semua sholat. Di kecuali kan dari nya sholat tahiyatul masjid, sholat Thawaf atau sholat yang di Karena kan sebab

📝Contoh :

📖Q.S : Apabila dibacakan al Qur’an maka diam

📖HR : Tidak sah sholat bagi orang yang tidak membaca Al fatiha 

📓Imam ahmad : ayat Al Qur’an khusus jika dibaca keras maka diam jika diam maka Makmum baca

📓Imam Syafi’i : ayat itu umum jadi meski Makmum tetap baca karena Hadits ini dianggap khusus. 
🍏Akan ketahuan mana Hadits yang Shahih dan Hadits yg ada penyakit di dalam nya

📝Contoh :

📖HR dari imam malik : siapa yang sholat fajar hendaknya ia berbaring diatas rusuk kanan

👉Dalam bentuk perintah  sehingga wajib  

📖HR : Rasulullah ketika selesei sholat fajar maka berbaring dengan rusuk kanan. 

👉Dalam bentuk perbuatan sehingga sunnah

📌Setelah di telusuri ada perawi di lafadz pertama itu bermasalah hafalan nya. Maka lafadz yang Pertama Syad ( bertabrakan dengan perawi yang tsiqoh) 

📌Maka timbul khilaf, ada ulama yang umum dan ada yang  mengkhususkan kepada Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam saja. 

Karena tidak ada riwayat sahabat yang melakukannya. 

📝Contoh 

📖HR Muslim : waktu mustajab di hari jumat itu dimulai ketika naik mimbar

📓Ibn qayyim dalam ilamul muwaqiin : Hadits itu Syad. Yang Shahih adalah riwayat abu daud bahwa waktu itu adalah setelah sholat ashar
🍏Akan tahu mana Hadits yang mansukh dan tidak mansukh 

(Hadits yang dihapus hukum nya dan Hadits yang tidak dihapus) 

📝Contoh :

📖HR : Aku larang kalian 4 perkara dan perintah 4 perkara. Aku perintahkan kalian Iman yaitu bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah…… Aku larang dari 4 bejana muqayyad, an naqir… ( bejana dari kayu) 

📌Larangan bejana kayu ini sudah di hapus 

📝Contoh :

📖HR : Rasulullah memerintahkan berwudhu atas segala sesuatu yang di sentuh  dari api. 

📌Larangan ini sudah dihapus 

📖HR babu dawud : adalah akhir dari perkara Rasulullah adalah beliau tidak berwudhu dari sesuatu yang disentuh oleh api

📝Contoh

📖HR : Apabila engkau memegang kemaluan maka kalian adalah berwudhu 

📖HR : saya memegang kemaluan setelah wudhu. Apa harus wudhu lagi ya Rasulullah? Itu hanya bagian dari tubuhmu saja 

📌Disini banyak terjadi perbedaan pendapat ulama menjadi tiga pendapat. Harus berwudhu, tidak berwudhu dan berwudhu jika memegang dengan syahwat. 

🔺Kita jangan bermudah mudah dalam masalah dalil. 

🔺Jika tidak mengumpulkan seluruh Hadits maka akan terjadi kesalahan pemahaman seperti 🔹orang Khawarij 

📖HR : Tidak lah seorang berzina ketika ia berzina disebut mukmin dan orang yang mencuri ketika mencuri disebut mukmin

📌Orang Khawarij berpendapat jika tidak mukmin berarti kafir. 

🔹orang murjiah

📖HR : siapa yg mengucapkan laa ila ha illallah maka ia masuk syurga meski ia berzina dan mencuri 

📌Orang murjiah berpendapat apapun yang dilakukan dosa besar tidak masalah tetap masuk syurga 

🔺Kalau ahlus sunnah wal jama’ah mengambil dua dalil ini bahwa yang dimaksud dengan tidak disebut mukmin adalah mukmin yang sempurna. Dan pelaku dosa besar tidak kafir tapi mengurangi kesempurnaan iman. 

📓Abdurrahman bin ma’di : ahlul bid’ah hanya mengambil dalil yang mendukung saja
🔹Dengan mengumpulkan dalil mana mafhumun khalafah ( pemahaman kebalikan) yang di pakai dan mana tidak. 

📝 Contoh :

📖HR : Apabila air telah sampai dua qulah itu tidak terbawa najis.  

📌untuk membawa dalil kebalik bisa dipakai atau tidak maka harus dibawa Hadits lain. 

📌Mafhum mukhalafah : Maka jika diambil pemahaman kebalikan jika tidak dua qulah maka membawa najis. Untuk air yang dua qulah kemasukan najis tetap najis meski tidak berubah bau warna dan rasa

📌Mafhum lain: jika sampai dua qulah tidak terbawa najis meski berubah bau warna dan rasa

🔺Dua pemahaman ini salah. 

📖HR : air jika berubah warna bau dan rasa nya maka tidak najis tidak najis. 

👉Lalu jika kurang dari dua qulah gimana? 

📖HR : air itu suci dan tidak ada yang menajiskannya (manthub) 

🔺Mafhum kalau bertabrakan dengan manthub maka Mafhum mundur dan mengambil yang manthub

📝Contoh :

📖HR : dengar dan taati walau kamu di pimpin hamba sahaya euthopia yang memimpin kalian dengan kitabullah

📌Ada orang berpendapat bahwa taat dan dengar jika memimpin dengan kitabullah. Maka syarat Ulil Amri harus berhukum dengan kitabullah jika tidak maka tidak boleh taat (mafhum) 

📖HR : nanti akan ada pemimpin pemimpin yang mengambil petunjuk selain petunjuk ku dan sunnah selain sunnah ku. Akan ada pemimpin yang hatinya syaithon dan badan manusia. Tetap dengar dan taat (manthub) 

🔺Mafhum kalau bertabrakan dengan manthub maka Mafhum mundur dan mengambil yang manthub

📝Contoh :

📖Q.S : Kalau sedang Safar dan tidak pencatatan hutang maka boleh digunakan gadai 

📌Ini Mafhum nya tidak bisa dipakai karena Rasulullah wafat dengan menggadaikan bajunya. 

📝Contoh :

📖HR :Jangan kau bunuh anak anakmu karena takut kefakiran

📌Ini Mafhum nya tidak bisa dipakai

🔺Dari sini bisa dipahami bahwa menuntut ilmu itu sangat wajib termasuk ilmu alat seperti bahasa arab, ilmu Hadits dst.. 

📓Imam adh dhahabi : bagaimana terbang seekor burung sementara bulu nya belum tumbuh 
🌼#2 Merujuk pemahaman sahabat dalam menafsirkan hadits

📓Imam Syafi’i : para sahabat diatas kita pada setiap ilmu akal wara istinbat dan istiqoq. Pendapat para sahabat lebih terpuji daripada pendapat kita. 

📓Abdullah bin Mubarak : kalau tidak karena Hadits maka setiap orang akan mudah mengatakan Rasulullah bersabda. 

📖HR : tali agama ini akan putus sedikit demi sedikit setiap ada putus maka orang akan berpegang pada yang ada. Yang pertama kali putus dr agama ini adalah hukum dan yang terakhir adalah sholat. 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s