Resume Kajian

Islam Agamaku 

​📚 Islam Agamaku

Ust Ahmad Zainudin, Lc

Masjid Ar Rahmat Slipi 

Sabtu, 14 Muharram 1438H
📂 Materi 

📌 Al Qur’an dari surah Al fatiha sampai An-nas itu terbagi tiga

▪Aqidah

▪Hukum hukum syar’i 

▪Kisah kisah

📌Aqidah adalah pondasi dasar dari seluruh amalan.  Jika Aqidah rusak maka amalan dipastikan tidak diterima dan terhapus

📖 Q.S Al Zumar 65

وَلَقَدْ أُوحِيَ إِلَيْكَ وَإِلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكَ لَئِنْ أَشْرَكْتَ لَيَحْبَطَنَّ عَمَلُكَ وَلَتَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ

Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu dan kepada (nabi-nabi) yang sebelummu. “Jika kamu mempersekutukan (Allah), niscaya akan hapuslah amalmu dan tentulah kamu termasuk orang-orang yang merugi

📌Redaksi di tujukan kepada Nabi Muhammad

📖 Q.S Al An’am 88

ذَٰلِكَ هُدَى اللَّهِ يَهْدِي بِهِ مَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ ۚ وَلَوْ أَشْرَكُوا لَحَبِطَ عَنْهُمْ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

Itulah petunjuk Allah, yang dengannya Dia memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya. Seandainya mereka mempersekutukan Allah, niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan

⚠Sebagaimana pondasi bangunan jika pondasi bangunan tidak kokoh maka bangunannya hancur begitu pula jika Aqidah rusak maka hancur seluruh amalannya. 

👉Aqidah agama Islam :

📖HR Ibn abi syaida dalam kitabnya, abu daud dalam sunannya dan yang lain: Barangsiapa yang ridho dengan Allah sebagai Rabb, islam sebagai agamanya dan Muhammad sebagai rasulNya wajib baginya masuk syurga. 

📖HR Muslim dari abu sa’id al khudri (sa’ad bin malik bin tsinan) : “Hai abu said,  barangsiapa yang ridho Allah sebagai Rabb dan ridho islam sebagai agama dan ridho Muhammad sebagai nabinya wajib baginya masuk syurga”. Abu said terheran heran dan berkata : ” tolong ulangi kalimat itu ya Rasulullah ” kemudian Rasulullah mengulangi kalimat tersebut dan bersabda :” siapa yang berkeyakinan seperti itu wajib baginya untuk diangkat derajat nya di syurga 100 derajat yang mana satu derajat seperti jarak langit dan bumi”.  Abu said berkata :”Apa itu ya Rasulullah “. Rasulullah menjawab :” berjihad di jalan  Allah, berjihad di jalan Allah”. 

📝Pelajaran  : bahwa siapa yang ridho Allah sebagai Rabb dan ridho islam sebagai agama dan ridho Muhammad sebagai nabinya maka harus berjuang di jalan Allah. 

⚠Hadits ini menjelaskan tentang Al wala’ wal bara’. Loyalitas kepada Islam.

📌Mengobati penyakit di masyarakat tidak bisa diobati dengan masalah yang konditional sementara akar tidak diperbaiki. 

⚠Seorang muslim tidak akan menjalankan islam secara total jika aqidah dasar nya tidak paham. 
📒#1 Pengertian wala’ dan bara’

📌Al wala’ secara bahasa 

▪dari kata al muwalatu yang maknanya kecintaan. Kata ini sangat erat kaitannya dengan rasa cinta. 

▪dari kata maula maksudnya pemelihara, sang raja, pemimpin  pemberi nikmat,  pembebas, yang mencintai, yang dekat dst. 

📌Semuanya kembali kepada memberikan pembelaan, pertolongan. 

👉Sebagaimana makna Hadits : 

📖HR  : Barangsiapa yang menjadikan aku penolongnya (maula)  maka Ali yang akan aku tolong 

▪dari kata Al qurdhu wal qunu : kedekatan, akrab

📖Q.S Al Baqarah 257

 اللَّهُ وَلِيُّ الَّذِينَ آمَنُوا يُخْرِجُهُمْ مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ ۖ….. 

Allah Pelindung orang-orang yang beriman; Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan (kekafiran) kepada cahaya (iman)…. 

📌Al bara’ secara bahasa

▪maknanya melepaskan diri

▪mensucikan darinya

▪menjauhkan diri dari nya

📖 Q.S At taubah 1 

بَرَاءَةٌ مِنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ إِلَى الَّذِينَ عَاهَدْتُمْ مِنَ الْمُشْرِكِينَ

(Inilah pernyataan) pemutusan hubungan dari Allah dan Rasul-Nya (yang dihadapkan) kepada orang-orang musyrikin yang kamu (kaum muslimin) telah mengadakan perjanjian (dengan mereka)… 

▪memberikan peringatan bahwa hal itu tercela. 

📌Al wala’ secara istilah syariat

Rasa memberikan pertolongan, cinta, memuliakan, menghormati dan selalu bersama yang dicintainya baik secara lahir ataupun batin

📖 Q.S Al Baqarah 257

اللَّهُ وَلِيُّ الَّذِينَ آمَنُوا يُخْرِجُهُمْ مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ ۖ 

Allah Pelindung orang-orang yang beriman; Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan (kekafiran) kepada cahaya (iman)…. 

⚠Maka berbahaya jika seorang muslim berwali kepada kafir

📌Al bara’ secara istilah syariat Menjauh, berlepas diri, bermusuhan setelah memberikan peringatan yang keras. 

📝Orang wala’ dengan non muslim tidak bertentangan dengan berhubungan baik secara makhluk sosial ataupun Muamalah 
📓 Ibn Thaimiyah dalam kitabnya al Furqaan : rasa wala’ adalah kebalikan dari permusuhan dan sumber dari wala’ adalah rasa cinta mendekat.  Dan Sumber dari permusuhan adalah benci dan menjauh.  Kita wajib cinta dan mendekat dengan kaum muslimin dan kita wajib bermusuhan dan menjauh dengan non muslim baik secara jasmani atau rohani. Wali artinya adalah orang yang dekat. Dan dalil yang menjadi dasarnya adalah

📖HR: kenakan harta harta warisan kepada ahli warisnya yang masih tersisa itu kepada wali ( orang terdekat dari mayitny). 

⚠Konsekuensi dari wala’ kepada Allah dia harus mencintai apa yang dicintai Allah,membenci apa yang Allah benci,  memusuhi apa yang Allah musuhi.

📖Q.S  Al mumtahanah 1 

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا عَدُوِّي وَعَدُوَّكُمْ أَوْلِيَاءَ تُلْقُونَ إِلَيْهِمْ بِالْمَوَدَّةِ وَقَدْ كَفَرُوا بِمَا جَاءَكُمْ مِنَ الْحَقِّ يُخْرِجُونَ الرَّسُولَ وَإِيَّاكُمْ ۙ أَنْ تُؤْمِنُوا بِاللَّهِ رَبِّكُمْ إِنْ كُنْتُمْ خَرَجْتُمْ جِهَادًا فِي سَبِيلِي وَابْتِغَاءَ مَرْضَاتِي ۚ تُسِرُّونَ إِلَيْهِمْ بِالْمَوَدَّةِ وَأَنَا أَعْلَمُ بِمَا أَخْفَيْتُمْ وَمَا أَعْلَنْتُمْ ۚ وَمَنْ يَفْعَلْهُ مِنْكُمْ فَقَدْ ضَلَّ سَوَاءَ السَّبِيلِ

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil musuh-Ku dan musuhmu menjadi teman-teman setia yang kamu sampaikan kepada mereka (berita-berita Muhammad), karena rasa kasih sayang; padahal sesungguhnya mereka telah ingkar kepada kebenaran yang datang kepadamu, mereka mengusir Rasul dan (mengusir) kamu karena kamu beriman kepada Allah, Tuhanmu. Jika kamu benar-benar keluar untuk berjihad di jalan-Ku dan mencari keridhaan-Ku (janganlah kamu berbuat demikian). Kamu memberitahukan secara rahasia (berita-berita Muhammad) kepada mereka, karena rasa kasih sayang. Aku lebih mengetahui apa yang kamu sembunyikan dan apa yang kamu nyatakan. Dan barangsiapa di antara kamu yang melakukannya, maka sesungguhnya dia telah tersesat dari jalan yang lurus
###Ayat ini kepada orang orang beriman.  Maka kita lihat perkataan 📓 Ibn masud : jika disebutkan orang-orang beriman maka dengarkan baik baik karena pasti berisi perintah atau larangan. ##
📌Barangsiapa yang memusuhi wali wali Allah maka ia bermusuhan dengan Allah dan ditantang perang Allah

📖HR : Barangsiapa yang memusuhi dengan wali waliku maka Aku berperang padanya. 
📒#2 Seberapa penting Akidah wala’ dan bara’ bagi seorang muslim

▪# 1. Iman tidak akan pernah ada tanpa wala’ dan bara’

📖Al Maidah 81

وَلَوْ كَانُوا يُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالنَّبِيِّ وَمَا أُنْزِلَ إِلَيْهِ مَا اتَّخَذُوهُمْ أَوْلِيَاءَ وَلَٰكِنَّ كَثِيرًا مِنْهُمْ فَاسِقُونَ
Sekiranya mereka beriman kepada Allah, kepada Nabi (Musa) dan kepada apa yang diturunkan kepadanya (Nabi), niscaya mereka tidak akan mengambil orang-orang musyrikin itu menjadi penolong-penolong, tapi kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang fasik. 

📌Fasik itu adalah orang yang keluar dari islam. 

📓Syaikhul islam Ibn Thaimiyah : 

Ayat ini adalah kalimat syarat yang pasti ada jawabannya. Tidak akan terkumpul iman kepada orang yang menjadikan orang kafir sebagai wali. Siapa yang menjadikan orang kafir jadi wali maka ia tidak menjadikan iman wajib  dalam dirinya. 

▪Merealisikan Akidah ini berarti ini telah menancapkan pokok pokok keimanan dalam diri. 

📖HR At Thabrani dari abu dzar: Rasulullah bertanya ” Hai abu Dzar tahukah tali iman  yang paling kokoh?”. Abu Dzar menjawab : “Allah dan rasulNya lebih mengetahui”.  Rasulullah bersabda : “Sikap wala’ kepada Allah dan sikap benci dalam hak Allah sikap cinta dalam Allah dan sikap cinta dalam hak Allah”

📖HR Imam abu daud,  Tirmidzi dari Ibn abbas : siapa yang mencintai karena Allah, membenci karena Allah,  memberi karena Allah,  menahan karena Allah,  sungguh dia telah menyempurnakan imannya 

📌Akar dari Agama islam adalah rasa Cinta dan benci. Cinta kepada islam dan benci kepada selain islam

⚠Ingat kata benci bukan berarti memusuhi dan menebar teror, 

▪#3 dengan adanya Aqidah wala’ maka ia akan mendapatkan manisnya iman

📖HR Bukhari Muslim : 3 perkara yang siapa dalam dirinya ada 3 perkara itu maka ia akan merasakan manisnya iman. Hendaknya Allah dan rasulNya lebih ia cintai dibandingkan selainnya.  Dia mencintai seseorang tidak dicintainya kecuali Karena Allah.  Dan dia membenci ia masuk kedalam kekufuran seperti ia benci untuk diperosokkan kedalam neraka. 

▪#4 Kewajiban utama setiap muslim

📖HR : Seorang sahabat bertanya apakah pokok utama. Rasulullah menjawab :”kamu beribadah kepada Allah dan tidak mensyirikkannya. Sholat yang wajib.  Menunaikan zakat yang wajib.  Memberi nasehat kepada seorang muslim. Dan bara’ dengan yang kafir”

⚠Disini kata wala dan bara’ disandingkan dengan tauhid 

,tapi saking pentingnya. 
📒#3 Al Qur’an mengajari kita tentang wala’ dan bara’

▪Al Qur’an menekankan untuk bertauhid dan beriman kepada Allah semata dan kufur kepada thoughut. 

📖Al Baqarah 256

لَا إِكْرَاهَ فِي الدِّينِ ۖ قَدْ تَبَيَّنَ الرُّشْدُ مِنَ الْغَيِّ ۚ فَمَنْ يَكْفُرْ بِالطَّاغُوتِ وَيُؤْمِنْ بِاللَّهِ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقَىٰ لَا انْفِصَامَ لَهَا ۗ وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui

📖 Al Imran  101-102

وَكَيْفَ تَكْفُرُونَ وَأَنْتُمْ تُتْلَىٰ عَلَيْكُمْ آيَاتُ اللَّهِ وَفِيكُمْ رَسُولُهُ ۗ وَمَنْ يَعْتَصِمْ بِاللَّهِ فَقَدْ هُدِيَ إِلَىٰ صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ

Bagaimanakah kamu (sampai) menjadi kafir, padahal ayat-ayat Allah dibacakan kepada kamu, dan Rasul-Nya pun berada di tengah-tengah kamu? Barangsiapa yang berpegang teguh kepada (agama) Allah, maka sesungguhnya ia telah diberi petunjuk kepada jalan yang lurus. 

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ

Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam

📖Q.S Luqman  22

وَمَنْ يُسْلِمْ وَجْهَهُ إِلَى اللَّهِ وَهُوَ مُحْسِنٌ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقَىٰ ۗ وَإِلَى اللَّهِ عَاقِبَةُ الْأُمُورِ

Dan barangsiapa yang menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang dia orang yang berbuat kebaikan, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang kokoh. Dan hanya kepada Allah-lah kesudahan segala urusan
📒#4 Potret potret wala’ kepada kekafiran 

▪#1 

📓Disebutkan dalam kitab  Muhammad bin Abdul wahab : ridho/rela dengan kafirnya orang orang kafir, tidak mengkafirkan mereka, ragu terhadap kekafiran mereka,  membenarkan dari mahzab mazhab kekafiran. 

📌Sebagaimana orang-orang liberal yang menyampaikan semua agama sama masuk dalam hal ini. Pikiran mereka ini bertentangan dengan Al Qur’an bahwa Agama yang paling diridhoi Allah adalah Islam. 

📓Syaikhul Islam Ibn thaimiyah dalam kitabnya : adapun cinta hati dan bencinya dan keinginan cinta dan keinginan bencinya harus sempurna dan kokoh yang kekurangan dari rasa itu berarti mengurangi iman. 
▪#2 Menjadikan mereka sebagai wali secara umum 

📌Baik itu menjadikan mereka Sebagai penolong,  sebagai pembela  ataupun masuk kedalam agama mereka

📖Al Imran 28

لَا يَتَّخِذِ الْمُؤْمِنُونَ الْكَافِرِينَ أَوْلِيَاءَ مِنْ دُونِ الْمُؤْمِنِينَ ۖ وَمَنْ يَفْعَلْ ذَٰلِكَ فَلَيْسَ مِنَ اللَّهِ فِي شَيْءٍ إِلَّا أَنْ تَتَّقُوا مِنْهُمْ تُقَاةً ۗ وَيُحَذِّرُكُمُ اللَّهُ نَفْسَهُ ۗ وَإِلَى اللَّهِ الْمَصِيرُ

Janganlah orang-orang mukmin mengambil orang-orang kafir menjadi wali dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Barang siapa berbuat demikian, niscaya lepaslah ia dari pertolongan Allah, kecuali karena (siasat) memelihara diri dari sesuatu yang ditakuti dari mereka. Dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa)-Nya. Dan hanya kepada Allah kembali(mu).

⚠Larangan ini asal hukumnya adalah keharaman sehingga haram hukumnya mengambil orang-orang kafir menjadi wali. 

📓Ibn jarir ath thabari :  siapapun yang menjadikan orang kafir penolong, pembela mereka, wala’ kepada agama mereka dan menjauhi kaum muslimin maka mereka tidak mendapatkan Allah sedikitpun(Allah  berlepas darinya) . Dengan murtadnya dia dari agama dan masuk kepada kekafiran kecuali kalau seandainya di dalam kekuasaan mereka kalian takut kepada dirinya tapi dihati tetap membenci. 

📖Al Maidah 51

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا الْيَهُودَ وَالنَّصَارَىٰ أَوْلِيَاءَ ۘ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ ۚ وَمَنْ يَتَوَلَّهُمْ مِنْكُمْ فَإِنَّهُ مِنْهُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim. 

📓Imam Al mufasirin Ibn jarir ath thabari : siapa yang menjadikan kaum nasrani dan yahudi sebagai wali mereka dan meninggalkan kaum mukminin maka ia seperti mereka, seperti ahli agama mereka, karena seorang tidak lah ia berpaling kepada seseorang kecuali ia berpaling dan ridho dengan agamanya. Dan jika ia ridho kepadanya maka ia benci kepada yang telah dipalingkan(benci kepada islam) maka hukumnya seperti hukum mereka. 

📓 Imam Ibn Hazm:Telah sah bahwa maksud firman Allah ini adalah siapa yang berpaling dari orang beriman maka ia telah termasuk dari mereka. 
▪#3 Termasuk juga beriman kepada sebagian dari yang diyakini mereka atau berhukum dengan hukum mereka seutuhnya 

📖Q.S Annisa 51 

أَلَمْ تَرَ إِلَى الَّذِينَ أُوتُوا نَصِيبًا مِنَ الْكِتَابِ يُؤْمِنُونَ بِالْجِبْتِ وَالطَّاغُوتِ وَيَقُولُونَ لِلَّذِينَ كَفَرُوا هَٰؤُلَاءِ أَهْدَىٰ مِنَ الَّذِينَ آمَنُوا سَبِيلًا

Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang diberi bahagian dari Al kitab? Mereka percaya kepada jibt dan thaghut, dan mengatakan kepada orang-orang Kafir (musyrik Mekah), bahwa mereka itu lebih benar jalannya dari orang-orang yang beriman
▪#4 mencintai orang kafir dan bermesraan dengan mereka 

📖Al mujadilah 22 

لَا تَجِدُ قَوْمًا يُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ يُوَادُّونَ مَنْ حَادَّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَلَوْ كَانُوا آبَاءَهُمْ أَوْ أَبْنَاءَهُمْ أَوْ إِخْوَانَهُمْ أَوْ عَشِيرَتَهُمْ ۚ أُولَٰئِكَ كَتَبَ فِي قُلُوبِهِمُ الْإِيمَانَ وَأَيَّدَهُمْ بِرُوحٍ مِنْهُ ۖ وَيُدْخِلُهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا ۚ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ ۚ أُولَٰئِكَ حِزْبُ اللَّهِ ۚ أَلَا إِنَّ حِزْبَ اللَّهِ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

Kamu tak akan mendapati kaum yang beriman pada Allah dan hari akhirat, saling berkasih-sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, sekalipun orang-orang itu bapak-bapak, atau anak-anak atau saudara-saudara ataupun keluarga mereka. Mereka itulah orang-orang yang telah menanamkan keimanan dalam hati mereka dan menguatkan mereka dengan pertolongan yang datang daripada-Nya. Dan dimasukan-Nya mereka ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Allah ridha terhadap mereka, dan merekapun merasa puas terhadap (limpahan rahmat)-Nya. Mereka itulah golongan Allah. Ketahuilah, bahwa sesungguhnya hizbullah itu adalah golongan yang beruntung. 

📓Syaikhul Islam Ibn thaimiyah dalam kitab iman : Allah memberitahukan bahwa seorang beriman  ia tidak akan mencintai orang yang tidak mencintai Allah. Sesungguhnya seorang beriman  akan menafikkan untuk mencintai mereka sebagaimana 2 hal yang saling bertentangan. Jika ada iman  maka akan hilang rasa cinta kepada selainnya.  Jika ada seorang menjadikan  Wali orang kafir maka itu bukti nyata bahwa ia tidak menjadikan  iman  itu suatu yang wajib. 
▪#5 Bergabung dengan  mereka 

📌Meletakkan kepemimpinan itu bukan hanya untuk mengatur dunia kaum muslimin tapi juga akhirat nya.  Tidak terpisahkan 

📖Q.S Hud 113

وَلَا تَرْكَنُوا إِلَى الَّذِينَ ظَلَمُوا فَتَمَسَّكُمُ النَّارُ وَمَا لَكُمْ مِنْ دُونِ اللَّهِ مِنْ أَوْلِيَاءَ ثُمَّ لَا تُنْصَرُونَ

Dan janganlah kamu cenderung kepada orang-orang yang zalim yang menyebabkan kamu disentuh api neraka, dan sekali-kali kamu tiada mempunyai seorang penolongpun selain daripada Allah, kemudian kamu tidak akan diberi pertolongan. 

📓 Imam Al qurthubi : rukun hakikatnya adalah bersandar dan menjadikan pijakan dan cenderung kepadanya dan rela padanya.  Ayat ini adalah bukti nyata untuk menjauhi orang kafir dan ahli maksiat. Karena namanya pertemanan tidak akan timbul kecuali karena cinta. 

📓Imam qatadah : jangan kalian memiliki rasa cinta pada mereka 
▪#6 Berpura-pura  baik

📖Q.S  Al qalam 9

وَدُّوا لَوْ تُدْهِنُ فَيُدْهِنُونَ

Maka mereka menginginkan supaya kamu bersikap lunak lalu mereka bersikap lunak (pula kepadamu).
▪#7 Menjadikan mereka sebagai penasehat dan tidak orang beriman 

📖Q.S  Al Imran 118

هَا أَنْتُمْ أُولَاءِ تُحِبُّونَهُمْ وَلَا يُحِبُّونَكُمْ وَتُؤْمِنُونَ بِالْكِتَابِ كُلِّهِ وَإِذَا لَقُوكُمْ قَالُوا آمَنَّا وَإِذَا خَلَوْا عَضُّوا عَلَيْكُمُ الْأَنَامِلَ مِنَ الْغَيْظِ ۚ قُلْ مُوتُوا بِغَيْظِكُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ بِذَاتِ الصُّدُورِ

Beginilah kamu, kamu menyukai mereka, padahal mereka tidak menyukai kamu, dan kamu beriman kepada kitab-kitab semuanya. Apabila mereka menjumpai kamu, mereka berkata “Kami beriman”, dan apabila mereka menyendiri, mereka menggigit ujung jari antaran marah bercampur benci terhadap kamu. Katakanlah (kepada mereka): “Matilah kamu karena kemarahanmu itu”. Sesungguhnya Allah mengetahui segala isi hati.
▪#8 Mentaati saran mereka

📖Q.S  Al Kahfi 28

وَاصْبِرْ نَفْسَكَ مَعَ الَّذِينَ يَدْعُونَ رَبَّهُمْ بِالْغَدَاةِ وَالْعَشِيِّ يُرِيدُونَ وَجْهَهُ ۖ وَلَا تَعْدُ عَيْنَاكَ عَنْهُمْ تُرِيدُ زِينَةَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا ۖ وَلَا تُطِعْ مَنْ أَغْفَلْنَا قَلْبَهُ عَنْ ذِكْرِنَا وَاتَّبَعَ هَوَاهُ وَكَانَ أَمْرُهُ فُرُطًا

Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan dunia ini; dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingati Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas.
▪#9 Duduk bersama mereka tatkala mereka menghina ayat-ayat Allah

📖Q.S  Annisa 140

وَقَدْ نَزَّلَ عَلَيْكُمْ فِي الْكِتَابِ أَنْ إِذَا سَمِعْتُمْ آيَاتِ اللَّهِ يُكْفَرُ بِهَا وَيُسْتَهْزَأُ بِهَا فَلَا تَقْعُدُوا مَعَهُمْ حَتَّىٰ يَخُوضُوا فِي حَدِيثٍ غَيْرِهِ ۚ إِنَّكُمْ إِذًا مِثْلُهُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ جَامِعُ الْمُنَافِقِينَ وَالْكَافِرِينَ فِي جَهَنَّمَ جَمِيعًا

Dan sungguh Allah telah menurunkan kekuatan kepada kamu di dalam Al Quran bahwa apabila kamu mendengar ayat-ayat Allah diingkari dan diperolok-olokkan (oleh orang-orang kafir), maka janganlah kamu duduk beserta mereka, sehingga mereka memasuki pembicaraan yang lain. Karena sesungguhnya (kalau kamu berbuat demikian), tentulah kamu serupa dengan mereka. Sesungguhnya Allah akan mengumpulkan semua orang-orang munafik dan orang-orang kafir di dalam Jahannam
▪#10 Menjadikan mereka pemegang wewenang mengatur kaum mukminin 

📖Q.S Al Maidah 51

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا الْيَهُودَ وَالنَّصَارَىٰ أَوْلِيَاءَ ۘ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ ۚ وَمَنْ يَتَوَلَّهُمْ مِنْكُمْ فَإِنَّهُ مِنْهُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim
▪#11 Menjadikan mereka pemegang amanah padahal mereka telah menghianati Allah

📖Q.S Al Imran 75

وَمِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ مَنْ إِنْ تَأْمَنْهُ بِقِنْطَارٍ يُؤَدِّهِ إِلَيْكَ وَمِنْهُمْ مَنْ إِنْ تَأْمَنْهُ بِدِينَارٍ لَا يُؤَدِّهِ إِلَيْكَ إِلَّا مَا دُمْتَ عَلَيْهِ قَائِمًا ۗ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ قَالُوا لَيْسَ عَلَيْنَا فِي الْأُمِّيِّينَ سَبِيلٌ وَيَقُولُونَ عَلَى اللَّهِ الْكَذِبَ وَهُمْ يَعْلَمُونَ

Di antara Ahli kitab ada orang yang jika kamu mempercayakan kepadanya harta yang banyak, dikembalikannya kepadamu; dan di antara mereka ada orang yang jika kamu mempercayakan kepadanya satu dinar, tidak dikembalikannya kepadamu kecuali jika kamu selalu menagihnya. Yang demikian itu lantaran mereka mengatakan: “tidak ada dosa bagi kami terhadap orang-orang ummi. Mereka berkata dusta terhadap Allah, padahal mereka mengetahui
📒 Bantahan terhadap orang orang yang membolehkan 

▪#1 Tugas menjadi pemimpin kaum muslimin adalah menegakkan syariat Allah, meninggikan kalimat Allah dan mengatur agama dan dunia kaum muslimin. 

📌Kemimpinan dalam islam itu adalah pergantian kenabian. Maka kepemimpinan dalam islam itu adalah gantinya. 

📓Al mawardi : kepemimpinan itu diletakkan untuk melanjutkan tugas kenabian menjaga agama dan mengatur urusan dunia kaum mukminin. Dan menegakkan nya bagi siapa yang ada di dalam umat. 

📓Syaikhul Islam Ibn thaimiyah dalam kitabnya : yang dimaksudkan kewajiban kepada orang yang memegang wewenang adalah memperbaiki agama makhluk yang mana jika tidak ada agama di dalam kaum mukminin maka akan tidak berguna dunianya dan dengan agama itu akan tegak dengannya. 

▪#2 Nash Nash syar’i menunjukkan bahwa kepemimpinan tidak akan bisa diberikan kepada orang kafir dari mulai awalnya 

📌Didalam negara islam jika seseorang dijadikan  pemimpin kemudian  dia kufur dengan kekufuran yang nyata maka harus diganti dengan muslim yang lain. 

📖An Nisa 141

الَّذِينَ يَتَرَبَّصُونَ بِكُمْ فَإِنْ كَانَ لَكُمْ فَتْحٌ مِنَ اللَّهِ قَالُوا أَلَمْ نَكُنْ مَعَكُمْ وَإِنْ كَانَ لِلْكَافِرِينَ نَصِيبٌ قَالُوا أَلَمْ نَسْتَحْوِذْ عَلَيْكُمْ وَنَمْنَعْكُمْ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ ۚ فَاللَّهُ يَحْكُمُ بَيْنَكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۗ وَلَنْ يَجْعَلَ اللَّهُ لِلْكَافِرِينَ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ سَبِيلًا

(yaitu) orang-orang yang menunggu-nunggu (peristiwa) yang akan terjadi pada dirimu (hai orang-orang mukmin). Maka jika terjadi bagimu kemenangan dari Allah mereka berkata: “Bukankah kami (turut berperang) beserta kamu?” Dan jika orang-orang kafir mendapat keberuntungan (kemenangan) mereka berkata: “Bukankah kami turut memenangkanmu, dan membela kamu dari orang-orang mukmin?” Maka Allah akan memberi keputusan di antara kamu di hari kiamat dan Allah sekali-kali tidak akan memberi jalan kepada orang-orang kafir untuk memusnahkan orang-orang yang beriman

📓Al qhodiiyah : Sesungguhnya Allah tidak menjadikan diatas orang kafir jalan. Jika ada jalan berarti bertentangan dengan syariat 

📖An Nisa 59

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنْكُمْ….. 

Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu…… 

📓Ulama : wali Amr wajib dari kaum mukminin karena redaksi ayat awal adalah hai orang-orang yang beriman 

▪#3 Ijma para ulama bahwa syarat islam adalah syarat untuk menjadi pemimpin kaum muslimin 

📓Imam an Nawawi : Para ulama bersepakat bahwa kepemimpinan tidak akan terjadi pada seorang kafir. Jika seandainya terjadi pemimpinnya kufur dengan kufur yang nyata maka harus digantikan dan juga termasuk didalamnya pendirian sholat. 

📓Ibnul Mundzir yang dinukilkan Ibn qayyim : para ulama yang telah diketahui ilmunya sepakat kafir tidak ada pemimpin atas mereka sama sekali 

📓Ibn Hazm : para ulama bersepakat pemimpin tidak boleh untuk seorang perempuan,  seorang kafir dan seorang anak kecil. 
📝Benci dan cinta itu masalah hati. Sedangkan berbuat baik kepada orang-orang Kafir itu bentuk cinta kepada Allah karena Allah perintahkan untuk berbuat baik kepada mereka dan syariat islam mengajarkannya dan juga untuk mendakwahkan islam sebagaimana Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam menjenguk tetangga beliau yang non muslim kemudian mendakwahinya. 

Tapi benci kita adalah kepada Aqidah mereka yang tidak beriman kepada Allah. 

@oelpha_hasana 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s