Resume Kajian

Layangan Putus 

​📚 The Rabbanian “Layangan Putus” 

Ust Subhan Bawazier

Rabu, 5 Muharram 1438H 

Masjid Agung Al Azhar 
📂 Materi 

👉 Layangan Putus yang dimaksud disini adalah orang yang keasyikan main Layangan tapi tidak sadar kemudian putus. 

⚠Hidup ini pasti ada akhir dan batas

📖Q.S :Setiap yang bernyawa pasti akan mati

📌Umur yang singkat itu bukan berarti amalan kita singkat 

📖 Bagaimana orang sampai kepada tujuan kalau tidak ada usaha berjalan. 

⚠Barang dagangan Allah itu mahal, yaitu Syurga

📌Kita memang berusaha untuk menjemput rezeki. Tapi orang itu harus berilmu sebelum beramal karena akan membuat warna yang beda pada rezeki kita nanti. 

👉Efek nya mungkin tidak cepat tapi pasti, bisa saja kepada keturunan kita nanti

📖Setiap daging yang tumbuh dari yang haram neraka lebih berhak. 

⚠Beribadah tidak boleh hanya untuk kebutuhan dunia. 

👉 orang terlihat ada di atas angin, akan tetapi salah meletakkan rezeki sehingga melayang tanpa arahan karena putus.  Kemaksiatan senantiasa ia nikmati. Hartanya ia nafkahkan di jalan yang salah

📌Dunia tidak akan membuat diri mulia karena terperdaya dengan kesenangan yang semu. Akan tetapi kosong jiwanya.  Berbeda dengan orang yang menafkahkan di jalan yang benar,  hidupnya tenang. 

⚠Kemuliaan akan di dapatkan dalam kehidupan selama ia berjalan di dalam relasi tersebut. 

👉Mereka tidak akan sedih dengan ujian.

⚠Dimata Allah tidak perduli harta kita tapi apa yang ada di dalam hatinya. 

👉Warisan yang paling baik ketika kita meninggal adalah kebaikan yang kita nafkahkan bukan harta yang tidak manfaat

📖HR : Bentuk kebaikan dari keislaman seseorang itu adalah ketika ia meninggalkan apa yang tidak bermanfaat baginya. 

📝Kita lihat Rasulullah,  sahabat sahabat Rasulullah, orang soleh,  mereka wafat tapi tak ada suatu apapun warisannya yang tidak manfaat. Mereka wariskan ilmu. Bukan tumpukan tumpukan harta benda. 

⚠Ingat semua yang kita punya dan pernah kita beli pasti akan Allah tanya di akhirat. 

📌Jangan jadi orang yang tertipu dengan ujian dan diatur dengan perasaannya sendiri. 

📝 Seseorang itu ketika diuji dengan kesedihan Allah buat dia beribadah kepada Allah dan semakin dekat dengan Allah. Tapi ketika diuji kebahagiaan dia malah jauh dari Allah dan tidak menyadari nya. 

⚠Ingat Hidup itu mauNya Allah bukan maunya kita. Karena semua ujian itu adalah untuk kebaikan kita. 

⚠Tidaklah suatu ujian datang kecuali untuk membuat hatimu tenteram. Dan ujian untuk mengetahui kelas dia di hadapan Allah karena yang diuji hanya orang yang beriman.  Tapi kebanyakan kita tidak paham telah disayang Allah dengan ujian. 

⚠Ingat semua yang kau punya adalah titipan dan ini masalah amanah.  

⚠Kadang orang berkhusnudzon dengan dalil “semua karena atas izin Allah”  atas maksiat yang dia lakukan. Ini tidak benar. Justru ini ujian apakah kita mau menjadi Layangan Putus yang asyik saja bermaksiat atau dengan ketaatan. 

👉Stabilkan iman kita.  Sampai kapanpun jika iman stabil pada diri seseorang Allah pasti akan buka keberkahan dari langit. 

📖HR : Jaga Allah kau akan dapatkan Allah dimanapun kau berada.

📝 Umat-umat sebelum umat Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam Allah turunkan adzab atas maksiat yang mereka lakukan. 

Begitu juga contoh contoh pada setiap perputaran zaman orang orang yang seperti itu. 

📝 Ketika kita melihat orang bermaksiat terlihat bahagia padahal itu kesenangan yang semu.  Padahal dalam setiap kemaksiatan dirinya sendiri akan merasakan kesemuan itu.  Kebahagiaan itu adalah ketika kita berharap wajah Allah. 

👉Orang yang suka bermaksiat itu ilmu akan susah masuk dan diterimanya.

📚Imam syafii: ilmu itu adalah cahaya Allah dan cahaya Allah itu tidak akan diberikan kepada ahli maksiat

📖Allah itu baik dan hanya menerima kebaikan

📝Misal kita masukkan  anak kita di pesantren tapi dari uang haram. Dampaknya akan tidak berkah ilmu anak tersebut.  

⚠Mungkin kelihatannya dia hafal Hadits,  Al Qur’an dan memahaminya tapi memahami dengan cara yang salah. 
📂 Tanya Jawab

📜 Bekerja di showroom mobil mewah dan atasannya itu di duga join dengan mafia. Tapi dalam ibadah tidak dihalang halangi dan bebas. Bisnisnya juga halal. 

▪Bisnis bahkan dengan orang kafir pun tidak masalah kecuali kita benar benar tahu memang haram pendapatnya.  

▪Rasulullah mencontohkan bahwa bisnis dengan kafirpun boleh asal akadnya jelas. 

▪Jika jelas memang uangnya untuk perusahaan haram bukan syubhat maka haram. Maka jika syubhat masih tidak masalah. 
📜Mau berbisnis dengan orang yang kita tahu pendapatannya dari uang haram. 

▪Kalau sudah jelas itu sudah barang haram maka tetap haram. 
📜Ustadz bagaimana jadi orang yang terasing tapi tetap asyik dipergaulan 

▪Orang yang beriman yang baik dan mampu bergaul dengan  orang yang kurang baik imannya maka itu yang lebih baik (Tapi jika tidak mampu jangan)
📜Ketika sudah taubat bagaimana agar kita tidak lagi mendapatkan balasan dari Allah atas maksiat yang

▪📖HR : Orang yang bertaubat dari dosanya itu seperti tidak pernah berbuat dosanya sama sekali. 

▪Harus dengan taubat nasuha. Meninggalkan maksiat itu,  senantiasa menangisi dan menyesali dosanya. Dan taubat nasuha itu butuh Istiqomah maka teruslah memperbanyak teman teman yang soleh. 

▪Kita lihat sahabat Rasulullah pun dulu memiliki dosa besar tapi Allah janjian syurga. 
📜 Bukankah menjadi kontradiksi jika kita harus memegang erat agama ini tapi di sisi lain kita tidak boleh meninggalkan teman yang belum mendapatkan hidayah dan pemahaman seperti kita. 

▪📖 HR :Ada 3 karakter penghuni syurga mudah akrab,  menghidupkan suasana. 

▪Jangan salah paham bahwa karena agama kita menjadi kaku.  Karena dengan agama ini menjadikan kita lebih indah dan justru harus lebih mewarnai. 

▪Islam itu menjadikan kita yang apa adanya.  Ajak orang dengan baik dan hikmah, biarkan ilmu yang memahamkan. 

▪Akan tetapi, ini jika mampu.  Jika tidak jangan, meninggalkan sesuatu yang buruk itu lebih baik daripada melaksanakan sebuah kewajiban. 
📂Kesimpulan 

Jangan sampai kita jadi  Layangan Putus jangan pernah merasa nyaman dengan maksiat yang kita lakukan Karena keburukan akan kita rasakan kedepannya
@oelpha_hasana 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s