Resume Kajian

#2 Kajian Rutin : Kitab Arba’in An Nawawi

📗#2 Kitab Arbain An Nawawi
“Tergantung Niat Part #2”
Ust Abu Yahya Badrussalam
Sabtu, 3 Jumadil Akhir  1437H

📑Materi
📔Syarat sah niat :
🔸#1 Islam
》Maka, jika orang kafir tidak sah
📖Q.S :  Agama yang diterima di sisi Allah hanya Islam
📖HR :Siapa yang mencari agama selain islam tidak akan diterima
🔸#2 Tamyiz
》Usia yang dapat membedakan (mumayiz)
👉Terjadi perbedaan ulama kapan mumayiz :
▶Imam Syafi’ i = 7 tahun . Dengan dalil :
📖HR : Perintahkan anak kalian untuk sholat umur 7 tahun
》Yang mumayiz setelah dan sebelum 7 tahun itu jarang, rata rata usia 7 tahun.
》Sedangkan, hukum ini didasarkan pada yang sering bukan   yang jarang maka mumayiz 7 tahun
▶Sebagian ulama , mumayiz itu tidak bisa dipatok
✏Anak usia 8 tahun haji, dia baliqh usia 18 tahun . Apakah perlu haji lagi?
📖HR : Apabila anak kecil haji sebelum baliqh maka ia wajib haji lagi
⚠Beda syarat niat dan syarat ibadah ( dalam ibadah ada syarat baliqh)
🔸#3 Berilmu tentang apa yang ia niatkan
》Dia tau apa yang menjadi ibadahnya sunnah apakah wajib.
📩Syaikh utsaimin : sebelum kita ibadah wajib mengetahui ilmunya.
》Agar tidak salah dalam niat
🔸#4 Antara niat dan yang diniatkan tidak saling meniadakan
✏Cth : ada wanita mau sholat subuh tapi teryata haidh   ( maka tidak sah).
✏Cth : orang niat puasa kemudian dia niat batal ( maka batal)
🔸#5 Niat itu letaknya berada di awal amal
》Jangan niat ditengah
》Dalilnya hadits ini (innamal ‘amalu bin niyat)
📩Ulama mengatakan : kecuali puasa sunnah boleh dipagi niatnya.
🔸#6 Niat tidak boleh diputuskan di tengah jalan
✏Cth : ada orang  jam 11 malam ketiduran, bangun jam 4 sore . Belum sholat niatnya sholat ashar, dia lupa belum sholat dhuhur ditengah merubah niatnya maka tidak sah ( sehingga sholatnya dua duanya tidak sah..sholat ashar diputus, sholat dhuhurnya niat ditengah). Maka, batalkan dan sholat dari awal.
🔸#7 Persekutuan dalam niat
》Setiap amal yang tidak bisa digantikan dengan yang lain tidak boleh di sekutukan.
✏Contoh : sholat 5 waktu karena waktunya masing masing .
✏Contoh lain :
》sholat wudhu, sholat qobliyah, sholat wudhu.
📩Ibn hazm : Mengatakan tidak boleh
📩Jumhur ulama : boleh, tapi harus 1 level sama2  sunnah dan bukan dalam rangka mengqodho.
📩Ibn qudamah : diqiyaskan kentut 10kali, buang air kecil 5x, buang air besar 1 kali. Maka, wudhunya sekali saja, dan  boleh. Sehingga, ini boleh.
👉Syaikh mahsyur berkata ttg hadits
📖HR : Apabila kalian ingin melakukan perbuatan hendaklah kalian sholat 2 rakaat selain sholat fardhu.
》Maka berarti sholat sunnah bisa digabungkan, sholat istikharah bisa digabungkan dengan yang lain.

📔Hubungan dengan  yang lainnya
🍁Hubungan niat dengan  pahala dan dosa
🔸Pahala
👉Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan :
▫Kita tidak  akan mendapat pahala kecuali dengan niat
▫Orang yang berniat untuk berbuat baik tidak lepas dari dua keadaan :
▪1 Jadi mengamalkan niat tersebut.
📖HR : siapa yang berniat  berbuat baik dan mengamalkannya maka Allah tuliskan 10 sampai 700 kali lipat pahalanya.
》Sehingga, pahala orang itu berbeda-beda karena ada faktor yang berbeda  beda ( ikhlas, keiamanan, keadaan dst)
✏Bahkan ada pahala yang dicatat pahalanya  lebih dari 700.
📖HR : Orang sabar itu akan diberikan pahala tanpa batas
▪2 Tidak jadi mengamalkan niat tersebut.
👉Ada beberapa keadaan :
#1 Meninggalkan  bukan karena  udzur
》Orang yang meninggalkan tanpa udzur maka dapat pahala 1
📖HR : Siapa yang berniat untuk berbuat baik tapi tidak jadi mengamalkannya  maka Allah menuliskannya 1 kebaikan.
》Sehingga, sebatas niat saja itu pahala satu.
📩Ulama : niat seseorang itu lebih baik dari amalnya. Karena dengan niat tidak melakukan apa apa saja dapat pahala.
📩Ibn qudamah : hendaknya seorang  hamba itu memperbanyak niat.
#2 Meninggalkan karena ada udzur
👉Ada dua keadaan :
●1. Punya kebiasaan
》Maka pahalanya sempurna, ditulis seperti dia mengamalkannya.
📖HR : Apabila seorang hamba sakit atau bersafar maka ia tuliskan untuk dia pahalanya sama ketika dia tidak sakit dan tidak bersafar 
⚠Itulah kenapa Rasululullah memerintahkan untuk membiasakan ibadah.
●2. Tidak punya kebisaan
》Sebagian mendapat satu, sebagian mendapat pertengahan antara satu dan pahala sempurna
🔸Dosa
👉ada beberapa yang perlu diperhatikan
▫Seseorang  tidak akan mendapatkan dosa kecuali dengan niat.
✏Cth : dia haus ambil air, minum ternyata itu khmar dan dia mabuk, maka dia tidak dosa.
✏Cth sebaliknya : dia ingin mabuk tapi ternyata yang diminum air putih maka dia dosa.
▫Orang yang niat dosa tidak lepas dari dua keadaan :
▪1. Jadi melakukan dosa
》Dosanya ditulis satu tapi besarnya tergantung besar kecilnya dosa.
》Tapi jangan meremehkan dosa kecil
📩 Ibn qudamah mengatakan :  dosa kecil itu bisa menjadi dosa besar dengan 3 hal :
a. Kalo mengamalkan dosa kecil itu dengan meremehkannya.
b. Kita melakukannya terus menerus
c. Yang melakukan dosa itu orang terpandang yang dijadikan tauladan oleh manusia.
》Besar dosa itu bisa berubah juga tergantung tempat dan keadaan.
✏Cth : melihat wanita non mahram di tanah haram . Dosa disana dilipat gandakan 100 ribu kali lipat dari bukan di tanah haram. Sebagaimana pula pahala.
✏Cth : dosa dilakukan di waktu waktu mulia
📖Q.S : sesungguhnya itu jumlah bulan ada 13 bulan. Diantaranya 4 bulan haram. Itulah agama Alalh yang lurus janganlah kalian berbhat dzalim di bulan tersebut.
⚠Berbuat dzalim  itu dilarang tapi jika dilakukan di bulan haram dosa akan dilipat gandakan. ( bulan Dzulqo’dah,Dzulhijah
Muharram,Rajab)
⚠Begitu juga di bulan mulia ramadhan.
⚠Begitu juga di waktu mulia lain yang amalan sholeh dilipat gandakan hari jum’at, waktu ashar, sepertiga malam terakhir.

▪2. Tidak jadi melakukan dosa 
●# Karena Allah
》Dapat pahala satu
●# Bukan karena Allah
¤Jika tanpa usaha apa apa
📖HR : Sesungguhnya  Allah memaafkan kesalahan yang dilakukan umatku ketika dia ada di hatinya tapi tidak di ucapkan
¤Jika sudah usaha untuk melakukan dosa.
📖HR : Rasulullah bersabda : “Apabila dua muslim bertengkar dengan pedangnya maka yang membunuh dan yang dibunub dua duanya di neraka” . Para sahabat berkata : “Yang membunuh memang di neraka, tapi bagiamana dengan yang dibunuh ya Rasulullah?” Rasulullah berkata : “karena dia sudah berniat kuat membunuh temannya”
🍁Hubungan niat dengan halal dan haraam
🔸Halal
》Yang halal bisa berubah menjadi mubah, sunnah, wajib, makruh ,haram.
▫Jadi wajib : apa apa yang tidak sempurna dengan melakukan perbuatan  maka itu menjadi wajib.
✏Cth : perempuan wajib menutup aurat maka membeli baju untuk menutup aurat menjadi wajib
✏Cth : menuntut ilmu sempurna dengan beli buku maka beli buku menjadi wajib
▫Jadi sunnah :apa apa yang tidak sempurna sebuah perbuatan sempurna kecuali dengan melakukan perbuatan  maka ia menjdi sunnah
✏Pakai peci saat sholat itu sunnah tidak mungkin pakai peci tanpa beli maka membeli peci hukumnya sunnah
✏Memakai siwak hukumnya sunnah , maka beli siwak sunnah.
▫Jadi makruh : kalau wasilah untuk  yang makruh
▫Jadi haram : kalau wasilah untuk yang haram 
🔸Haram
⚠Sesuatu yang haram tidak berubah menjadi halal karena niat.
✏Orang mencuri untuk memberi fakir miskin maka tidak membuat mencuri jadi halal
✏Orang  korupsi untuk membangun masjid ini korupsi tidak
👉Haram bisa jadi halal kalau darurat : bangkai jadi halal jika tidak ada makanan lagi .

📑Tanya Jawab
💬Puasa ramadhan batal 1 kali. kita qodho di hari senin di bulan syawal. Apakah dapat pahala senin ama syawal
🔹Ibadah qodho ( wajib) tidak bisa digabung dengan  sunnah seperti senin dan syawal .
💬Kalau wudhu yang berjenggot diapakan ust?
🔹disela selai kalau tebal
💬Ketika sholawat kemudian ada yang salam. Lebih utama mana melanjutkan sholawat apa jawab salam?
🔹Boleh menjawab salam dahulu, boleh juga meneruskan sholawat  dulu agar tidak terputus.
🔹Kalau baca al qur’an kemudian adzan maka jawab adzan dulu.
Adzan : Dzikir muqoyyat ( terikat waktu)
Baca qur’an : Dzikir mutlak ( tidak terikat waktu)
⚠Kaidahnya : Jika bertabrakan antara dzikir mutlak dan muqoyyat maka dahulukan muqoyyat

💬Apa bedanya dengan niat dan nadzar?
🔹Niat itu adalah keinginaan yang kuat untuk melakukan perbuatam. Sedangkan, Nadzar itu mewajibkan sunnah.
▶Nadzar itu ada dua :
1. Nadzar terpuji jika nadzarnya  karena  Allah
✏Cth : saya bernadzar untuk puasa 3 hari tiap bulan.
👉Ini yang dimaksud dalam surah  berikut :
📖Q.S Al insan : mereka senantiasa melakukan nadzarnya
2. Nadzar tidak terpuji ( tercela) jika nadzarnya  jika diberi nikmat oleh Allah.
✏Cth : bernadzar untuk puasa jika mendapat sesuatu dunia

💬Ujub dan sum’ah setelah beramal kemudian bertaubat apakah amalnya pahalanya kembali.
🔹Tidak, harus beramal lagi.

💬Apa yang membuat doa doa seorang hamba tidak dikabulkan
🔹Minta tergesa2 dikabulkan
🔹Ketika berdoa hati kita lalai
📖HR :  Allah tidak akan menerima doa orang yang lalai
🔹makanan yang haraam
⚠Ada orang yang kerja di riba kemudian doa dikabulkan, maka ini Istidraj.

💬Kenapa harus manhaj salaf ust?
🔹Salaf itu adalah generasi utama
📩Imam ghazali : salaf adalah sahabat
📩Imam baijuri : salaf adalah 3 generasi  yang diutamaan sahabat, tabi’in, tabi’ut tabi’in
🔹Maka mengikuti Rasululah dan sahabat adalah wajib dan ini yang diperintahkan Allah
🔹Kita harus tau makna salaf itu apa .
📖HR : Sebaik baik manusia adalah generasiku kemudian setelahnya kemudian setelahnya.
🔹Jika ada orang  yang mengatakan tidak mengikuti salaf musti ditanya “salaf” maksudnya apa.

@oelpha_hasana

image

Advertisements

2 thoughts on “#2 Kajian Rutin : Kitab Arba’in An Nawawi”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s