Tersenyumlah, Wahai Hati yang menangis

📝 *Tersenyumlah, Duhai Hati Yang menangis*
Ust Najmi Umar bin abi bakr
Ahad, 03 Dzulqo’dah 1439H
Masjid Nurul Iman Blok M Square

📒Materi

Bagaimana menyikapi ujian dan cobaan yang menimpa kita di kehidupan. Dan ini tidak akan pernah lepas, karena itu takdir Allâh azza wa jalla. Dan ini pasti ada.

📖Q.S Al Ankabut 2

أَحَسِبَ النَّاسُ أَنْ يُتْرَكُوا أَنْ يَقُولُوا آمَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُونَ

Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan hanya dengan mengatakan, “Kami telah beriman,” dan mereka tidak diuji?

📝 *Jenis jenis musibah*
◾Musibah yang menimpa orang beriman namanya ujian
◾Musibah yang menimpa orang munafiqun namanya teguran/ peringatan
◾Musibah yang menimpa orang kafir namanya hukuman sementara atas kekufuran kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

⚠Selama kita masih di dunia akan diberikan ujian dan masalah tergantung tingkat iman

📖HR : manusia yang paling berat ujiannya adalah para nabi, kemudian orang-orang sholeh setelahnya, sesuai dengan kadar agamanya. Jika agamanya kuat maka makin keras ujiannya. Jika agamanya lemah maka ujiannya diringankan darinya.

➡Orang yang tidak beriman tidak berilmu maka ujian dia hadapi dengan yang dilarang Allâh.

➡Orang yang tahu hakikat dunia bahwa dunia adalah tempatnya. Semakin Kita mendekat kepada Allah, Allah akan memberikan ujian kepada Kita dan Allah tahu kadar kesanggupan kita dalam menghadapi ujian.

📖Q.S Al Baqarah 286

لَا يُكَلِّفُ ٱللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا ۚ….

Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya….

⚠Yang menjadi masalah bukan masalah *tidak ada masalah dalam masalah* yang menjadi masalah adalah bagaimana kita menyikapi masalah tersebut. Karena masalah itu pasti ada.

➡Masalah apapun dihadapi dengan ikhlas, sabar, khusnudzon kepada Allah maka mereka akan mendapat dampak yang luar biasa.

➡Mohonlah pertolongan kepada Allah dengan sabar dan sholat

📖Q.S Al Baqarah 153

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ اسْتَعِينُواْ بِالصَّبْرِ وَالصَّلاَةِ إِنَّ اللّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ

“Hai orang-orang yang beriman, mintalah pertolongan kepada Allah dengan sabar dan shalat sebagai penolongmu, Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar”

🌿 Dalam musibah jika kita hadapi dengan cara benar kita akan mendapatkan :

◾1.Diampuni dosa dosany

📖HR : senantiasa ujian dan cobaan akan ditimpakan kepada seorang mukmin dan mukminat baik itu pada dirinya, anaknya dan hartanya sampai ia bertemu dengan Allah tanpa membawa dosa sedikitpun.

➡Mengapa 3 hal ini ❓karena 3 hal ini yang paling kita cintai.

➡Kita wajib mengistighfarkan istighfar kita yang dusta. Taubat dari taubat.

⚠Tidak cukup dengan istighfar maka Allah gugurkan dosa kita dengan musibah dan ujian.

📖HR : Sesungguhnya jika aku memberikan ujian kepada HambaKu yang mukmin kemudian ia memujiKu maka ia akan bangkit dari tempat tidurnya seperti hari disaat ia dilahirkan ibunya (bersih) dari kesalahan kesalahan.

📓Ulama salaf : kalau seandainya tidak ada musibah dan ujian ujian kepada kami niscaya kami akan bangkrut di hari kiamat.

◾2. Semakin Dicintai Allâh

📖HR : sesungguhnya besarnya pahala sesuai dengan besarnya cobaan. Apabila Allah mencintai suatu kaum niscaya Allah akan menguji mereka. Oleh karena itu, barangsiapa yang ridho maka baginya keridhaan Allah. Dan barangsiapa yang tidak ridho maka baginya kemurkaan Allah

◾3 Ditinggikan derajat

📖HR : Sesungguhnya seorang hamba jika ditetapkan oleh Allâh suatu kedudukan baginya yang tidka bisa dicapai dengan amal amal yang dia lakukan. Maka Allah memberikan baginya ujian pada tubuhnya, hartanya, anaknya kemudian ia bersabar atas ujian tersebut. Hingga Allah menyampaikan baginya kedudukan yang telah Allah tetapkan.

📄Sabar : artinya menahan,sabar di hati (khusnudzon kepada Allah) , sabar di lisan (tidak mengucapkan kalimat kalimat kotor) dan sabar di badan (tidak melakukan perbuatan yang menggugurkan pahala, seperti meratap)

◾4. Mendapatkan Syurga

📖HR Qudsi : Wahai anak Adam jika engkau bersabar dan ikhlas saat tertimpa musibah maka Aku pun tidak meridhoi bagimu kecuali syurga

⚠Modal utama hidup di dunia adalah SABAR

◾5. Keselamatan dari api neraka

📖HR Qudsi : berikan kabar gembira, penyakit itu adalah apiKu yang Aku Timpakan kepada HambaKu mukmin dunia agar ia selamat dari api Neraka pada hari akhir nanti

◾6. Mendapatkan kebaiakan

📖HR : Barangsiapa yang Allah kehendaki kebaikan maka Allah akan Timpakan ujian dan musibah baginya di dunia

⚠Musibah apapun yang menimpa kita itu semua pasti izin Allah, pasti baik bagi Kita.

◾789 Mendapatkan Keberkahan, Rahmat dan Petunjuk

📖Q.S Al Baqarah 157

أُولَٰئِكَ عَلَيْهِمْ صَلَوَاتٌ مِنْ رَبِّهِمْ وَرَحْمَةٌ ۖ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُهْتَدُونَ

Mereka itulah yang memperoleh ampunan dan rahmat dari Tuhannya, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.

◾10 Mendapatkan Pahala Tanpa Batas

📖Q.S AZ Zumar 10

قُلْ يَا عِبَادِ الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا رَبَّكُمْ ۚ لِلَّذِينَ أَحْسَنُوا فِي هَٰذِهِ الدُّنْيَا حَسَنَةٌ ۗ وَأَرْضُ اللَّهِ وَاسِعَةٌ ۗ إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ

Katakanlah (Muhammad), “Wahai hamba-hamba-Ku yang beriman! Bertakwalah kepada Tuhanmu.” Bagi orang-orang yang berbuat baik di dunia ini akan memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah itu luas. *Hanya orang-orang yang bersabarlah yang disempurnakan pahalanya tanpa batas*

📖HR : manusia yang sehat nanti pada hari kiamat sangat menginginkan kulitnya dipotong potong dengan gunting di dunia. Karena mereka melihat betapa besarnya pahala orang-orang yang tertimpa ujian di dunia..

*Masihkah bersedih setelah membaca kabar gembira diatas*❓

📓Syuraih Al Qadhi Rahimahullah berkata :
Sungguh aku benar-benar telah diuji dengan suatu musibah, lalu aku memuji Allah atas musibah itu sebanyak 4 kali. Karena :
1. Karena tidak menimpaku sesuatu yang lebih besar dari itu.
2. Karena Allah berikan kesabaran atas musibah itu
3. Karena Allah memberi taufiq untuk beristirja’ yg didalamnya aku mendapat pahala
4. Karena musibah itu tidak menimpa agamamu.

_Disclaimer : Catatan diatas hanyalah catatan pribadi, sangat diharapkan dan dianjurkan untuk kroscek dengan mengikuti kajian langsung di video kajian aslinya, dan jika ada revisi atau kesalahan dimohon untuk mengirimkan pesan pribadi di blog penulis_

Advertisements

Oleh oleh haji

🌿 *Oleh oleh Haji*
Ust Ilham Tabrani
Masjid Nurul Iman Blok M Square
Ahad, 2 Dzulqo’dah 1439H

📒Materi

◾1. Semakin yakin akan kebenaran syariat Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Islam adalah agama yang Haq, agama yang benar.

Syariat haji adalah syariat Nabi Ibrahim alaihissalam

📖Q.S Al Imran 67

مَا كَانَ إِبْرَاهِيمُ يَهُودِيًّا وَلَا نَصْرَانِيًّا وَلَٰكِنْ كَانَ حَنِيفًا مُسْلِمًا وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِينَ

Ibrahim bukanlah seorang Yahudi dan bukan (pula) seorang Nasrani, tetapi dia adalah seorang yang lurus, Muslim dan dia tidaklah termasuk orang-orang musyrik.

Haji adalah Tamparan bagi yahudi dan nasrani. Karena yang mengikuti syariat ini adalah umat Islam.

Pembuktian akan agama islam adalah agama yang Haq

◾2. Historis sejarah islam

Orang yg berhaji Hakikatnya dia akan tahu bahwa Islam itu punya asal, punya sejarah dan sanad. Bukan hanya buatan Muhammad shallallahu alaihi wa sallam

⚠Hal ini membantah kaum orientalis yg menuduh islam itu buatan nabi Muhammad.

➡Buktinya apa yang dibawa Nabi Muhammad sama dengan apa yang dibawa Ibrahim alaihissalam dan para nabi dan yang lainnya

◾3. Tauhid / Aqidah Islam

➡Orang yang berhaji akan melihat situs2 sejarah. Seperti hajar aswad, gua hira dst… Dan hal ini tidak ada satupun yang dianggap keramat oleh Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam dan para sahabatnya.

⚠Aqidah sangat terjaga disana.

◾4. Masjidil haram adalah tempat yang diberkahi

📖Q.S Al Imran 96 – 97

إِنَّ أَوَّلَ بَيْتٍۢ وُضِعَ لِلنَّاسِ لَلَّذِى بِبَكَّةَ مُبَارَكًۭا وَهُدًۭى لِّلْعَـٰلَمِينَ

Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadat) manusia, ialah Baitullah yang di Bakkah (Mekah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia.

فِيهِ ءَايَـٰتٌۢ بَيِّنَـٰتٌۭ مَّقَامُ إِبْرَٰهِيمَ ۖ وَمَن دَخَلَهُۥ كَانَ ءَامِنًۭا ۗ وَلِلَّهِ عَلَى ٱلنَّاسِ حِجُّ ٱلْبَيْتِ مَنِ ٱسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلًۭا ۚ وَمَن كَفَرَ فَإِنَّ ٱللَّهَ غَنِىٌّ عَنِ ٱلْعَـٰلَمِينَ

Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata, (di antaranya) maqam Ibrahim; barangsiapa memasukinya (Baitullah itu) menjadi amanlah dia; mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.

◾5. Oleh oleh manhaj ( cara beragama)

Ikhlas dalam beragama, sesuai dengan apa yang di bawa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam.

Allah pilih agama islam turun di mekkah dan di bawa Risalah ke mekkah dan madinah, diturunkan dengan bahasa arab yang terjaga hingga hari ini.

⚠Orang yang ingin mengetahui lahirnya agama islam yang original itu di Mekkah Madinah

⚠Belajar agama disana, mana yang budaya mana yang agama.

📖HR : Islam datang dalam keadaan asing dan akan menjadi asing. Islam itu akan kembali ke haram dan Nabawi sebagaimana ular akan kembali ke lubang yang sama.

⚠Allah akan pelihara agama ini

🌿 *Yang dijaga Allah itu ada 4*

1. Dasar agama ini Al Qur’an

📖Q.S Al Hijr 9

إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا ٱلذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُۥ لَحَـٰفِظُونَ

Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.

2. Setiap 100 tahun akan dibangkitkan orang yang memperbaiki agama (mujadid) . Muncul ulama ulama Rabbani yang akan memperbaiki agama. [ disebutkan dalam sebuah Hadits hasan]
3. Bahwa sekelompok orang yang senantiasa exist dalam agama ini
📖HR : akan senantiasa ada sekelompok orang yang tegak diatas kebenaran. Tidak ada orang yang mampu mengalahkan mereka sampai datang ketetapan Allah m
➡Maksudnya : adalah ahlussunnah, ahlul Hadits
4. Dijadikan tempat tempat khusus yang dijadikan contoh bagi tempat lain. Maksudnya : masjidil haram, masjid Nabawi.

◾6. OLEH OLEH IBADAH

➡Ibadah disana itu lebih dekat dengan contoh Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam.

⚠Kita akan tahu bagaimana orang memuliakan masjid.

◾7. Oleh oleh syariat islam

➡Bahwa islam itu agama yang tegak mengatur hidup manusia. Syariat ditegakkan.

◾8. Oleh oleh keluarga

➡Mempelajari napak tilas perjalanan Nabi Ibrahim alaihissalam. Sebagai bapak para Nabi dan Rasul.

Rambu Memasuki Taman Syurga

📔 Pertemuan ke -29
*Rambu Memasuki Taman Syurga*
Ust Muhammad Nuzul Dzikri
Masjid Nurul Iman Blok M Square
Sabtu, 2 Dzulqo’dah 1439H
“`Kajian Kitab“`
_Tadzkiratus Saami wal mutakallim Fii Adabil ’Alim Wal Muta’alim, karya Ibnul Jama’ah_

📒Muqoddimah

Bulan Dzulqo’dah adalah termasuk bulan haram, bulan ibadah yang sering di anak tirikan

Bulan Dzulqo’dah itu menggabungkan bulan haji dan bulan haram

📝 Mengapa kita perlu memperhatikan bulan ini?

◾ 1. Semua amal ibadah di bulan ini di lipatkan gandakan ( karena termasuk salah satu bulan haram)

📖Q.S At Taubah 36

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ۚ ذَٰلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ ۚ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ ۚ وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِينَ كَافَّةً كَمَا يُقَاتِلُونَكُمْ كَافَّةً ۚ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ مَعَ الْمُتَّقِينَ

Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menzhalimi dirimu dalam (bulan yang empat) itu, dan perangilah kaum musyrikin semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya. Dan ketahuilah bahwa Allah beserta orang-orang yang takwa.

📓Ibn abbas menafsirkan Surah At Taubah 36 ini : orang yang beribadah di bulan haram di lipat gandakan

◾2. Kita akan mendapat bonus beribadah di waktu kebanyakan orang lalai

📖HR Muslim : beribadah di waktu haraj ( _waktu dimana kebanyakan manusia lalai_, ) pahalanya seperti Berhijrah kepada diriku.

⚠Jaga stamina dan bertawakal kepada Allâh, dan meminta kepada Allâh agar dimudahkan untuk beribadah kepada Allâh.

◾3. Bonus yang ketiga, jika diamalkan dan disyiarkan kemudian ada yang mengikuti kita maka akan kita dapatkan sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam

📖HR : Barangsiapa yang memberi petunjuk maka ia akan mendapatkan pahala dari orang yang melaksanakannya

📖HR Barang siapa yang mengamalkan sunnah nabi yang langka di masyarakat dan menginspirasi orang lain maka ia akan mendapatkan pahala orang yang mengikutinya tanpa mengurangi pahala orang tersebut

⚠Hati hati dengan dosa di bulan haram, Sebagaimana firman Allâh Subhanahu wa Ta’ala dalam At Taubah 36 :(….. فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ ۚ…….) _jangan dzolimi diri kalian sendiri_. Maka dosa pun akan di lipat gandakan

📒 MATERI

📓Imam Al Bukhari : ilmu dulu sebelum berbicara dan beramal

Maka kita harus tau adab adab dan ilmu ketika kita akan duduk di majelis ilmu. Karena jika kita tidak tahu adab adab majelis maka ilmu kita tidak berkah

📄Kaidah : hanya dengan adab anda akan paham hakikat dari ilmu.

📓Syaikh Sholeh Al Usaimy: ilmu itu indah dan tidak ada orang yang mendapatkan hakikat dari ilmu kecuali dengan cara yang indah

🌿 *Adab pertama : Niat ikhlas untuk menggapai ridho Allah Subhanahu wa Ta’ala*

📓 Ibn Mubarak ( _yang disampaikan Ibn abdil barr dalam kitab jami’ Ilmi wa fadhlih_ ) : langkah pertama dalam menuntut ilmu adalah NIAT

⚠Tanpa niat kita tidak akan dapat hakikat dari ilmu.

📖HR Ahmad, dll : Barangsiapa yang mempelajari ilmu agama yang seharusnya ditujukan mencari wajah Allâh tapi ia tidak mempelajari ilmu tersebut kecuali untuk mendapatkan bagian dari dunia. Dia tidak akan mencium aroma syurga pada hari kiamat nanti

⚠Kalo aroma saja tidak ter cium apalagi masuk surga.

⚠Ikhals itu mencari ridho Allah.

📓Imam As susi : Barangsiapa yang meng claim dia beramal ikhlas. Maka dia perlu merevisi lagi keikhlasannya karena

⬇⬇ *Profil Penuntut Ilmu yang IKHLAS* ⬇⬇

📓Imam Ibrahim bin adham ( _hidup 110H, disampaikan Al baihaqi dalam kitab syuabul iman_ ) : Barangsiapa yang menuntut ilmu nya ikhlas, niscaya dia akan memberikan manfaat kepada hamba hamba Allâh dengan ilmunya, Dan dia bermanfaat dengan dirinya sendiri, Dan Tidak dikenal orang lebih dia sukai daripada dikenal orang, Dan Orang yang ikhlas itu semakin Merasa diri hina, rendah, kecil di hadapan Allah. Dan Semakin belajar semakin takut Kepada Allah, semakin rindu kepada Allâh. Dan semakin tawadhu di hadapan manusia. Dan ia tidak peduli dengan hiruk pikuk dunia.

📄 *Penjelasan Per Point*

◾1.Bermanfaat untuk orang lain

⚠Dia akan bermanfaat bagi lingkungan dan orang orang terdekat. Pola pikirnya adalah bagaimana membantu orang lain.

Mengapa ❓

🔹Karena Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam adalah diutus rahmatan lil ‘alamiin
🔹Karena dia paham sabda nabi shallallahu alaihi wa sallam
📖HR : diantara manusia yang paling dicintai oleh Allah adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain

◾2. Bermanfaat untuk diri sendiri

📓Ulama salaf : Kita belajar yang pertama untuk diri sendiri

📖Q.S Al Maidah 105

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا عَلَيْكُمْ أَنْفُسَكُمْ ۖ لَا يَضُرُّكُمْ مَنْ ضَلَّ إِذَا اهْتَدَيْتُمْ ۚ إِلَى اللَّهِ مَرْجِعُكُمْ جَمِيعًا فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ

Wahai orang-orang yang beriman! Jagalah dirimu sendiri ; (karena) orang yang sesat itu tidak akan membahayakanmu apabila kamu telah mendapat petunjuk. Hanya kepada Allah kamu semua akan kembali, kemudian Dia akan menerangkan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.

➡Jika sudah selesei dengan sendiri baru dengan orang lain.

📖HR Bukhari : mulailah dari orang yang terdekat, orang dekat, sedang kemudian yang jauh.

◾3. Tidak terkenal lebih dia sukai daripada popularitas

➡Tidak dikenal orang lebih dia sukai daripada dikenal orang. Kalaupun dia tampil itu karena menutup fardhu Kifayah. Yang terpenting mencari ridho Allah.

📖HR Ibn Mubarak : Apabila bisa menyembunyikan amal sholeh maka sembunyikanlah

📓Ulama berkata : yang terpenting bukan siapa yang memegang bendera tapi bagaimana bendera itu berkibar

📝 Khalid bin Walid yang merupakan kepercayaan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam dan juga kepercayaan Abu Bakr Radiayallahuanhu. Kemudian di zaman Umar bin khattab beliau diganti tidak menjadi panglima lagi, hal ini jikalau bukan karena keikhlasan maka itu akan berat.

📖HR Bukhari : celaka hamba dinar, celaka hamba dirham, orang yang ikhlas itu kalau di posisikan penjaga perbatasan dia akan jadi penjaga perbatasan.

⚠Orang yang ikhlas itu tidak mencari dunia, tidak mencari panggung, tidak mencari popularitas. *Karena orang ikhlas itu tujuannya untuk meraih ridho Allâh*

⚠Semakin mengaji kita lebih suka tidak dianggap orang daripada di elu elukan. Tidak mau show off.

📓Atho’ bin abi Rabah ketika seorang anak muda menyampaikan ilmu kemudian beliau hanya diam dan mendengarkan dengan seksama, hanya berkata : “BarakAllahu fiik, ilmu yg bermanfaat”
Kemudian setelah selesei dari majelis tersebut apa komen beliau : “aku sedang berbicara dengan anak muda yang aku sebenarnya sudah tahu hal itu sebelum dia lahir”

⚠Ulama ulama kita itu tidak ada ambisi terkenal tapi karena itu Allâh anugerahkan kepada mereka popularitas.

📓Imam abu Nuaim :Barangsiapa yang tidak suka popularitas maka dia yang akan paling populer pada akhirnya

⚠Bukan tidak boleh populer tapi Jangan berambisi populer.

📖HR : para sahabat bertanya tentang pujian kepada Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Beliau bersabda “itu kabar gembira seorang mukmin yang di segerakan di dunia sebelum di akhirat”

◾4. Orang yang ikhlas itu semakin Merasa diri hina, rendah, kecil di hadapan Allah

Bukan semakin diri hebat, tapi semakin belajar semakin merasa diri kerdil, kecil, hina yang akan mengantarkan dia kepada hamba Allâh yang sami’na wato’na dan bertakwa.

⚠Karakter orang yang merasa bodoh akan mengikuti yang punya ilmu. Maka hamba yang merasa bodoh Maka akan mengikuti Dzat yang Maha berilmu Allah Rabbul alamiin

➡Ini bukan berarti belajar nya tidak serius, justru untuk mendapatkan hakikat dari bodoh maka kita harus terjun semaksimal mungkin ke dunia ilmu. Karena orang yang hanya melihat dan menonton tidak akan pernah merasa bodoh jika tidak terjun di dalam nya. ( _analoginya : komentator olahraga_ )

➡Efek domino nya : orang yang belajar dan terjun ke dalam dunia ilmu maka akan merasa dirinya bodoh.

⚠Kalau semakin belajar semakin dia merasa tinggi maka dia Tidak ikhlas.

◾5. Semakin belajar maka ia semakin semangat ibadah

📓Sufyan Ats Saury:ilmu itu di pelajari agar kita bertakwa

Amal dan ilmu harus berjalan paralel.

◾6. Semakin belajar semakin takut Kepada Allah

📖Q.S Fathir 28

…. ۗ إِنَّمَا يَخْشَى ٱللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ ٱلْعُلَمَـٰٓؤُا۟ ۗ….

…. . Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama…

➡Semakin belajar harusnya semakin takut kepada dosa.

◾7. Semakin belajar semakin cinta kepada Allâh sehingga ia semakin rindu dan semakin ingin bertemu Allah Subhanahu wa Ta’ala.

◾8. Semakin tawadhu dihadapan manusia

📓Hasan Al bashri : Hakikat Zuhud dan tawadhu itu ketika kita keluar dari rumah kita, dan tidaklah Kita melihat seorang muslim dam senantiasa berfikir : dia lebih baik dari kita.

➡Tawadhu itu : Tidak meremehkan orang dan menerima kebenaran dari siapapun yang mengatakannya

◾9. Dia tidak peduli tentang hiruk pikuk dunia

➡Dia tidak peduli apa yang terjadi di waktu sore dan pagi di dunia. Maksudnya, dia tetap berusaha dan berikhtiar tapi dunia itu tidak dimasukkan kedalam hatinya. Dia tidak khawatir terhadap rezeki Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dan dia hanya mencari ridho Allah

📖HR : Barangsiapa yang akhirat menjadi ambisinya maka Allah akan satukan semua urusannya dan Allah beri Kekayaan di hatinya dan dunia akan datang padanya dalam kondisi hina. Karena tujuannya ridho Allah

📝Abu hurairah tidak takut miskin dia terus belajar Hadits dan itu pilihan. Sebagaimana juga kisah ahlus suffah yg miskin mengadu kepada Rasulullah karena orang kaya Bisa bersedekah, bukan iri dengan kekayaan untuk ambisi dunia.

⬇⬇
Bukan berarti tidak boleh kaya. Tapi jangan masukkan dunia di hati Kita.

📖Q.S Al Qasas 77

وَابْتَغِ فِيمَا آتَاكَ اللَّهُ الدَّارَ الْآخِرَةَ ۖ *وَلَا تَنْسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا* وَأَحْسِنْ كَمَا أَحْسَنَ اللَّهُ إِلَيْكَ ۖ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِي الْأَرْضِ ۖ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِينَ

Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, *tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia* dan berbuatbaiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan.

⚠Tapi jangan masukkan dalam hatinya.

➡Orang-orang sukses itu jangan mengejar harta. Karena orang itu mengejar impiannya. Dan membuat Mahakarya. Dan Mahakarya nya orang beriman adalah menggapai ridho Allah, bagaimana beribadah ikhlas. Orang beriman fokus kepada Mahakarya nya di akhirat.

🌿 *Adab Kedua : Memuliakan Ilmu dan Majelis Ilmu*

➡Tujuan kita menuntut ilmu dan datang di majelis ilmu bukan hanya untuk mencari ilmu secara konten tapi niatkan salah satunya untuk memuliakan ilmu dan majelis ilmu

📖Q.S Al Hajj 32

ذَٰلِكَ وَمَنْ يُعَظِّمْ شَعَائِرَ اللَّهِ فَإِنَّهَا مِنْ تَقْوَى الْقُلُوبِ

Demikianlah (perintah Allah). Dan barangsiapa mengagungkan syiar-syiar Allah, maka sesungguhnya hal itu timbul dari ketakwaan hati.

📖Q.S Al Fath 9

لِتُؤْمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَتُعَزِّرُوهُ وَتُوَقِّرُوهُ وَتُسَبِّحُوهُ بُكْرَةً وَأَصِيلًا

agar kamu semua beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, menguatkan (agama)-Nya,memuliakan-Nya, dan bertasbih kepada-Nya pagi dan petang.

⚠Bukan untuk hanya belajar dan beriman tapi diperintahkan memuliakan ilmu dan majelis ilmu

📓Abu Salam Al huzai mengisahkan imam malik bin Anas, bagaimana beliau belajar : imam malik bin Anas apabila ingin menyampaikan Hadits Nabi / mengajar beliau berwudhu dahulu. Lalu beliau pakai pakaian terbaik beliau dan beliau pakai peci. Lalu beliau menyisir janggut nya. Kemudian beliau ditanya mengapa melakukan itu. Beliau menjawab : “tidaklah aku lakukan hal diatas kecuali dalam rangka memuliakan Hadits Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam” ( _bahkan dalam riwayat beliau juga mandi_ )

📄Kaidah : Barangsiapa yang tidak memuliakan ilmu maka dia tidak di muliakan oleh Allah

📓Ibn Umar : Allah lebih berhak mendapatkan penampilan terbaik anda.

📓Said Ibn musayyid ( _seorang ulama tabiin terbaik_ ) ketika sakit dan akan menyampaikan Hadits beliau berkata : tolong dudukkan saya, karena aku merasa tidak sopan meninggi jika aku menyampaikan Hadits Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam dalam kondisi berbaring ( _padahal beliau tidak sanggup berdiri_ )

📄 Dikisahkan dalam hadits : Ketika malaikat jibril datang kepada Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam mengajarkan agama kepada para sahabat. Profil malaikat jibril bajunya putih bersih, rambutnya hitam mengkilau, tidak ada kesan sedikitpun belaiu datang dari Safar.
Dan belaiu duduknya menyentuhkan lutut nya dgn duduk Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam ( _sebagian ulama mengatakan duduknya iftiros_ )

📓Ulama mengatakan Sebagaimana dijelaskan Syaikh Sholeh : ini malaikat jibril mengajarkan adab kepada kita untuk mengagungkan majelis ilmu.

🌿 *Adab ketiga : diam dan mendengarkan dengan serius /seksama*

📓Imam adh dhohaq : Pintu utama dari ilmu adalah diam dan mendengarkan dengan seksama

📓Imam Muhammad bin nadhor Al kholifi : para ulama mengatakan awal dari ilmu adalah diam dan mendengarkan

Kenapa ❓karena dalam majelis ilmu yang dibacakan ayat ayat Allah dan Hadits Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam

📖Q.S Al A’raf 204

وَإِذَا قُرِئَ الْقُرْآنُ فَاسْتَمِعُوا لَهُ وَأَنْصِتُوا لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

Dan apabila dibacakan Al-Qur’an, maka dengarkanlah dan diamlah, agar kamu mendapat rahmat.

⚠DIAM ini adalah perintah dan hukum asal perintah adalah kewajiban.

➡Khitobnya, maf’um mukholafahnya dari ayat ini adalah yang ke majelis ilmu tidak serius maka tidak akan di rahmati oleh Allah

📖Q.S Al Hujurat 2

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَرْفَعُوا أَصْوَاتَكُمْ فَوْقَ صَوْتِ النَّبِيِّ وَلَا تَجْهَرُوا لَهُ بِالْقَوْلِ كَجَهْرِ بَعْضِكُمْ لِبَعْضٍ أَنْ تَحْبَطَ أَعْمَالُكُمْ وَأَنْتُمْ لَا تَشْعُرُونَ

Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu meninggikan suaramu melebihi suara Nabi, dan janganlah kamu berkata kepadanya dengan suara keras sebagaimana kerasnya (suara) sebagian kamu terhadap yang lain, nanti (pahala) segala amalmu bisa terhapus sedangkan kamu tidak menyadari.

📓Imam Hammad bin Zaid ketika membawakan ayat ini berkata : aku memandang mengangkat Suara setelah beliau wafat itu seperti mengangkat suara di hadapan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam ketika beliau hidup. Apabila dibacakan Hadits Nabi maka wajib diam sebagaimana wajibnya diam ketika dibacakan ayat ayat Allah.

⚠Jika berbicara ketika Hadits Nabi dibacakan maka BERDOSA

⚠Hukum mengangkat suara saat Hadits Nabi shallallahu alaihi wa sallam dibacakan itu sama dengan mengangkat suara di hadapan Nabi shallallahu alaihi wa sallam ketika masih hidup.

📓Hammad bin Zaid Berkata: Kita sedang di Majelis Ayyub dan ada suara berisik. Ayyub berkata : apa-apaan ini, tidakkah yang berbicara ketika dibacakan Hadits Nabi itu seperti berbicara dihadapkan Nabi ketika masih hidup??

📓Di majelis Hammad bin Zaid ketika belaiu meriwayatkan Hadits kemudian ada orang yang berbicara maka beliau tidak jadi menyampaikan.

📓Di majelis Abdurrahman bin mahdi tidak ada yang berani ngobrol dan tidak ada yang berani menyerut pensilnya ketika majelis nya mulai. Tidak ada yang berani senyum. Kalau ada sampai ada yang berbicara atau nyerut pensil. Belaiu langsung berteriak lalu memakai sendalnya dan pulang kerumah ( _tidak jadi kajian_ )

📓Di majelis imam Waqi’ itu seperti keheningan ketika sholat, dan jika ada yang berisik maka beliau pun langsung pulang dan tidak jadi mengisi.

📓Di majelis imam Ibn Numair : beliau marah besar dan berteriak jika ada yang berbicara dan sibuk nyerut pensil.

📓Suatu ketika di majelis Abdurrahman bin mahdi ada yang tertawa. Beliau berkata : anda menuntut ilmu lalu tertawa seperti itu? ( _dalam riwayat Al khatib al Baghdadi : setelah itu kajian diliburkan satu bulan dan dalam riwayat abu Nuaim kajian libur dua bulan_ )

📌Imam Al hisyam juga melakukan hal yang sama.

➡Ulama ulama tersebut bukan tersinggung karena dicuekin tapi marah karena murid mereka tidak memuliakan ayat ayat Nabi dan Hadits Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam.

⚠Bagaimana mau mengamalkan kalau direndahkan.

📌Belum lagi jika kita berbicara, kita akan menganggu Penuntut Ilmu lain yang sedang belajar, dan hal ini adalah dosa, belum lagi kalo misalkan ia salah dengar dan mengamalkan maka yang menyebabkan hal itu akan menanggung dosanya.

📒Tanya Jawab

❓Terlalu berfikir dagangan sampai terbawa sholat apakah ini termasuk lalai?

➡ Dunia itu jangan dipikirkan.

📄Dikisahkan bahwa Aisyah Radiayallahuanha mendapat sekarung gandum tapi tidak habis habis meski diberikan kepada orang lain dan untuk kebutuhannya. Kemudian Aisyah menghitung nya dan gandum nya habis.

⬇⬇

📓Ibn hajar menjelaskan tentang hal ini :Ketika Aisyah tidak menghitung hitung maka itu karomah. Tapi ketika dihitung dengan hitungan dunia. Maka Allah perlakukan hukum dunia padanya.

📖Q.S At Talaq 3

وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ ۚ وَمَن يَتَوَكَّلْ عَلَى ٱللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُۥٓ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ بَـٰلِغُ أَمْرِهِۦ ۚ قَدْ جَعَلَ ٱللَّهُ لِكُلِّ شَىْءٍۢ قَدْرًۭا

Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.

⚠Cara ini hanya memperkeruh suasana. Yang diperintahkan ke kita adalah bertaqwa, Adapun dunia itu akan datang.

_Disclaimer : Catatan diatas hanyalah catatan pribadi, sangat diharapkan dan dianjurkan untuk kroscek dengan mengikuti kajian langsung di video kajian aslinya, dan jika ada revisi atau kesalahan dimohon untuk mengirimkan pesan pribadi di blog penulis_

Untuk Apa Engkau belajar

📔 Pertemuan 28
*Untuk Apa Engkau Belajar?*
Ust Muhammad Nuzul Dzikri
Masjid Nurul Iman Blok M Square
Sabtu, 22 Syawaal 1439H

“`Kajian Muqoddimah Menuntut Ilmu“`

📒 Materi

Iman itu bertambah dengan dikajinya ayat ayat Allah

📖Q.S Al Anfal 2

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ اللَّهُ وَجِلَتْ قُلُوبُهُمْ وَإِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ آيَاتُهُ زَادَتْهُمْ إِيمَانًا وَعَلَىٰ رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ

Sesungguhnya orang-orang yang beriman adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetar hatinya, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, bertambah (kuat) imannya dan hanya kepada Tuhan mereka bertawakal,

📖 Q.S Al Hijr 99

وَٱعْبُدْ رَبَّكَ حَتَّىٰ يَأْتِيَكَ ٱلْيَقِينُ

dan sembahlah Tuhanmu sampai datang kepadamu yang diyakini (kematian)

📓Syaikh Muhammad bin Mukhtar sinkithi : bukan hanya ilmu yang kita cari, tapi ilmu yang berkah yang kita cari

📝 *UNTUK APA KITA Belajar?*

➡Kita akan bedah hal ini dari Perkataan seorang ulama besar, seorang Syaikhul Islam *Sufyan Ats sauri*

( _hidup 97-161H,Syaikhul islam, Bishir Al hafi mengatakan “Sufyan Ats sauri di zaman nya ibarat abu bakr dan umar di zamannya”_ )

📓Beliau mengatakan ( _disebutkan dalam kitab Hilyatul Aulia karya abu nuaim , dan kitab bayanil ilmi wa fadhlihi karya Ibn abdil barr_ ) : Sesungguhnya ilmu itu di pelajari, dibahas semata mata untuk bertakwa kepada Allâh dengan ilmu tersebut. Oleh karena itu ilmu agama dibedakan dengan ilmu ilmu yang lain

⚠Konsepnya : para salaf terdahulu itu belajar untuk diri mereka dulu

➡Bukan hanya sekedar ilmu agama, hafal Al Qur’an atau hafal Hadits, bukan untuk jama’ah yang banyak tapi untuk *Bertakwa kepada Allah*

Apa fungsi nya pintar apabila sesat ❓seperti orang mu’tazilah mereka diberi kecerdasan tapi tidak diberi hikmah untuk tunduk kepada Allah.

🔁Analogi nya : jika kita dari awal beda tujuan maka akan berbeda. Semua tergantung tujuannya.

➡Tujuan kita belajar bukan jadi ulama, meski jadi ulama bagus tapi itu bukan intinya.

📓Syaikh Sholeh Al usaimy : tujuan dari ilmu agar bisa menunaikan tugas kita untuk bertauhid semata kepada Allah.

➡Jangan berhenti pada hafalan, kepintaran, karena inti dan tujuannya bukan disana. Tujuannya adalah *Untuk Tunduk kepada Allah*

⚠Harus ada perubahan pada pribadi seseorang setelah menuntut ilmu. Maka akan jadi ilmu yang bermanfaat.

🔁Intinya adalah pengamalan dari ilmu yang di dapatkan. Dan ini harusnya ini menjadi angin segar buat kita. Karena jika tujuan ilmu harus jadi ulama tidak akan banyak yang jadi ulama. Jika tujuannya untuk bertakwa maka baik ulama ataupun tidak akan bisa memperoleh nya asal tunduk kepada Allâh

📝 *Apa makna Taqwa?*

📓Hasan Al Bashri : menjalankan perintah menjauhi larangan

📓Thalq bin Habib : menjalankan ketaatan kepada Allah diatas cahaya ilmu dari Allâh karena menaati Allah dan menjauhi larangan diatas ilmu Allah karena takut kepada Allah

📝 *Kapan seseorang rela dan mau di perintah dan di larang?*

➡Pada saat dia merasa kecil, bodoh, kerdil, rendah. Pada saat itulah dia akan mau diperintah dan dilarang.

➡Karena Tujuan dari ilmu itu adalah siap diperintah dan dilarang oleh Allah. Maka isi majelis ilmu adalah harus orang orang yang merasa diri kecil, merasa diri rendah dan bodoh.

📓Imam Syafi’i ( _dibawakan imam An Nawawi dalam Al majmuk Syarh muhadzab_ ) : tidak ada seorang pun mempelajari ilmu agama dengan kekuasaan dan jiwa yang tinggi/angkuh lalu dia berhasil / sukses. Sebaliknya siapa yang menuntut ilmu agama dengan kerendahan hati dan fokus belajar ( _sehingga tidak bisa merasakan fasilitas dunia_ ) dan melayani ahli ilmu maka dialah yang akan sukses / berhasil

📓Sufyan bin uyainah ( _Syaikhul islam, yang meriwayatkan adalah imam ahmad dan imam Syafi’i. Imam Syafi’i : aku mendapatkan Hadits Hadits ttg hukum semua dari Sufyan bin uyainah kecuali 6 Hadits saja_ ) : Sesungguhnya kedudukan orang-orang yang belajar ilmu Agama dan mendapatkan manfaat dari ilmunya ( keberkahan ilmu), kedudukannya seperti hamba yang meminta segala hal yang membuat ridho tuannya, seorang hamba yang membuat Rabb nya ridho, berusaha mencari cintaNya dan berusaha memperoleh kedudukan mulia di sisiNya, berusaha meninggalkan apa yang tidak disukai Rabb Nya tersebut .

⚠Seorang hamba yang dipikirkan adalah bagaimana mencari ridhoNy, cintaNya, kedudukan yang mulia disisi Allah, menjauhi larangan Allâh karena takut kepada Allah. Ego dijatuhkan. Dunia ilmu itu penuh dengan orang yang tunduk dan menurunkan ego.

🔁Kisah : Ibnu abdil hadi ( seorang ulama besar, dalam kitab al wafi bin mufayat). Suatu ketika ulama ini pernah berdebat dengan salah satu pihak, dan beliau argumentasi nya kuat dan artikulasi nya luar biasa dan lawan bicara nya tidak bisa menjawab. Akhirnya ia meludahi Ibnu Abdil hadi di wajahnya. Ibnu abdil hadi mengusap ludahnya dan berkata : ludah ini suci dengan ijma para ulama, apakah anda punya dalil lain yang bisa membantahnya.
( _Maksudnya adalah yang di berikan kedia adalah hal suci maka tidak ada alasan baginya untuk marah_ )

⚠Inilah dunia ilmu, bukan dunia retorika, tapi dunia penuh ketundukan,ego diturunkan. Orang orang sombong tidak memiliki tempat di dunia ilmu ini.

📄Analogi : Untuk ikut dalam sebuah bidang kita harus tau karakter dan atmosfer dari bidang tersebut. Misal untuk ikut snorkeling kita harus basah. Karena jika tidak maka tidak akan merasakan sensasinya. Kita harus paham karakter dari bidang bidang yang akan kita ikuti.

➡Begitu juga kalo orang akan datang ke kajian maka dia harus paham karakter nya. Karena kalo tidak, tidak akan mendapatkan manfaatnya, tidak terjadi perubahan. Dan karakter majelis ilmu adalah *kerendahan hati*. Tidak ada EGO sama sekali.

📄Kaidah ILMU :
📓Al imam AZ zarnuji ( _dalam kitab alim muta’alim_ ) : ilmu itu mulia dan tidak ada kerendahan di dalamnya. Dan ilmu tidak akan didapatkan ( _ilmu yang berkah_ ) kecuali dengan kerendah hatian para Penuntut nya dan tidak ada ketinggian di hati mereka.

⚠Itulah yang di minta Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, ilmu yang bermanfaat, ilmu yang berkah, yang bisa membawa perubahan pada diri kita.

📓Ibn abbas : aku ketika belajar, aku rendahkan diriku se rendah rendahnya. Lalu setelah itu aku di Muliakan Allah.

⬇Karena kaidahnya adalah ⬇

📓Syaikhul Islam Ibn thaimiyah : Semakin seorang hamba itu merendahkan diri dihadapkan Allah maka akan semakin Allâh Muliakan dia

📖Q.S Ghafir 60

وَالَّذِينَ يُؤْتُونَ مَا آتَوْا وَقُلُوبُهُمْ وَجِلَةٌ أَنَّهُمْ إِلَىٰ رَبِّهِمْ رَاجِعُونَ

dan mereka yang memberikan apa yang mereka berikan (sedekah) dengan hati penuh rasa takut (karena mereka tahu) bahwa sesungguhnya mereka akan kembali kepada Tuhannya,

⬇⬇ Itulah mengapa Allah Muliakan orang orang yang merendahkan diri di hadapan Allah.

📖Q.S Al Mujadilah 11

…. ۖ وَإِذَا قِيلَ انْشُزُوا فَانْشُزُوا يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ ۚ….

… Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat…..

📓Ahli hikmah mengatakan : ilmu yang paling mulia adalah dimana ketika kita paling merendahkan diri kita di hadapan Allah Subhanahu wa Ta’ala.

⚠Dunia ilmu adalah dunia kerendahan karena hanya dengan Merasa rendah, merasa berdosa maka akan mudah tunduk kepada Allah.

⬇ Contoh keberkahan ilmu ⬇

📓Umar bin khattab : apabila di hari kiamat ada pengumuman semua masuk syurga kecuali 1 orang. Aku takut itu diriku.

⚠Inilah karakter yang harus kita bangun

🔁Syaikh abdul Razaq bin Abdul Muhsin dibuka aib beliau kemudian beliau mengatakan : Alhamdulillah, yang telah menutup aib aib ku sehingga yang dibuka hanya segitu saja.

⚠Inilah karakter orang yang senantiasa merasa rendah dan penuh dosa. Dan ini yang akan membuat orang sukses sebagai Penuntut Ilmu.

⚠Ilmu kita harus membuat kita merasa zero, kerdil, banyak dosa dan tidak punya apa apa.

🔁Sosok Nabi, Nabi adam alaihissalam saja yang Allah ajarkan seluruh nama tapi beliau berkata :

📖Q.S Al A’raf 23 :

قَالَا رَبَّنَا ظَلَمْنَآ أَنفُسَنَا وَإِن لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ ٱلْخَـٰسِرِينَ

Keduanya berkata: “Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi.

📒Kesimpulan

Tujuan dari ilmu adalah agar bertakwa, agar mau diperintah dan dilarang oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Senantiasa merendahkan diri dan tunduk kepada Allâh.

📓Hasan al bashri ( _disampaikan khatib al Baghdadi dalam kitabnya_ ) : orang-orang yang bodoh tujuannya hanya banyak meriwayatkan Hadits. Tapi para ulama ambisi dan tujuannya adalah untuk mengamalkan dan mendakwahkan ( menjaga eksistensi dari ilmu)

🔁Bukan kita menyepelekan hafalan, justru untuk menyelam bahwa diri itu rendah dan bodoh adalah dengan belajar, menghafal, mencatat.

📓Imam Sya’bi : ilmu itu ada 3 fase. Siapa yang berada di fase pertama dia akan merasa pintar, kemudian di fase kedua maka dia akan merasa bodoh, kemudian yang ketiga adalah tingkat kesempurnaan yg tidak dapat dicapai anak manusia.

📓Dalam Riwayat lain ada 4 tingkatan :
1. Merasa jago
2. Merasa bodoh
3. Tidak mengerti apa apa
4. Fase kesempurnaan yang tidak mungkin di gapai manusia karena kita hanya diberi ilmu kecuali sedikit.

📒 Tanya Jawab

❓ Sudah Berhijrah, tapi ada beberapa hal yang susah ditinggalkan.

📓Khudzaifah Ibn Yaman : Allah tidak menciptakan sesuatu dari yang kecil kemudian akan membesar dan membesar

📌Begitu juga ketika kita mendapatkan hidayah harus bertahap dan kita harus bersyukur

⬇⬇

📖Q.S Ibrahim 7

وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِى لَشَدِيدٌۭ

Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”.

📌setiap orang ujian dan kelemahan nya beda beda. Dan syaithon akan menguji di titik terlemahnya.

📌Sunnatullah adalah ketika Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam itu pelan pelan.

⚠Pertebal keimanan dan tauhid kita kepada Allah.

_Disclaimer : Catatan diatas hanyalah catatan pribadi, sangat diharapkan dan dianjurkan untuk kroscek dengan mengikuti kajian langsung di video kajian aslinya, dan jika ada revisi atau kesalahan dimohon untuk mengirimkan pesan pribadi di blog penulis_

20 Cara mengatasi Futur

📝 *20 Cara mengatasi Futur*
Ust Najmi Umar bin abi bakr
Ahad, 22 Syawwal 1439H
Masjid Nurul Iman Blok M Square

📒Materi

Orang yang bertakwa ketika futur itu akan cepat naiknya.

Para sahabat itu imannya turunnya sedikit dan cepat naiknya.

📄Futur : rasa enggan, rasa malas yang sebelum nya rajin. Dan ini sering menyerang para ahli ibadah.

Setiap orang beriman pasti mengalami hal ini, yang berbeda adalah jarak dan caranya.

📖HR ahmad dari abdullah bin Amr bin ash : Sesungguhnya setiap am itu memiliki masa semangat dan setiap masa semangat memiliki masa jenuh. Barangsiapa yang dimasa jenuhnya kepada sunnah ku maka ia telah mendapat hidayah. Tapi jika ia ke bid’ah maka ia telah binasa.

Kita manusia pasti akan mengalami futur.

📖HR : Sesungguhnya Allah itu tidak pernah bosan sampai kalian yang bosan

Qolbun marid lebih rentan mengalami penyakit Futur.

🌿 *20 kiat mengatasi FUTUR* 🌿

◾ *1.Selalu berusaha mengikhlaskan niat*

Jika niat pertama tidak untuk Allah maka bisa dipastikan akan mudah untuk futur. Sebagaimana orang munafiq, karena tujuannya dunia

📖Q.S Annisa 142

إِنَّ ٱلْمُنَـٰفِقِينَ يُخَـٰدِعُونَ ٱللَّهَ وَهُوَ خَـٰدِعُهُمْ وَإِذَا قَامُوٓا۟ إِلَى ٱلصَّلَوٰةِ قَامُوا۟ كُسَالَىٰ يُرَآءُونَ ٱلنَّاسَ وَلَا يَذْكُرُونَ ٱللَّهَ إِلَّا قَلِيلًۭا

Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka. Dan apabila mereka berdiri untuk shalat mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya (dengan shalat) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali.

➡ Orang yang ikhlas niatnya maka akan tidak mudah futur, semua diniatkan karena Allâh, bahkan akan Allah kuatkan untuk senantiasa mentaatiNya

📌Termasuk disini itu adalah orang yang enggan mengikuti manhaj yang benar

◾ *2.Selalu dalam beramal sholeh yang Syar’i*

Lawan futur kita, dipaksakan untuk melakukan ibadah.
Perbanyak amal sholeh.

Sebagaimana di bulan Ramadhan banyaknya amal yang kita kerjakan telah menaikkan iman kita.

📖Q.S An nisa 66

…. ۖ وَلَوْ أَنَّهُمْ فَعَلُوا۟ مَا يُوعَظُونَ بِهِۦ لَكَانَ خَيْرًۭا لَّهُمْ وَأَشَدَّ تَثْبِيتًۭا

…… Dan sesungguhnya kalau mereka melaksanakan pelajaran yang diberikan kepada mereka, tentulah hal yang demikian itu lebih baik bagi mereka dan lebih menguatkan (iman mereka)…

➡Jangan seperti orang yang berada ditengah tengah ⬇

📖Q.S Al Hajj 11

وَمِنَ ٱلنَّاسِ مَن يَعْبُدُ ٱللَّهَ عَلَىٰ حَرْفٍۢ ۖ فَإِنْ أَصَابَهُۥ خَيْرٌ ٱطْمَأَنَّ بِهِۦ ۖ وَإِنْ أَصَابَتْهُ فِتْنَةٌ ٱنقَلَبَ عَلَىٰ وَجْهِهِۦ خَسِرَ ٱلدُّنْيَا وَٱلْـَٔاخِرَةَ ۚ ذَٰلِكَ هُوَ ٱلْخُسْرَانُ ٱلْمُبِينُ

Dan di antara manusia ada orang yang menyembah Allah dengan berada di tepi; maka jika ia memperoleh kebajikan, tetaplah ia dalam keadaan itu, dan jika ia ditimpa oleh suatu bencana, berbaliklah ia ke belakang. Rugilah ia di dunia dan di akhirat. Yang demikian itu adalah kerugian yang nyata.

◾ *3.Selalu menuntut ilmu yang benar*

Orang yang menuntut ilmu yang benar, maka semakin tinggi ilmu yang benar maka ia akan semakin takut kepada Allah

📖Q.S Fathir 28

… ۗ إِنَّمَا يَخْشَى ٱللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ ٱلْعُلَمَـٰٓؤُا۟ ۗ…

… Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama….

📖HR : Barangsiapa yang takut kepada Allâh niscaya ia akan bersungguh sungguh. Barangsiapa yang bersungguh2 maka ia akan memiliki derajat yang tinggi. Ketahuilah bahwa barang dagangan Allah itu mahal, barang dagangan Allah itu syurga

Ilmu

Tumbuh Rasa Takut

Bersungguh-sungguh

Tidak mudah futur

◾ *4.Letakkan Dunia ditangan dan akhirat di hati*

Mengapa para sahabat itu mudah dalam berinfaq dan berikan semua di jalan Allah. Karena dunia tidak diletakkan di hati mereka.

➡Jika hati kita kuat untuk Allah maka kita tidak akan mudah FUTUR

⚠Memikirkan masalah akhirat lebih kita pikirkan daripada dunia.

◾ *5 Meninggalkan perbuatan dosa dan maksiat*

Dosa besar kita tunggalkan seluruhnya. Adapun dosa kecil kita minimalisir

Iman yang kuat adalah rezeki, yang Allah tanamkan pada hati mereka dan hal ini bisa di dapatkan dengan menjauhi dosa dan maksiat.

📖HR : Sesungguhnya seseorang terhalang mendapatkan rezeki akibat dosa dosa yang dia lakukan.

◾ *6.Berteman dengan orang-orang yang sholeh*

➡Karena teman sangat mempengaruhi seseorang.

📖HR : seseorang itu tergantung agama teman dekatnya. Maka lihatlah dengan siapa ia berteman.

◾ *7.Rumah tinggal upayakan di lingkungan yang baik*

Lingkungan itu mempengaruhi perilaku seseorang.

◾ *8.Membaca sejarah nabi dan salafussalih*

📖Q.S Hud 120

وَكُلًّا نَقُصُّ عَلَيْكَ مِنْ أَنْبَاءِ الرُّسُلِ مَا نُثَبِّتُ بِهِ فُؤَادَكَ ۚ وَجَاءَكَ فِي هَٰذِهِ الْحَقُّ وَمَوْعِظَةٌ وَذِكْرَىٰ لِلْمُؤْمِنِينَ

Dan semua kisah rasul-rasul, Kami ceritakan kepadamu (Muhammad), agar dengan kisah itu Kami teguhkan hatimu; dan di dalamnya telah diberikan kepadamu (segala) kebenaran, nasihat dan peringatan bagi orang yang beriman.

◾ *9.Bersabar dalam menjalankan sunnah*

📖Q.S Al Imran 200

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱصْبِرُوا۟ وَصَابِرُوا۟ وَرَابِطُوا۟ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung.

Karena menjalankan sunnah itu berat karena kita hidup di lingkungan yang jauh dari sunnah.

Tapi kita harus bersabar, karena kehidupan hakiki adalah akhirat

📖HR : Sesungguhnya kehidupan yang hakiki hanyalah kehidupan akhirat

📖Q.S Al Kahfi 28

وَٱصْبِرْ نَفْسَكَ مَعَ ٱلَّذِينَ يَدْعُونَ رَبَّهُم بِٱلْغَدَوٰةِ وَٱلْعَشِىِّ يُرِيدُونَ وَجْهَهُۥ ۖ وَلَا تَعْدُ عَيْنَاكَ عَنْهُمْ تُرِيدُ زِينَةَ ٱلْحَيَوٰةِ ٱلدُّنْيَا ۖ وَلَا تُطِعْ مَنْ أَغْفَلْنَا قَلْبَهُۥ عَن ذِكْرِنَا وَٱتَّبَعَ هَوَىٰهُ وَكَانَ أَمْرُهُۥ فُرُطًۭا

Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan dunia ini; dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingati Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas.

⚠Modal kita selama hidup di dunia dan menjadi hamba Allâh yang baik adalah *SABAR*

➡Kita masuk syurga karena berkah dan rahmat Allah dikarenakan sebab kesabaran

📖Q.S Al mukminun 111

إِنِّى جَزَيْتُهُمُ ٱلْيَوْمَ بِمَا صَبَرُوٓا۟ أَنَّهُمْ هُمُ ٱلْفَآئِزُونَ

Sesungguhnya Aku memberi balasan kepada mereka di hari ini, karena kesabaran mereka; sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang menang”.

◾ *10. Jangan menyendiri*

Karena orang yang sendiri itu rentan di ganggu syaithon

📖HR :… kalian harus berjamaah karena serigala hanya memangsa kambing yang sendirian…

◾ *11.Sering melihat bukti tanda kekuasaan Allâh*

📖Q.S Fushilat 53

سَنُرِيهِمْ آيَاتِنَا فِي الْآفَاقِ وَفِي أَنْفُسِهِمْ حَتَّىٰ يَتَبَيَّنَ لَهُمْ أَنَّهُ الْحَقُّ ۗ أَوَلَمْ يَكْفِ بِرَبِّكَ أَنَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ شَهِيدٌ

Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kebesaran) Kami di segenap penjuru dan pada diri mereka sendiri, sehingga jelaslah bagi mereka bahwa Al-Qur’an itu adalah benar. Tidak cukupkah (bagi kamu) bahwa Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu?

◾ *12.Sering mengingat Adzab Allah yang pedih*

📖Q.S An Nur 63

لَا تَجْعَلُوا دُعَاءَ الرَّسُولِ بَيْنَكُمْ كَدُعَاءِ بَعْضِكُمْ بَعْضًا ۚ قَدْ يَعْلَمُ اللَّهُ الَّذِينَ يَتَسَلَّلُونَ مِنْكُمْ لِوَاذًا ۚ فَلْيَحْذَرِ الَّذِينَ يُخَالِفُونَ عَنْ أَمْرِهِ أَنْ تُصِيبَهُمْ فِتْنَةٌ أَوْ يُصِيبَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ

Janganlah kamu jadikan panggilan Rasul (Muhammad) di antara kamu seperti panggilan sebagian kamu kepada sebagian (yang lain). Sungguh, Allah mengetahui orang-orang yang keluar (secara) sembunyi-sembunyi di antara kamu dengan berlindung (kepada kawannya), maka hendaklah orang-orang yang menyalahi perintah Rasul-Nya takut akan mendapat cobaan atau ditimpa azab yang pedih.

◾ *13.Berusaha memiliki pasangan hidup yang sholeh / sholehah*

Memiliki pasangan yang akan membantu mengingatkan kepada Allâh subhanahu wa ta’ala

◾ *14.Mencari guru yang nasehat nasehatnya akan membekas, memberikan sentuhan sentuhan rasa takut kepada Allâh, serta mengingatkan hati tentang akhirat*

◾ *15.Sering mendatangi majelis majelis yang membahas tazkiyatun nufs*

◾ *16.Sering membaca kisah kisah akhir hayat pelaku dosa maksiat dan orang yang mendapatkan siksa di hari neraka*

◾ *17.Sering sering Ziarah kubur untuk mengingat kematian, serta melembutkan hati dan menjenguk orang sakit*

◾ *18.Sering mengingat keutamaan istiqomah*

📖Q.S Fussilat 30

إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلَائِكَةُ أَلَّا تَخَافُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَبْشِرُوا بِالْجَنَّةِ الَّتِي كُنْتُمْ تُوعَدُونَ

Sesungguhnya orang-orang yang berkata, “Rabb kami adalah Allah” kemudian mereka istiqomah, maka malaikat-malaikat akan turun kepada mereka (dengan berkata), “Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu bersedih hati; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan kepadamu.”

◾ *19.Banyak berdoa agar bisa istiqomah*

◾ *20.Memperbanyak doa perlindungan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dari gangguan dan bisikan syaithon. Membaca istighfar, Dzikir, dan bertaubat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala*

_Disclaimer : Catatan diatas hanyalah catatan pribadi, sangat diharapkan dan dianjurkan untuk kroscek dengan mengikuti kajian langsung di video kajian aslinya, dan jika ada revisi atau kesalahan dimohon untuk mengirimkan pesan pribadi di blog penulis_

Kelembutan Ahlussunnah

📕 *Kelembutan Ahlussunnah*
( _dari kitab kun salafiyyan ‘ala jaaddah_ )
Ust Sufyan Chalid Ruray
Masjid Jenderal Sudirman
22 Syawwal 1439H

📒 Materi

Landasan interaksi umat muslim ahlussunnah wal Jama’ah adalah *sifat kasih sayang dan kelembutan*

📖Q.S Al Imran 104

وَلْتَكُن مِّنكُمْ أُمَّةٌۭ يَدْعُونَ إِلَى ٱلْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِٱلْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ ٱلْمُنكَرِ ۚ وَأُو۟لَـٰٓئِكَ هُمُ ٱلْمُفْلِحُونَ

Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung.

◾Amal ma’ruf ➡ mengajak manusia untuk menaati Allah dan yang utama tauhid dan ittiba

◾Nahi mungkar ➡mengingkari dan mencegah kemungkaran. Kecuali dia yang iman yang paling lemah

📖HR : Barangsiapa yang melihat kemungkaran hendaklah dia rubah dengan tangganya, kalau tidak sanggup maka dengan lisannya, kalau tidak sanggup maka ingkar dengan hati dan itulah se lemah lemah nya iman.

📄Maksud dari mengingkari dari hati harus ada niat untuk kelak mengingkari dengan lisan dan tangan

➡Kemungkaran yang paling besar adalah kesyirikan dan menyelisihi sunnah Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam

📌Sifat umat islam adalah merubah kemungkaran karena cinta dan kasih sayang. Justru kalo kita biarkan kita tidak sayang kepadanya

📌Dasar amar ma’ruf Nahi mungkar adalah *kelembutan dan kasih sayang*

⬇⬇ Dan ini diperintahkan Allah Subhanahu wa Ta’ala kepada Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam

📖Q.S Al Imran 159

فَبِمَا رَحْمَةٍۢ مِّنَ ٱللَّهِ لِنتَ لَهُمْ ۖ وَلَوْ كُنتَ فَظًّا غَلِيظَ ٱلْقَلْبِ لَٱنفَضُّوا۟ مِنْ حَوْلِكَ ۖ….

Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu….

📄Padahal kita tahu bahwa : 🔹Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam adalah orang yang berilmu

📖Q.S Fathir 28

وَمِنَ ٱلنَّاسِ وَٱلدَّوَآبِّ وَٱلْأَنْعَـٰمِ مُخْتَلِفٌ أَلْوَٰنُهُۥ كَذَٰلِكَ ۗ إِنَّمَا يَخْشَى ٱللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ ٱلْعُلَمَـٰٓؤُا۟ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ عَزِيزٌ غَفُورٌ
Dan demikian (pula) di antara manusia, binatang-binatang melata dan binatang-binatang ternak ada yang bermacam-macam warnanya (dan jenisnya). Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.

🔹Beliau juga Allah berikan mukjizat dan jawaibul Kaliim ( kalimat yang ringkas tapi memiliki makna yang mendalam, beliau juga seorang yang jujur dan amanah.

⚠Tapi Allah tetap memperingatkan jika tidak memiliki *kelembutan* maka pasti para sahabat beliau akan meninggalkan beliau.

📖HR dari Aisyah Radiyallahuanha : Sesungguhnya kelembutan itu tidak terdapat pada sesuatu kecuali akan memperindahnya dan ia dicabut dari sesuatu kecuali akan merusak nya.

📖HR Abu dawud ( _yang dikenal dengan Hadits yang bersambung dengan periwayatan yang pertama_ ) : orang-orang yang penyayang di sayangi oleh Allah Yang Maha Penyayang. Sayangilah yang ada di bumi maka yang di langit akan menyayangimu

📝 Mengapa ini menjadi Hadits pertama yang diriwayatkan ahli Hadits : karena ilmu ini dasarnya adalah kasih sayang.

📓Ulama mengatakan : ahlussunnah itu sifatnya yang paling tahu terhadap kebenaran dan Paling penyayang kepada makhluk.

➡Mengapa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam adalah makhluk yang harus kita cintai daripada yang lain ❓❓ Karena Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam makhluk yang paling cinta kepada kita. Beliau wariskan kepada kita ilmu, beliau berikan jalan kebenaran.

📖HR : tidak beriman salah seorang diantara kalian sampai aku lebih ia cintai dari pada ayahnya anaknya dan seluruh manusia.

⚠Yang paling penting bagi kita adalah menyampaikan dengan cara terbaik adapun sikap mereka kepada kita jangan terlalu difikir kan dan dilayani.

❓Mengapa Dalam cara cara nabi merubah kemungkaran kadang beliau bersikap keras. ❓
◾Karena sifatnya kasuistik yang menuntut untuk hal tersebut.
◾Beliau sudah memperhitungkan manfaat dan Mudharat nya kedepannya

⚠Zaman ini adalah zaman kelembutan

📓Ibn thaimiyah dalam majmuk fatawa : zaman ini adalah zaman kelembutan dan bukan zamannya sifat keras karena manusia kebanyakan berada dalam kejahilan

📌Berhati hati dari penyimpangan dan kesesatan, meluruskan pemahaman yang menyimpang adalah manhaj seluruh ahlussunnah

_lanjt kitab_

📝 Sikap salaf Terhadap Golongan Ahli Bid’ah

Dahulu para ulama dari generasi salaf, mereka berhati hati dan mereka mengingatkan umat dari golongan pengikut hawa nafsu, pengikut kebid’ahan dan golongan yang menyelisihi sunnah.

📖HR Bukhari dari Aisyah Radiyallahuanha : Barangsiapa yang mengada adakan dalam agama yang tidak berasal darinya maka ia tertolak.

📖HR Abu dawud : Barangsiapa yang mencintai karena Allah, membenci karwna Allah, memberi karena Allah dan menahan karena Allah maka telah sempurnalah imannya.

⬇ Mengapa? Karena ahlussunnah harus proporsional. Ketika ia mencintai Allah dan Rasul-Nya maka kita mencintainya. Bila cintanya kepada Allâh dan Rasul-Nya berkurang maka berkurang juga cinta kita kepada nya, tapi jika ia masih muslim tidak sampai habis. [ inilah cinta dan benci kepada Allâh]

📌Yang tidak boleh kita cintai sama sekali adalah orang kafir

➡Manusia dibagi menjadi 3 golongan dengan ini :

◾Yang kita cintai : yang mengikuti Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam
◾Yang kita benci : orang kafir
◾Yang cinta sebagian dan benci sebagian : tergantung cinta nya kepada Allâh dan Rasul-Nya

⚠Bukan cinta golongan / hizbiyah

🌿1

📖HR Muslim dari Yahya bin ya’mur dan humain bin abdurrahman : terjadi penyimpangan di daerah Mereka. Maka mereka berdua pergi ke mekkah untuk bertemu Sahabat nabi dan bertemu Abdullah bin Umar Radiyallahuanhu.
Yahya :َ sesungguhnya telah muncul ditengah2 kami orang yang rajin membaca Al Qur’an dan sibuk dengan ilmu ( dia menyebutkan semua kebaikan orang tersebut dari sisi ibadahnya). Akan tetapi mereka juga punya pemahaman tidak mempercayai takdir Allah. Dan mereka juga mengatakan sesuatu itu terjadi Allah belum tahu sebelumnya.
Ibn Umar : kalau kamu nanti berjumpa dengan mereka sekembalimu. Kabarkan kepada mereka “aku berlepas diri dari mereka dan mereka berlepas diri dariku. Demi Allâh yang DenganNya Ibn umar bersumpah, seandainya salah seorang dari mereka memiliki emas sebesar gunung uhud kemudian mereka Infakkan dijalan Allah, sampai mereka beriman kepada takdir Allâh.

⚠Penyimpangannya memang hanya 1 tapi FATAL karena menyalahi prinsip agama. Prinsip ahlussunnah wal Jama’ah.

➡Apa manfaat sikap Ibn umar❓
◾Untuk memberi nasehat kepada golongan tersebut
◾Untuk memperingatkan kaum muslimin hal itu sangat berbahaya.

⚠Ini adalah contoh pengingkaran Ibn umar terhadap kaum qodariyah

🌿2
📓Umar Radiyallahuanhu : Hati hatilah kalian dari para pengikut hawa nafsu. Karena mereka musuh ahlussunnah karena mereka meninggalkan Hadits dan berpendapat dengan akal dan nafsu mereka [ahlul kalam]

🌿3
Termasuk manhaj salaf adalah membantah orang yang menyelisihi kebenaran. Sesungguhnya termasuk ajaran yang di kenal dimaklumi dan di amalkan oleh para salaf adalah membantah atau Meluruskan orang yang menyelisihi kebenaran. Apakah orang-orang tersebut dari golongan ahlussunnah wal Jama’ah, Apakah dia menyelisihi dalam masalah fiqih, atau Aqidah. Atau yang menyelisihi tersebut dari ahli bid’ah

⚠Jadi tetap harus dibantah karena meluruskan dia.

➡Tapi berbeda jika yang dibantah Ahlussunnah atau ahlul bid’ah. Jika ahlul bid’ah maka disertai melarang umat untuk mengambil ilmu darinya.

📌Perbedaan diantara ahlussunnah biasanya bukan masalah masalah yang prinsip.

⚠Kemuliaan agama lebih tinggi dari kemuliaan pribadi. Walaupun membantah orang yang sesat bukan menjatuhkan pribadi nya.

📓Dari kitab Syaikh bakr bin Abdillah abu zayid ” ar Ra’du ‘alal mukholif min usulil islam” ( _membantah orang yang menyelisihi kebenaran termasuk prinsip islam_ ) : dan orang-orang yang menjulurkan lidahnya untuk orang yang mengkritik kebatilan. Itulah adalah sebuah kelemahan dan kurangnya kemauan dalam membela agama, dan di satu sisi juga menunjukkan mereka lemah thp pengenalan kebenaran itu sendiri. Bahkan pada hakikat nya, orang orang tersebut adalah orang orang yang lari dari jihad fisabilillah untuk jihad di jalan Allah. Ketika agama perlu dibela, ketika kesalahan perlu diluruskan tapi dia diam saja. Maka ia sama dengan orang yang menyampaikan kesalahan.

📓Abu Ali : orang yang diam tidak mau meluruskan kebenaran adalah syaithon bisu. Yang berbicara dan menyampaikan kebatilan maka ia syaithon yang berbicara.

_Disclaimer : Catatan diatas hanyalah catatan pribadi, sangat diharapkan dan dianjurkan untuk kroscek dengan mengikuti kajian langsung di video kajian aslinya, dan jika ada revisi atau kesalahan dimohon untuk mengirimkan pesan pribadi di blog penulis_

Berlindung Dari Hutang

📒 *Tabliqh Akbar : Berlindung Dari Hutang *
Ustadz Dr Syafiq Bin Riza Basalamah Hafidzahullahu Ta’ala.
Masjid Jenderal Sudirman
Ahad, 24 Syawwal 1439H

🌿 MATERI

📖Q.S Fathir 15

۞ يَـٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ أَنتُمُ ٱلْفُقَرَآءُ إِلَى ٱللَّهِ ۖ وَٱللَّهُ هُوَ ٱلْغَنِىُّ ٱلْحَمِيدُ
Hai manusia, kamulah yang berkehendak kepada Allah; dan Allah Dialah Yang Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) lagi Maha Terpuji..

Pemimpin itu tergantung rakyat nya.

Islam itu datang dengan rahmatan Lil alamiin. Semua permasalahan yang dibutuhlan manusia sudah dijelaskan, tinggal dibaca.

*Islam itu sangat memerangi hutang*

📖HR Ahmad : kalian jangan jadikan diri kalian menjadi ketakutan setelah merasa aman.
( dia adalah hutang)

➡Nikmat aman adalah nikmat yang lebih baik dari uang

📖HR : Barangsiapa yang merasa aman di tempat tinggal nya, sehat dan bisa makan maka seolah olah dunia dan isinya ada di sisinya.

⚠Jangan sia siakan nikmat aman kita dengan hutang

📄Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam berdoa Berlindung Dari Hutang

📖HR : Dari ‘Urwah, dari ‘Aisyah bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

كَانَ يَدْعُو فِى الصَّلاَةِ وَيَقُولُ « اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْمَأْثَمِ وَالْمَغْرَمِ » . فَقَالَ لَهُ قَائِلٌ مَا أَكْثَرَ مَا تَسْتَعِيذُ يَا رَسُولَ اللَّهِ مِنَ الْمَغْرَمِ قَالَ « إِنَّ الرَّجُلَ إِذَا غَرِمَ حَدَّثَ فَكَذَبَ وَوَعَدَ فَأَخْلَفَ

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berdo’a di dalam shalat: Allahumma inni a’udzu bika minal ma’tsami wal maghrom (Ya Allah, aku berlindung kepadamu dari berbuat dosa dan banyak hutang).” Lalu ada yang berkata kepada beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Kenapa engkau sering meminta perlindungan dari hutang?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas bersabda, “Jika orang yang berhutang berkata, dia akan sering berdusta. Jika dia berjanji, dia akan mengingkari.” (HR. Bukhari no. 2397 dan Muslim no. 589).

📖HR : Sesungguhnya seorang yang berhutang dia akan berbicara dan berdusta

⚠Jangan berhutang

📄Orang yang syahid di jalan Allah semua dosanya diampuni kecuali jika ia Berhutang

📖HR : jika engkau berperang engkau terbunuh dan tidak lari dari musuhmu maka Allah akan ampuni semua dosamu _kecuali_ hutang

📓Ulama menjelaskan : sejatinya yang tidak diampuni adalah semua yang berhubungan dengan manusia. Tapi hutang itu memang sangat berat.

⚠Jangan membeli barang yang kita tidak mampu beli

📖HR (dhoif tapi Secara makna berisi anjuran) dari Ibnu abbas : suatu hari seorang kafilah datang ke madinah dan beliau beli dan ada untung kemudian di bagikan ke janda janda Abdul mutholib.
Aku tidak akan membeli apa yang tidak mampu aku beli.

📖Q.S Al Kahfi 28

وَٱصْبِرْ نَفْسَكَ مَعَ ٱلَّذِينَ يَدْعُونَ رَبَّهُم بِٱلْغَدَوٰةِ وَٱلْعَشِىِّ يُرِيدُونَ وَجْهَهُۥ ۖ وَلَا تَعْدُ عَيْنَاكَ عَنْهُمْ تُرِيدُ زِينَةَ ٱلْحَيَوٰةِ ٱلدُّنْيَا ۖ وَلَا تُطِعْ مَنْ أَغْفَلْنَا قَلْبَهُۥ عَن ذِكْرِنَا وَٱتَّبَعَ هَوَىٰهُ وَكَانَ أَمْرُهُۥ فُرُطًۭا

Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan dunia ini; dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingati Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas.

⚠Menjaga diri kita dari berhutang jangan melihat keatas.

📖HR : Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam tidak mau mensholati orang yang masih berhutang

📖 HR : Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam sholat subuh di masjid, dan menanyakan apakah ada kabilah fulan? Teman kalian ditahan tidak bisa masuk syurga karena belum dibayar hutang

📖HR Ahmad dari Muhammad bin Abdullah bin jahs : suatu hari kita duduk di tempat masjid, yg biasa dipakai untuk jenazah, lalu nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam memandang ke langit dan meletakkan di kening nya dan beliau bersabda : Subhanllah, amankan sanksi yang diturunkan begitu berat. Keesokan harinya ahmad bin jahs nanya apakah yang telah turun yang begitu berat? Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda : dalam masalah hutang. Jika seseorang mati syahid trus hidup lagi dan syahid lagi,dia tidak akan masuk syurga sampai hutangnya dilunasi.

📄Pada hari kiamat kita akan dituntut. Semua dosa yang tidak berhubungan dgn manusia bisa Allah hapuskan kecuali yang berhubungan dengan manusia.

📖HR : Barangsiapa yang meninggal meninggalkan hutang. Nanti tidak akan membayar dengan dinar dan dirham. Tapi dengan amal kebaikan yng dia punya padahal kita sangat butuh dengan hal itu.

📄Urusan hutang adalah dengan urusan hak manusia. Aduh DENGAN Allah Allah itu Al ghofur.

⚠Kalo hutang DICATAT

📝 Syarat hutang :

1. Orang yang berhutang itu fakir miskin
2. Niat dibayar ketika berhutang
3. Untuk biaya yang di syariatkan

⚠Akad yang syar’i bukan hanya bagi hasil tapi bagi untung rugi.

📓Ibn abdil barr : hutang yang menyebabkan orang yang tertahan masuk syurga. Dia memiliki harta tapi tidak mewasiatkan untuk membayar. Atau mampu untuk membayar tapi dia tidak membayar. Dia berhutang untuk hal yang tidak benar. Atau dia berhutang untuk foya foya atau gaya hidup. Jika dia berhutang untuk tujuan yang benar, untuk hal yang dibutuhkan kemudian dia tidak mampu bayar. Untuk orang seperti ini in syaallah tidak tertahan masuk surga

⚠ Jangan memakai *kartu kredit*

📝 Doa doa melunasi hutang

Doa ini adalah di antara doa yang bisa diamalkan untuk melunasi utang dan dibaca sebelum tidur.

📖HR : Telah diceritakan dari Zuhair bin Harb, telah diceritakan dari Jarir, dari Suhail, ia berkata, “Abu Shalih telah memerintahkan kepada kami bila salah seorang di antara kami hendak tidur, hendaklah berbaring di sisi kanan kemudian mengucapkan,

اَللَّهُمَّ رَبَّ السَّمَاوَاتِ السَّبْعِ وَرَبَّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ، رَبَّنَا وَرَبَّ كُلِّ شَيْءٍ، فَالِقَ الْحَبِّ وَالنَّوَى، وَمُنْزِلَ التَّوْرَاةِ وَاْلإِنْجِيْلِ وَالْفُرْقَانِ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ كُلِّ شَيْءٍ أَنْتَ آخِذٌ بِنَاصِيَتِهِ. اَللَّهُمَّ أَنْتَ اْلأَوَّلُ فَلَيْسَ قَبْلَكَ شَيْءٌ، وَأَنْتَ اْلآخِرُ فَلَيْسَ بَعْدَكَ شَيْءٌ، وَأَنْتَ الظَّاهِرُ فَلَيْسَ فَوْقَكَ شَيْءٌ، وَأَنْتَ الْبَاطِنُ فَلَيْسَ دُوْنَكَ شَيْءٌ، اِقْضِ عَنَّا الدَّيْنَ وَأَغْنِنَا مِنَ الْفَقْرِ

Allahumma robbas-samaawaatis sab’i wa robbal ‘arsyil ‘azhiim, robbanaa wa robba kulli syai-in, faaliqol habbi wan-nawaa wa munzilat-tawrooti wal injiil wal furqoon. A’udzu bika min syarri kulli syai-in anta aakhidzum binaa-shiyatih. Allahumma antal awwalu falaysa qoblaka syai-un wa antal aakhiru falaysa ba’daka syai-un, wa antazh zhoohiru fa laysa fawqoka syai-un, wa antal baathinu falaysa duunaka syai-un, iqdhi ‘annad-dainaa wa aghninaa minal faqri.

“Ya Allah, Rabb yang menguasai langit yang tujuh, Rabb yang menguasai ‘Arsy yang agung, Rabb kami dan Rabb segala sesuatu. Rabb yang membelah butir tumbuh-tumbuhan dan biji buah, Rabb yang menurunkan kitab Taurat, Injil dan Furqan (Al-Qur’an). Aku berlindung kepadaMu dari kejahatan segala sesuatu yang Engkau memegang ubun-ubunnya (semua makhluk atas kuasa Allah). Ya Allah, Engkau-lah yang awal, sebelum-Mu tidak ada sesuatu. Engkaulah yang terakhir, setelahMu tidak ada sesuatu. Engkau-lah yang lahir, tidak ada sesuatu di atasMu. Engkau-lah yang Batin, tidak ada sesuatu yang luput dari-Mu. Lunasilah utang kami dan berilah kami kekayaan (kecukupan) hingga terlepas dari kefakiran.” (HR. Muslim no. 2713)

📓Ali bin abi thalib : Jika engkau memiliki hutang seperti gunung. Jika engkau yakin pasti Allah bayarkan.

⚠Jangan remehkan doa dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam Karena beliau di karuniai jawalibul Kaliim ( ucapan yang pendek tapi artinya dalam)

📖HR : Do’a dari hadits ‘Ali, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengajarkan doa berikut,

اللَّهُمَّ اكْفِنِى بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنِى بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

Allahumak-finii bi halaalika ‘an haroomik, wa agh-niniy bi fadhlika ‘amman siwaak.

Artinya:

“Ya Allah cukupkanlah aku dengan yang halal dan jauhkanlah aku dari yang haram, dan cukupkanlah aku dengan karunia-Mu dari bergantung pada selain-Mu.” (HR. Tirmidzi no. 3563. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan)

📒 Tanya Jawab

❓Dulu pernah berhutang tapi entah ga tau orangnya
◾Dicari kesiapa saja jika memang tidak tahu maka di sedekahkan atas nama orang tersebut.

❓Orang tua sudah meninggal dan meninggalkan hutang. Tapi ada yang tidak tahu berapa dan dengan siapa.
◾Kita umumkan siapa yang memiliki tanggungan hutang dengan dia.
◾Jika tidak ada bukti. Kita lihat orang nya jujur atau enggak.

❓Kepada siapa kita memberi hutang?
◾ 📖HR : orang yang berhutang itu seperti sedekah setengah hartanya. Jika jatuh tempo belum bayar maka dia telah bersedekah seluruhnya setiap bulan
◾ Orangnya jujur dan tepat janji, punya sesuatu untuk mengembalikan dan untuk kebutuhan sehari hari.

_Disclaimer : Catatan diatas hanyalah catatan pribadi, sangat diharapkan dan dianjurkan untuk kroscek dengan mengikuti kajian langsung di video kajian aslinya, dan jika ada revisi atau kesalahan dimohon untuk mengirimkan pesan pribadi di blog penulis_

Tematik : lebih berbahaya dari 2 serigala

🌼 *Lebih Bahaya dari 2 Serigala*
Ust Ali Hasan Bawazier Hafidzahullahu ta’ala
Sabtu, 19 Sya’ban 1439H
MASJID NURUL IMAN BLOK M SQUARE

📒 MATERI

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam mengajarkan banyak hal dengan yang berkebalikan

Kekayaan dunia itu memang menipu.

📖Q.S Al Imran 14 15

زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشَّهَوَاتِ مِنَ النِّسَاءِ وَالْبَنِينَ وَالْقَنَاطِيرِ الْمُقَنْطَرَةِ مِنَ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَالْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ وَالْأَنْعَامِ وَالْحَرْثِ ۗ ذَٰلِكَ مَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا ۖ وَاللَّهُ عِنْدَهُ حُسْنُ الْمَآبِ

Dijadikan terasa indah dalam pandangan manusia cinta terhadap apa yang diinginkan, berupa perempuan-perempuan, anak-anak, harta benda yang bertumpuk dalam bentuk emas dan perak, kuda pilihan, hewan ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik.

قُلْ أَؤُنَبِّئُكُمْ بِخَيْرٍ مِنْ ذَٰلِكُمْ ۚ لِلَّذِينَ اتَّقَوْا عِنْدَ رَبِّهِمْ جَنَّاتٌ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا وَأَزْوَاجٌ مُطَهَّرَةٌ وَرِضْوَانٌ مِنَ اللَّهِ ۗ وَاللَّهُ بَصِيرٌ بِالْعِبَادِ

Katakanlah, “Maukah aku kabarkan kepadamu apa yang lebih baik dari yang demikian itu?” Bagi orang-orang yang bertakwa (tersedia) di sisi Tuhan mereka surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya, dan pasangan-pasangan yang suci, serta ridha Allah. Dan Allah Maha Melihat hamba-hamba-Nya.

Seorang muslim itu hidupnya berbeda dengan orang kafir.

Seorang muslim menyabarkan dirinya dalam ketakwaan

📖Q.S Al Jathiya 19

إِنَّهُمْ لَنْ يُغْنُوا عَنْكَ مِنَ اللَّهِ شَيْئًا ۚ وَإِنَّ الظَّالِمِينَ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ ۖ وَاللَّهُ وَلِيُّ الْمُتَّقِينَ

Sungguh, mereka tidak akan dapat menghindarkan engkau sedikit pun dari (azab) Allah. Dan sungguh, orang-orang yang zhalim itu sebagian menjadi pelindung atas sebagian yang lain, sedangkan Allah pelindung bagi orang-orang yang bertakwa.

📌Penghuni syurga itu kekal di dalamnya. Tidak sama dengan nikmat dunia yang akan hilang

📖HR Rasulullah shallallahu a’laihi wasallam bersabda ” tidaklah dua serigala yang lapar yang dilepaskan ditengah kambing tidak lebih padah dari pada ambisi manusia terhadap harta dan jabatan yang merusak agamanya.

➡Imam Ibn rajab al hambali sampai membuat kitab tentang satu Hadits ini saking berbahaya nya hal ini.

Karena ia bukan lagi mencari ridho Allah. Bahkan penyakit ini kalau menimpa ulama maka akan menunggangi agamanya untuk ambisi harta dan jabatan.

📖HR : sebaik baik harta adalah harta ditangan hamba yang sholeh

🌿 JENIS ATAU TIPE MANUSIA TERHADAP HARTA

▪ *1.Ambisi terhadap harta yang halal*

📌Dia seorang yang sholeh mencari waktu yang halal tapi waktunya dihabiskan untuk itu sehingga dia tidak punya waktu untuk menuntut ilmu, untuk beribadah
📌Dia banyak harta, tapi tidak satupun yang dia bawa pulang, setiap hartanya dia yang menanggung hisab harta tersebut.
➡Jika seorang berambisi dunia tapi melupakan kesempatan beribadah dan menuntut ilmu agama pada hakikatnya merugi

⚠Untuk mengukur ambisi kita terhadap dunia adalah dengan seberapa banyak waktu kita untuk mencari harta atau kita membagi waktu kita.

📓Seorang penyair berkata : orang yang menghabiskan waktunya untuk mengumpulkan harta karena takut miskin pada hakikatnya yang ia lakukan adalah yang dilakukan orang miskin. Orang yang faqir bukan orang yang faqir harta tapi faqir agama. Orang yang tidak memahami agama.

📖HR : dunia dan akhirat itu seperti seseorang menempelkan satu jari kita di lautan dan yang sisa di jari kita adalah dunia.

🔁Para sahabat itu mereka pengusaha dan orang kaya tapi usaha mereka tidak membuat mereka lupa untuk menggapai derajat yang tinggi di sisi Allah.

*2.Ambisi terhadap harta bukan hanya Kepada yang halal tapi juga haram*

📖HR : Sesungguhnya Allah adalah dzat Yang Maha Baik dan hanya akan menerima yang baik.
Kemudian Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam menceritakan seorang yang lusuh, Safar, mengangkat tangannya ke atas dan berdoa : ya rabbi ya rabbi…tapi makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram. Bagaimana mungkin doa dikabulkan
➡Padahal orang ini melakukan semua sebab doa mustajab yaitu tawasul dengan asmaul husna, tangannya keatas, lusuh Safar tapi hartanya haram maka tidak diterima.

📖Q.S At tawbah 55

فَلَا تُعْجِبْكَ أَمْوَالُهُمْ وَلَا أَوْلَادُهُمْ ۚ إِنَّمَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيُعَذِّبَهُمْ بِهَا فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَتَزْهَقَ أَنْفُسُهُمْ وَهُمْ كَافِرُونَ

Maka janganlah harta dan anak-anak mereka membuatmu kagum. Sesungguhnya maksud Allah dengan itu adalah untuk menyiksa mereka dalam kehidupan dunia dan kelak akan mati dalam keadaan kafir.
➡Dunia nambah tapi Nambah dosa dan suul khatimah

🌿 JENIS MANUSIA TERHADAP AMBISI JABATAN

📓Ibn qudamah : ambisi terkuat manusia adalah jabatan

▪ *1.Jabatan struktural*

Biasanya orang yang berambisi dengan ini maka dia juga akan berambisi dengan harta.

Tapi seringnya Allah haramkan nikmat Akhirat untuknya

📖Q.S Al Qasas 83

تِلْكَ ٱلدَّارُ ٱلْـَٔاخِرَةُ نَجْعَلُهَا لِلَّذِينَ لَا يُرِيدُونَ عُلُوًّۭا فِى ٱلْأَرْضِ وَلَا فَسَادًۭا ۚ وَٱلْعَـٰقِبَةُ لِلْمُتَّقِينَ

Negeri akhirat itu, Kami jadikan untuk orang-orang yang tidak ingin menyombongkan diri dan berbuat kerusakan di (muka) bumi. Dan kesudahan (yang baik) itu adalah bagi orang-orang yang bertakwa.

📖HR : wahai abdirrahman jangan pernah kamu berambisi untuk meraih jabatan. Jika kamu ingin mencari jabatan itu karena ambisi nya maka Allah tidka akan membantu ( tidak diberi hidayah). Tapi jika diberi Allah tanpa ambisi mu maka Allâh akan membantunya.

Pemimpin yang dicintai rakyatnya adalah pemimpin yang diberi jabatan bukan karena ambisi nya maka Allah Muliakan mereka.

Orang yang berambisi jabatan akan menimbulkan kerusakan yang besar untuk dirinya atau untuk orang lain. Sebelum meraih dia sudah merusak segala sesuatu.

Senang dipuji, rentan dengan celaan dan kritikan.

▪ *2.Jabatan yang tidak struktural*

Maksudnya penghormatan di tengah masyarakat, sebagai tokoh masyarakat entah karena kesholehan, ilmu, ketakwaan atau Zuhud nya yang ditawarkan kepada masyarakat.

Dan ini lebih berbahaya karena jika struktural akan berganti. Tapi jika ini maka akan sampai meninggal.

Karena pada hakikatnya ilmu agama, ketakwaan, Zuhud, kesholehan itu rahasia kita dengan Allah

📓Imam as saury : ilmu agama ini adalah berbeda dengan yang lainnya karena dengan ilmu ini akan mengantarkan kepada takwa. Jika tidak maka sama dengan ilmu dunia.

➡ JENIS MANUSIA MEMANFAATKAN ILMU AGAMA UNTUK DUNIA

1. Ingin meraih harta

📖HR : dengan ilmu agama yang seharusnya untuk mengharapkan wajah Allah. Tapi jika untuk mencari dunia maka ia tidak akan mencium bau syurga.

⚠Kita menuntut ilmu agama untuk meraih wajah Allah.

2. Mendapatkan Pengagungan dari masyarakat.

📖HR Muslim : tentang tiga orang yang dimasukkan ke neraka pertama kali.

📖HR Tirmidzi : Barangsiapa yang Belajar ilmu agama untuk dianggap ulama dan agar orang orang lebih dalam melihatnya maka Allah akan masukkan dia ke neraka.

📓Ulama : tidak ada yang lebih berat bagiku kecuali aku dalam memperbaiki niatku semakin aku membuang riya dia muncul kembali.

📒 Tanya Jawab

📓Takwa adalah bagaimana engkau berjalan tanpa alas kaki.

Takwa secara harfiah itu perisai.

📓Fudhail bin iyadh : sengaja meninggalkan suatu amalan karena orang maka itu riya

_Disclaimer : Catatan diatas hanyalah catatan pribadi, sangat diharapkan dan dianjurkan untuk kroscek dengan mengikuti kajian langsung di video kajian aslinya, dan jika ada revisi atau kesalahan dimohon untuk mengirimkan pesan pribadi di blog penulis_

#2 Masail Jahiliyah

🌿 *#2 Syarh Kitab Masail Jahiliyah*
*Ust Dr Sofyan bin Fuad Baswedan, MA Hafidzahullahu ta’ala*
Masjid Nurul Iman Blok M Square
_Ahad, 6 Sya’ban 1439H_.

📒 *MATERI*

▪6. *Orang orang Jahiliyah itu biasanya beralasan dengan apa yang dijalani oleh leluhur atau nenek moyang mereka tanpa melihat dasar nya*

📌Inil adalah alasan klasik dari jaman umat umat terdahulu tenggelam dalam kejahiliyahan dan kekufuran.

➡Ketika nabi musa mendakwahkan kepada fir’aun

📖Q.S Thaha 51

قَالَ فَمَا بَالُ الْقُرُونِ الْأُولَىٰ

Dia (Fir‘aun) berkata, “Jadi bagaimana keadaan umat-umat yang dahulu?”

➡Ketika nabi Nuh berdakwah

📖Q.S Al Mukminun 24

فَقَالَ الْمَلَأُ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ قَوْمِهِ مَا هَٰذَا إِلَّا بَشَرٌ مِثْلُكُمْ يُرِيدُ أَنْ يَتَفَضَّلَ عَلَيْكُمْ وَلَوْ شَاءَ اللَّهُ لَأَنْزَلَ مَلَائِكَةً *مَا سَمِعْنَا بِهَٰذَا فِي آبَائِنَا الْأَوَّلِينَ*

Maka berkatalah para pemuka orang kafir dari kaumnya, “Orang ini tidak lain hanyalah manusia seperti kamu, yang ingin menjadi orang yang lebih mulia daripada kamu. Dan seandainya Allah menghendaki, tentu Dia mengutus malaikat. *Belum pernah kami mendengar (seruan yang seperti) ini pada (masa) nenek moyang kami dahulu*

➡ Begitu pula kaum Qurays (surah shad)

▪7 *Terkadang mereka beralasan dengan mengapa golongan yang kuat/berkuasa tidak mengikuti tapi golongan yang lemah ( _menjadikan tolak ukur kebenaran pada golongan yang kuat_ )*

📖Q.S Al Ahqaf 26

📖Q.S Al Baqarah 89

📖Q.S Al Baqarah 146

⚠Tolak ukur ini adalah tolak ukur yang bathil dan tidak beralasan.

📖Q.S Maryam 73

وَإِذَا تُتْلَىٰ عَلَيْهِمْ آيَاتُنَا بَيِّنَاتٍ قَالَ الَّذِينَ كَفَرُوا لِلَّذِينَ آمَنُوا أَيُّ الْفَرِيقَيْنِ خَيْرٌ مَقَامًا وَأَحْسَنُ نَدِيًّا

Dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat Kami yang jelas (maksudnya), orang-orang yang kafir berkata kepada orang-orang yang beriman, “Manakah di antara kedua golongan yang lebih baik tempat tinggalnya dan lebih indah tempat pertemuan(nya)?”

-Sura Maryam, Ayah 73

➡ Maka Allah membantah mereka :

وَكَمْ أَهْلَكْنَا قَبْلَهُمْ مِنْ قَرْنٍ هُمْ أَحْسَنُ أَثَاثًا وَرِئْيًا

Dan berapa banyak umat (yang ingkar) yang telah Kami binasakan sebelum mereka, padahal mereka lebih bagus perkakas rumah tangganya dan (lebih sedap) dipandang mata.

-Sura Maryam, Ayah 74

📖Q.S Fathir 44

أَوَلَمْ يَسِيرُوا فِي الْأَرْضِ فَيَنْظُرُوا كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ وَكَانُوا أَشَدَّ مِنْهُمْ قُوَّةً ۚ وَمَا كَانَ اللَّهُ لِيُعْجِزَهُ مِنْ شَيْءٍ فِي السَّمَاوَاتِ وَلَا فِي الْأَرْضِ ۚ إِنَّهُ كَانَ عَلِيمًا قَدِيرًا

Dan tidakkah mereka bepergian di bumi lalu melihat bagaimana kesudahan orang-orang sebelum mereka (yang mendustakan rasul), padahal orang-orang itu lebih besar kekuatannya dari mereka? Dan tidak ada sesuatu pun yang dapat melemahkan Allah baik di langit maupun di bumi. Sungguh, Dia Maha Mengetahui, Mahakuasa.

-Sura Fatir, Ayah 44

📖Q.S Qaf 36

وَكَمْ أَهْلَكْنَا قَبْلَهُمْ مِنْ قَرْنٍ هُمْ أَشَدُّ مِنْهُمْ بَطْشًا فَنَقَّبُوا فِي الْبِلَادِ هَلْ مِنْ مَحِيصٍ

Dan betapa banyak umat yang telah Kami binasakan sebelum mereka, (padahal) mereka lebih hebat kekuatannya daripada mereka (umat yang belakangan) ini. Mereka pernah menjelajah di beberapa negeri. Adakah tempat pelarian (dari kebinasaan bagi mereka)?

-Sura Qaf, Ayah 36

📖Q.S Al An’am 6

أَلَمْ يَرَوْا كَمْ أَهْلَكْنَا مِنْ قَبْلِهِمْ مِنْ قَرْنٍ مَكَّنَّاهُمْ فِي الْأَرْضِ مَا لَمْ نُمَكِّنْ لَكُمْ وَأَرْسَلْنَا السَّمَاءَ عَلَيْهِمْ مِدْرَارًا وَجَعَلْنَا الْأَنْهَارَ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهِمْ فَأَهْلَكْنَاهُمْ بِذُنُوبِهِمْ وَأَنْشَأْنَا مِنْ بَعْدِهِمْ قَرْنًا آخَرِينَ

Tidakkah mereka memperhatikan berapa banyak generasi sebelum mereka yang telah Kami binasakan, padahal (generasi itu) telah Kami teguhkan kedudukannya di bumi, yaitu keteguhan yang belum pernah Kami berikan kepadamu. Kami curahkan hujan yang lebat untuk mereka dan Kami jadikan sungai-sungai mengalir di bawah mereka, kemudian Kami binasakan mereka karena dosa-dosa mereka sendiri, dan Kami ciptakan generasi yang lain setelah generasi mereka.

-Sura Al-An’am, Ayah 6

📖Q.S Fajr

➡Demikian juga disini kekuatan disini juga kekuatan akal. Ini juga bukan dalil bahwa yang memiliki kepintaran yang paling tinggi itu benar. 📄Buktinya : bani Israil adalah orang-orang yany cerdas tapi mereka jatuh pada kekufuran.

➡Hidayah itu adalah karunia yang sangat mahal dan bisa terhalang karena banyak faktor.

ذَٰلِكَ الْكِتَابُ لَا رَيْبَ ۛ فِيهِ ۛ هُدًى لِلْمُتَّقِينَ

Kitab (Al-Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa,

-Sura Al-Baqarah, Ayah 2

الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيمُونَ الصَّلَاةَ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ

(yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib, melaksanakan shalat, dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka,

-Sura Al-Baqarah, Ayah 3

➡Orang yang bertakwa : orang yang Percaya dengan sesuatu yang ghaib.

➡Manusia sering terperdaya dengan ilmu yang dimilikinya. Padahal ilmu yang di miliki sangat sedikit dibandingkan yang tidak tahu.

▪*8.Kalau diikuti golongan yang lemah itu bukan kebenaran*

📖Q.S Asy Syuara 111

قَالُوا أَنُؤْمِنُ لَكَ وَاتَّبَعَكَ الْأَرْذَلُونَ

Mereka berkata, “Apakah kami harus beriman kepadamu, padahal pengikut-pengikutmu orang-orang yang hina?”

-Sura Ash-Shu’ara, Ayah 111

📖Q.S Al An’am 53

📖وَكَذَٰلِكَ فَتَنَّا بَعْضَهُمْ بِبَعْضٍ لِيَقُولُوا أَهَٰؤُلَاءِ مَنَّ اللَّهُ عَلَيْهِمْ مِنْ بَيْنِنَا ۗ أَلَيْسَ اللَّهُ بِأَعْلَمَ بِالشَّاكِرِينَ

Demikianlah Kami telah menguji sebagian mereka (orang yang kaya) dengan sebagian yang lain (orang yang miskin), agar mereka (orang yang kaya itu) berkata, “Orang-orang semacam inikah di antara kita yang diberi anugerah oleh Allah?” (Allah berfirman), “Tidakkah Allah lebih mengetahui tentang mereka yang bersyukur (kepada-Nya)?”

-Sura Al-An’am, Ayah 53

▪*9.Meneladani ulama ulama yang jahat atau ahli ibadah yang jahil*

➡Mereka ( pendeta / rahib) memiliki kebiasaan memakan harta dengan cara bathil

📖Q.S Al Maidah 77

قُلْ يَـٰٓأَهْلَ ٱلْكِتَـٰبِ لَا تَغْلُوا۟ فِى دِينِكُمْ غَيْرَ ٱلْحَقِّ وَلَا تَتَّبِعُوٓا۟ أَهْوَآءَ قَوْمٍۢ قَدْ ضَلُّوا۟ مِن قَبْلُ وَأَضَلُّوا۟ كَثِيرًۭا وَضَلُّوا۟ عَن سَوَآءِ ٱلسَّبِيلِ
Katakanlah: “Hai Ahli Kitab, janganlah kamu berlebih-lebihan (melampaui batas) dengan cara tidak benar dalam agamamu. Dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu orang-orang yang telah sesat dahulunya (sebelum kedatangan Muhammad) dan mereka telah menyesatkan kebanyakan (manusia), dan mereka tersesat dari jalan yang lurus”.

➡Mereka Terpedaya dengan wahah orang orang sholeh

▪10. *alasan mereka :Pemahaman orang yang mengikuti mereka dangkal*

📖Q.S Hud 27

فَقَالَ ٱلْمَلَأُ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ مِن قَوْمِهِۦ مَا نَرَىٰكَ إِلَّا بَشَرًۭا مِّثْلَنَا وَمَا نَرَىٰكَ ٱتَّبَعَكَ إِلَّا ٱلَّذِينَ هُمْ أَرَاذِلُنَا بَادِىَ ٱلرَّأْىِ وَمَا نَرَىٰ لَكُمْ عَلَيْنَا مِن فَضْلٍۭ بَلْ نَظُنُّكُمْ كَـٰذِبِينَ
Maka berkatalah pemimpin-pemimpin yang kafir dari kaumnya: “Kami tidak melihat kamu, melainkan (sebagai) seorang manusia (biasa) seperti kami, dan kami tidak melihat orang-orang yang mengikuti kamu, melainkan orang-orang yang hina dina di antara kami yang lekas percaya saja, dan kami tidak melihat kamu memiliki sesuatu kelebihan apapun atas kami, bahkan kami yakin bahwa kamu adalah orang-orang yang dusta”.

_Disclaimer : Catatan diatas hanyalah catatan pribadi, sangat diharapkan dan dianjurkan untuk kroscek dengan mengikuti kajian langsung di video kajian aslinya, dan jika ada revisi atau kesalahan dimohon untuk mengirimkan pesan pribadi di blog penulis_

The stranger : sesat dan Menyesatkan

📕 *Sesat dan Menyesatkan*
( _dari kitab kun salafiyyan ‘ala jaaddah_ )
Ust Sufyan Chalid Ruray
Masjid Jenderal Sudirman
22 Rajab 1439H

📒 Materi

Rahmat dan ampunan Allah itu tidak dapat diperoleh dengan mudah. Tapi harus mengikuti jalan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam (Ittiba’)

📖Q.S Al Imran 31

قُلْ إِن كُنتُمْ تُحِبُّونَ ٱللَّهَ فَٱتَّبِعُونِى يُحْبِبْكُمُ ٱللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ وَٱللَّهُ غَفُورٌۭ رَّحِيمٌۭ
Katakanlah: “Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu”. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

📓Ibn mas’ud : sedikit tapi sesuai sunnah itu lebih baik daripada banyak tapi bid’ah

📖Q.S Al Anbiya 107
وَمَآ أَرْسَلْنَـٰكَ إِلَّا رَحْمَةًۭ لِّلْعَـٰلَمِينَ
Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.

👉Rahmah disini mencakup dua golongan :

▪Untuk orang beriman yang ittiba’ kepada beliau
▪Untuk orang kafir
-> azabnya ditunda di Akhirat
Karena kalo umat zaman dahulu langsung di adzab di dunia oleh Allah

📖HR : setiap umatku akan masuk syurga kecuali Mereka yang enggan. Barangsiapa yang menaatiku maka ia akan masuk syurga barangsiapa yang memaksiatiku mereka adalah orang yang enggan

🌿 Bagaimana merealisasikan ittiba kepada Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam?
⏩Harus Memegang 3 Prinsip
▪1. Berpegang teguh kepada kitabullah dan sunnah Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam
▪2. Tidak berpecah belah serta tidak berselisih dalam Al Qur’an dN sunnah tersebut
📌Jangan sok menafsirkan sendiri apa yang disebutkan Al Qur’an dan sunnah tanpa ilmu. Jangan pernah berkata *menurut saya*
⚠Jangan bicara tanpa ilmu
▪3. Hendaklah ittiba kepada Al Qur’an dan sunnah yang terikat dengan shalafussalih ( Yaitu jalan Rasulullah sahabatnya, dan tabi’in, dan tabiut tabi’in)

🌿Ciri golongan yang sesat dan menyesatkan

📓Umar bin khattab : ikatan islam akan terurai satu persatu apabila tumbuh di dalam islam orang yang tidak mengenal Jahiliyah sehingga ia tersesat
📓Khudzaifah ibn yaman : dahulu manusia bertanya kepada Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam tentang kebaikan. Sedangkan aku tentang keburukan agar aku tidak terjerumuas di dalam kejelekan tersebut

📖HR : Sesungguhnya Allah tidak mencabut ilmu dengan langsung tapi dengan Cara mewafatkan ulama. Sehingga manusia menjadikan teladan mereka orang orang yg jahil yang tidak berilmu sesuai dengan Al Qur’an dan sunnah. Mereka berfatwa tanpa ilmu. Mereka sesat dan menyesatkan.

📖HR : Sesungguhnya diantara tanda tanda kiamat itu diambil dari As shogir

📓Ibn mubarak : as shoghir disini adalah ahlul bid’ah

⏩Syaikh menyebutkan 9 ciri :
▪1 Mereka suka berpecah belah
📖Q.S Al An’am 159

إِنَّ الَّذِينَ فَرَّقُوا دِينَهُمْ وَكَانُوا شِيَعًا لَسْتَ مِنْهُمْ فِي شَيْءٍ ۚ إِنَّمَا أَمْرُهُمْ إِلَى اللَّهِ ثُمَّ يُنَبِّئُهُمْ بِمَا كَانُوا يَفْعَلُونَ

Sesungguhnya orang-orang yang memecah belah agamanya dan mereka menjadi (terpecah) dalam golongan-golongan, sedikit pun bukan tanggung jawabmu (Muhammad) atas mereka. Sesungguhnya urusan mereka (terserah) kepada Allah. Kemudian Dia akan memberitahukan kepada mereka apa yang telah mereka perbuat.

📖Q.S Al An’am 153
وَأَنَّ هَٰذَا صِرَاطِي مُسْتَقِيمًا فَاتَّبِعُوهُ ۖ وَلَا تَتَّبِعُوا السُّبُلَ فَتَفَرَّقَ بِكُمْ عَنْ سَبِيلِهِ ۚ ذَٰلِكُمْ وَصَّاكُمْ بِهِ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Dan sungguh, inilah jalan-Ku yang lurus. Maka ikutilah! Jangan kamu ikuti jalan-jalan (yang lain) yang akan mencerai-beraikan kamu dari jalan-Nya. Demikianlah Dia memerintahkan kepadamu agar kamu bertakwa.

📓Salah seorang ulama menjelaskan : Maksud السُّبُلَ adalah Bid’ah bid’ah dan syubhat syubhat

▪2 mengikuti ayat ayat atau ucapan ucapan ulama yang masih belum jelas maknanya ( mutasyabihat)

📖Q.S Al Imran 7
هُوَ ٱلَّذِىٓ أَنزَلَ عَلَيْكَ ٱلْكِتَـٰبَ مِنْهُ ءَايَـٰتٌۭ مُّحْكَمَـٰتٌ هُنَّ أُمُّ ٱلْكِتَـٰبِ وَأُخَرُ مُتَشَـٰبِهَـٰتٌۭ ۖ فَأَمَّا ٱلَّذِينَ فِى قُلُوبِهِمْ زَيْغٌۭ فَيَتَّبِعُونَ مَا تَشَـٰبَهَ مِنْهُ ٱبْتِغَآءَ ٱلْفِتْنَةِ وَٱبْتِغَآءَ تَأْوِيلِهِۦ ۗ وَمَا يَعْلَمُ تَأْوِيلَهُۥٓ إِلَّا ٱللَّهُ ۗ وَٱلرَّٰسِخُونَ فِى ٱلْعِلْمِ يَقُولُونَ ءَامَنَّا بِهِۦ كُلٌّۭ مِّنْ عِندِ رَبِّنَا ۗ وَمَا يَذَّكَّرُ إِلَّآ أُو۟لُوا۟ ٱلْأَلْبَـٰبِ

Dialah yang menurunkan Al Kitab (Al Quran) kepada kamu. Di antara (isi)nya ada ayat-ayat yang muhkamaat, itulah pokok-pokok isi Al qur’an dan yang lain (ayat-ayat) mutasyaabihaat. Adapun orang-orang yang dalam hatinya condong kepada kesesatan, maka mereka mengikuti sebahagian ayat-ayat yang mutasyaabihaat daripadanya untuk menimbulkan fitnah untuk mencari-cari ta’wilnya, padahal tidak ada yang mengetahui ta’wilnya melainkan Allah. Dan orang-orang yang mendalam ilmunya berkata: “Kami beriman kepada ayat-ayat yang mutasyaabihaat, semuanya itu dari sisi Tuhan kami”. Dan tidak dapat mengambil pelajaran (daripadanya) melainkan orang-orang yang berakal.

📓Aisyah menjelaskan : ayat tersebut adalah larangan untuk mengambil ilmu dari orang orang yang mutasyabihat

➡Ahlussunnah memiliki prinsip : kembalikan ayat yang belum jelas kepada yang sudah jelas. Dan kembalikan kepada ulama karena bagi ulama itu sudah jelas.

📝Contoh :

📖 Q.S Al hijr 9

إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا ٱلذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُۥ لَحَـٰفِظُونَ

Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.

👉 Disini نَحْنُ oleh orang liberal dan sufi dijadikan dalil banyak nya Tuhan

⏩Maka ahlussunnah :

📌Mengembalikan ke ayat yang sudah jelas

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ

Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.

-Sura Al-Ikhlas, Ayah 1

📌Makna dalam bahasa Arab
Bahwa نَحْنُ tidak selalu banyak tapi penghormatan.

👉 Cabang dari ini : prinsip mereka adalah yang penting ada dalilnya, tidak peduli pemahamannya benar apa tidak

▪3 Mengikuti hawa nafsu

📌Ahlu bid’ah juga disebut ahlul ahwa yaitu pengikut hawa nafsu
👉 Mereka itu *beramal dulu baru cari cari dalil untuk mencari pembenaran*
👉Adapun ahlussunnah : ilmu dulu baru beramal
📓Imam Bukhari, ibn thaimiyah : ilmu sebelum beramal

📖Q.S Al Jathiya 23
أَفَرَأَيْتَ مَنِ اتَّخَذَ إِلَٰهَهُ هَوَاهُ وَأَضَلَّهُ اللَّهُ عَلَىٰ عِلْمٍ وَخَتَمَ عَلَىٰ سَمْعِهِ وَقَلْبِهِ وَجَعَلَ عَلَىٰ بَصَرِهِ غِشَاوَةً فَمَنْ يَهْدِيهِ مِنْ بَعْدِ اللَّهِ ۚ أَفَلَا تَذَكَّرُونَ

(Bahasa Indonesia)
Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya dan Allah membiarkannya sesat dengan sepengetahuan-Nya, dan Allah telah mengunci pendengaran dan hatinya serta meletakkan tutup atas penglihatannya? Maka siapa yang mampu memberinya petunjuk setelah Allah (membiarkannya sesat?) Mengapa kamu tidak mengambil pelajaran?

▪4. Mempertentangkan sunnah dan Al Qur’an
📌Tidak mungkin al Qur’an bertentangan dengan as sunnah

📖Q.S An Najm 3 dan 4

وَمَا يَنْطِقُ عَنِ الْهَوَىٰ

dan tidaklah yang diucapkannya itu (Al-Qur’an) menurut keinginannya.

-Sura An-Najm, Ayah 3

إِنْ هُوَ إِلَّا وَحْيٌ يُوحَىٰ

Tidak lain (Al-Qur’an itu) adalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya),

-Sura An-Najm, Ayah 4

👉Termasuk prinsip ahlussunnah : dalam berdalil kedudukan Al Qur’an dan sunnah itu sama.

▪5 Membenci ahlussunnah wal Jama’ah

📓imam as tsobuni :tanda tanda ahlul bid’ah jelas dan nampak. Dan tanda golongan sesat yang paling jelas dan nampak adalah kerasnya permusuhan mereka kepada ahlussunnah

📓IMAM ahmad bin sinan al khoton : tidak ada salah seorang ahlul bid’ah kecuali membenci ahlussunnah.

⚠Ahlussunnah tidak pernah mendiamkan kesesatan

📖 HR : yang memikul ilmu ini adalah orang-orang terbaik di zamannya tugas nya memerangi kesesatan dan menyampaikan sunnah.

⚠Mereka marah kepada ahlussunnah untuk mempertahankan kebid’ahan

⚠Dalam masalah aqidah mayoritas ulama ahlussunnah itu sepakat.

▪6. Membuat julukan julukan buruk kepada Ahlussunnah

📓Imam as tsobuni : mereka suka merendahkan ahlussunnah dan menyebut mereka asyawiyah ( mengurus hal hal yang kecil)
dan mereka menyebut al jahl dan juga dhohiriyah dan musyabiha (menyamakan Allah dengan makhluk)

📓Imam abu hathim Muhammad bin idria al hamdholi : ciri ciri ahlu bida’ah merendahkan dan mencaci ahlussunnah. Ciri ciri orang zindiq menyebut ahlussunnah asyawiyah yang tujuan mereka untuk menolak atsar dalil Al Qur’an dan sunnah.
Tanda ahlu bid’ah dari qodariyah mereka menamakan ahlussunah itu jabriyah.

📌QODARIYAH : mengingkari takdir

📓Imam as tsobuni : tanda dari jahmiyah adalah menyebutkan ahlussunnah musyabihah(menyerupakan Allah dengan makhluk) bahkan skrg mujasimah ( menyamakan sifat dzat Allah dengan Makhluk). Ciri orang syiah mengatakan ahlussunah membenci keluarga nabi

➡Tuduhan ini dusta karena ahlussunnah tidak pernah menyamakan Allah dengan makhluk dan juga sangat mencintai keluarga nabi

▪7. Tidak mau menisbatkan diri kepada mazhab salaf (tidak mau menyebut dirinya salafy)

Salafy : pengikut salaf

▪8. Mengkafirkan orang orang yang menyelisihi mereka tanpa dalil
📌Ahlussunnah tidak mudah mengkafirkan

📓Syaikh Utsaimin : ada 4 syarat pengkafirkan :
1. Perbuatan nya adalah kekafiran sesuai dengan dalil dari Al Qur’an dan sunnah
2. Dia mukallaf ( dibebani syariat)
3. Sampai padanya hujjah
4. Hilangnya penghalang
Apa saja? Kebodohan, salah takwil, tidak sengaja / al khotok, dan orang yang dipaksa( 📖Q.S An nahl 106)

▪9. [part 1] Menyebutkan secara global pada saat saat yang membutuhkan perincian dan keterangan, [part 2]dan ber qiyas yang tidak boleh di qiyaskan padanya.

📝 [1] Contoh tidak merinci :

1. Misal perincian ketika menyebutkan bagaimana pengkafiran atau menyesatkan.
➡Tidak mengkafirkan orang orang kafir atau meragukan kekafirannya masuknya kafir juga

2. Ghibah itu tidak diperbolehkan…. Cukup sampai disini padahal ada rinciannya ada hal hal yang boleh dighibahi

📝[2]
Qiyas : menyamakan yang cabang kepada asal karena ada sebab yang sama antara keduanya

📌Contoh : khmar haram karena memabukkan maka apa saja yang memabukkan adalah haram

⚠Yang paling berbahaya adalah Qiyas dalam masalah aqidah.

📌Contoh : menyamakan turunnya Allah ke langit bumi dengan makhluk. Sehingga mereka berfikir tidak mungkin karena waktu di bumi beda beda.

⚠ *Padahal Allah tidak sama dengan makhluk, mudah bagi Allah maha mampu melakukannya*

⚠Kita katakan sesuai dengan al Qur’an dan sunnah dan tidak boleh menyamakan dengan sunnah.

📒Tanya Jawab
➡Kesamaan syiah dan sufi :
1.Sama sama mengagungkan imam imam mereka tahu perkara ghaib.
2 Mereka berdoa kepada wali
📌Doa adalah ibadah sehingga hanya kepada Allah saja

_Disclaimer : Catatan diatas hanyalah catatan pribadi, sangat diharapkan dan dianjurkan untuk kroscek dengan mengikuti kajian langsung di video kajian aslinya, dan jika ada revisi atau kesalahan dimohon untuk mengirimkan pesan pribadi di blog penulis_